• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Program LPDB-KUMKM “Inline” dengan Program KemenKopUKM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 10 Januari 2022 - 12:41
in Ekonomi
LPDB-KUMKM

Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan Rp1,8 triliun untuk penyaluran di tahun 2022, dengan target masing-masing direktorat sebesar Rp900 miliar. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo di Jakarta, Jumat (7/1). Supomo menambahkan, tahun ini LPDB-KUMKM menyasar ke koperasi-koperasi sektor riil, terutama koperasi-koperasi baru yang belum merasakan LPDB-KUMKM untuk perkuatan permodalan.

“Sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, LPDB-KUMKM terus mendukung program-program strategis yang inline dengan program-program Kementerian Koperasi dan UKM. Di antaranya, menargetkan koperasi rumah produksi bersama, koperasi multi pihak, dan koperasi modern. Sehingga sejalan dengan program KemenkopUKM, juga arahan Menteri Koperasi dan UKM, otomatis dapat menjaring daerah yang cakupan wilayahnya masih rendah, bahkan belum terjamah penyaluran LPDB-KUMKM,” lanjut Supomo.

BacaJuga:

Pemerintah Klaim APBN 2025 Efektif Redam Guncangan dan Perkuat Ekonomi Nasional

Laju AI Dinilai Lampaui Tata Kelola, Industri Keuangan Syariah Diminta Waspada

Pertamina EP Papua Field Jadi Destinasi Favorit Kuliah Lapangan Mahasiswa UNIPA

Senada dengan Supomo, Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto mengatakan, sejumlah pendekatan dan sinergi dengan berbagai pihak terus dilakukan LPDB-KUMKM, baik dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten atau Kota, juga dengan melibatkan tenaga Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) di seluruh Indonesia. Dengan banyaknya stakeholder yang terlibat melalui proses penyebaran informasi dan sosialisasi LPDB-KUMKM diharapkan dapat menjaring lebih banyak koperasi unggul dan potensial demi peningkatan ekonomi daerah dan nasional.

Baca Juga : Dorong Program Inkubator Wirausaha, LPDB-KUMKM Libatkan Inotek Foundation

Berbicara mengenai tantangan, Krisdianto menyampaikan bahwa dua tahun terakhir LPDB-KUMKM sudah lebih dikenal oleh masyarakat dan para pelaku koperasi dan UMKM. “Semua ini berkat dukungan dan kerja sama segenap Direksi dan Dewan Pengawas LPDB-KUMKM, MenkopUKM, Dinas Koperasi dan UKM juga seluruh karyawan LPDB-KUMKM. Kendati demikian, LPDB-KUMKM tetap massif melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada calon mitra LPDB-KUMKM secara online dan offline demi membantu para pelaku usaha khususnya koperasi agar dapat bertahan di masa pandemi,” pungkas Krisdianto.

Target Penyaluran 40 Persen Sektor Riil

Berbicara mengenai target penyaluran pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM ke koperasi sektor riil tahun 2022 meningkat dari 20 persen ke 40 persen, Krisdianto mengatakan bahwa LPDB-KUMKM telah melakukan pendekatan melalui pola solicited dengan para Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kabupaten/Kota secara mandiri untuk menjaring koperasi-koperasi sektor riil agar masuk ke dalam rantai pasok industri, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang sempurna.

“Peningkatan 40 persen ke sektor riil bukan hanya memaksimalkan dari nilai pencairan setiap koperasi, namun meningkat ke jumlah koperasi yang lebih banyak khususnya koperasi yang bergerak di sektor pangan yang merupakan arahan Presiden Jokowi dan MenkopUKM Teten Masduki,” ujar Krisdianto.

Baca Juga : LPDB-KUMKM Targetkan Penyaluran Dana Bergulir Rp1,8 Triliun Perkuat Koperasi

Selain itu, mengenai model bisnis yang dikembangkan LPDB-KUMKM “Project Venture Like” ke koperasi peternakan, pangan dan logistik, Krisdianto mengatakan sejak tahun lalu dibantu direktorat terkait khususnya Direktorat Pengembangan Usaha, kami telah mengerjakan project bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dan Dinas Koperasi dan UKM setempat. Misalnya, project produksi susu sapi di KPBS Pengalengan sudah dimulai sejak tahun 2021, sehingga di tahun ini telah terealisasi, dimulai dengan pemanfaatan lahan untuk persiapan dan penguatan untuk pakan ternak.

“Beberapa inisiatif juga dilakukan, seperti koperasi perikanan di Cilacap Jawa Tengah, LPDB-KUMKM telah bersinergi dengan para offtaker sehingga tercipta sebuah sistem yang terintegrasi dan modern. Disini LPDB-KUMKM terlibat bukan hanya dari saat proses pengajuan proposal, melainkan juga proses pendampingan setelah proses mendapat pinjaman LPDB-KUMKM. Harapannya, bisnis mereka dapat sustain dan berkembang,” terang Krisdianto.

Krisdianto berharap, LPDB-KUMKM terus menjadi lembaga yang dapat diandalkan oleh pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM, sebagai garda terdepan memberikan pembiayaan kepada koperasi. Sebagai garda terdepan, LPDB-KUMKM memiliki peran strategis dalam peningkatan dan penguatan ekonomi di Indonesia. Meskipun bukan yang terbesar memberikan kontribusi, namun LPDB-KUMKM mengambil peran signifikan dalam perekonomian negara.

Senada dengan Krisdianto, Supomo juga berharap, dengan pencapaian yang diraih di tahun 2021, LPDB-KUMKM semakin diperhitungkan oleh stakeholder dan pihak eksternal untuk pelayanan LPDB-KUMKM yang jauh lebih baik di tahun mendatang. LPDB-KUMKM sebagai lembaga pelayanan, harus memiliki spirit pelayanan yang mudah, murah, cepat dan ramah.

“Saya menyatakan optimis bahwa penyaluran dana bergulir di tahun 2022 dapat maksimal dan mencapai target penyaluran yang ditetapkan yakni Rp1,8 triliun, dengan porsi pinjaman untuk pola konvensional sebesar Rp900 miliar dan pola syariah sebesar Rp900 miliar. Dengan kehadiran SDM yang berkualitas, berdedikasi dan memiliki kemampuan yang baik dalam menganalisa pengajuan proposal mitra, semoga kami dapat menjaga amanah dan integritas lembaga dengan sebaik-baiknya,” tutup Supomo. (bro)

Tags: KemenKopUKMLPDB-KUMKM

Berita Terkait.

Purbaya
Ekonomi

Pemerintah Klaim APBN 2025 Efektif Redam Guncangan dan Perkuat Ekonomi Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:42
Laju AI Dinilai Lampaui Tata Kelola, Industri Keuangan Syariah Diminta Waspada
Ekonomi

Laju AI Dinilai Lampaui Tata Kelola, Industri Keuangan Syariah Diminta Waspada

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:31
Perwira
Ekonomi

Pertamina EP Papua Field Jadi Destinasi Favorit Kuliah Lapangan Mahasiswa UNIPA

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:43
Belajar
Ekonomi

Implementasi ESG, Elnusa Sulap Limbah Botol Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Kamis, 2 Juli 2026 - 03:21
Maman
Ekonomi

Kabar Baik! Ojol Kini Resmi Jadi Pengusaha Mikro dan Dapat Berbagai Fasilitas

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:44
UKW
Ekonomi

Dukung Kompetensi Wartawan, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2106 shares
    Share 842 Tweet 527
Belgia
Olahraga

Belgia Menang Kontroversial di Babak Gugur Piala Dunia, Pelatih Senegal Tetap Legawa

Editor Dilianto
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:02

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw mengaku kecewa atas kekalahan dramatis timnya saat bersua Timnas Belgia pada babak 32...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:22
Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Pulangkan Bosnia dengan 10 Pemain, AS Lanjut ke 16 Besar

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:56
Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Hasil Piala Dunia: Belgia Lolos Dramatis, Penalti Ujung Laga Akhiri Mimpi Senegal

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:35
Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Hasil Piala Dunia: Brace Harry Kane Antar Inggris Comeback Spektakuler

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:25
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.