• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Adams Oligarki

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 9 Januari 2022 - 08:00
in Disway
disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Baru kali ini New York, Amerika Serikat punya wali kota yang beda. Eric Adams ke kantor naik kendaraan pribadi: sepeda. Atau naik kendaraan umum: kereta bawah tanah. “Kalau wali kotanya sudah bersepeda berarti New York akan jadi kota sepeda,” katanya seperti disiarkan media di sana.

BacaJuga:

Weda Bay

Bali Lombok

Rocky Gerung

Memang, kalau hanya berkota-kota, naik sepeda bisa lebih cepat sampai alamat. New York adalah kota yang simpang empatnya begitu banyak –hampir semuanya pakai lampu bang-jo. Mobil harus sering berhenti –meski hebatnya sangat jarang terlihat ada kemacetan. Lalu-lintas di New York padat tapi bisa terus merambat.

Di kota itu yang bisa berlari kencang hanyalah ambulans. Ups… satu lagi: mobil pemadam kebakaran. Begitu sering kendaraan merah itu lewat di jalan New York. Suara ngoweng-ngoweng begitu sering terdengar di sana. Mungkin baru tahun 2020 bisa dikalahkan oleh banyaknya suara ambulans Covid-19.

Adams pilih naik sepeda. Dengan pakaian jas lengkapnya. Di New York memang tersedia sepeda umum: USD 9/jam. Citi Bike. Yang dulu hampir bangkrut. Lalu didorong lagi agar jumlahnya mencapai 12.000 di seluruh wilayah New York.

Wali kota yang lama juga membangun jalur sepeda. Hanya sekitar 30 Km. Selama satu periode. Adams akan membangun sekitar 500 Km di masa kepemimpinan pertamanya.

Sepeda baginya adalah obat. Adams pernah sakit parah: diabetes tipe dua. Ia harus suntik insulin seumur hidup. Ia menolak itu. Ia pilih mengubah total gaya hidupnya. Terutama gaya makannya.

Adams menjadi hanya mau makan sayur atau yang berbasis sayur. Ia menjadi vegetarian yang serius: tidak makan daging hewan, tidak makan makanan yang mengandung gula buatan, menghindari garam dan minyak.

Lalu olahraga: bersepeda. Dalam enam bulan berat badannya turun 15 Kg. Sakit gulanya hilang. Kadar kolesterolnya normal. Tekanan darah tingginya tidak ada lagi.

Adams juga berbeda dengan wali kota sebelumnya –yang menonjolkan istri dan anaknya. Adams tidak pernah mengajak pasangan kumpul-kebonya ke publik. Anak laki-laki tunggalnya –yang dilahirkan pacarnya dulu tanpa dinikahinya– juga tidak pernah ikut tampil. Ia bintang film dan sering muncul di serial TV.

Sebagai pensiunan polisi berpangkat kapten, Adams akan memperbanyak polisi berpakaian sipil: untuk mengurangi kejahatan bersenjata. Adams juga suka humor: ia tertangkap kamera lagi di sebuah klub malam. “New York itu bergelar kota yang tidak pernah tidur. Saya harus tahu kualitas kehidupan malamnya,” kilahnya.

Orang seperti Adams bisa terpilih jadi Wali Kota New York karena zaman memang sudah berubah. Tidak ada lagi kelompok penekan yang kaya raya di sana.

Dulu, di sana ada kelompok disebut Tammany Hall. Biasa juga disebut ”Mesin Tammany”. Siapa pun tidak bisa menjadi wali kota New York kalau tidak direstui oleh gang pengusaha besar itu. Mereka jugalah yang menjadi sumber dana. Bahkan para calon presiden Amerika juga takut kalau terlihat memusuhi Tammany Hall.

Begitu berkuasa kelompok Hammany itu. Di balik layar. Merekalah yang mengatur proyek-proyek besar di New York. Takdirlah yang mengakhiri sejarah hitam campur tangan oligarki di New York. Dan takdir itu datang hanya dari seorang pelacur.

Waktu itu yang menjadi wali kota adalah James Walker. Ia didukung penuh oleh Tammany Hall. Semasa Walker itulah New York lagi seru-serunya membangun infrastruktur. Di segala bidang infrastruktur perkotaan. Termasuk jalan-jalan lebar bebas hambatan.

Terjadi korupsi besar-besaran. Sogok-menyogok. Tapi Walker terpilih lagi. Dengan suara lebih besar. Kepercayaan diri kian tinggi. Polisi pun ia atur. Ia lindungi.

Seorang wanita ditangkap. Tuduhannya: ia jadi pelacur ilegal. Wanita itu dianggap bisa membahayakan. Begitu seriusnya kasus ini sampai dibentuk komisi penyelidik. Seorang wanita lainnya membocorkan rahasia: polisi telah salah tangkap. Keesokan harinya wanita pelapor ini ditemukan mati dengan bekas leher dicekik.

Hukum masih bisa tegak di sana: skandal ini terbongkar. Walker mulai dikaitkan dengan pembunuhan itu. Korupsinya pun terungkap.

Walker melarikan diri ke Prancis: bersama pacarnya, seorang bintang panggung di teater Broadway. Setelah ia lebih dulu menceraikan istrinya.

Seorang pelacur mengakhiri karir Walker. Juga mengakhiri dominasi oligarki yang legendaris di sana. Orang seperti Adams pun –80 tahun kemudian– bisa terpilih sebagai Wali Kota New York. (*)

Atas permintaan Abah, mohon diselipkan kalimat berikut di akhir tulisan (disertai backlinknya): Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Disway*

Edisi 8/1: Mayo Bali

Suryanto Bagelen

Benar om di Malaysia saya pun ada pengalamaan berobat di RS yg kls biasa-biasa saja di Johor Bahru. RS tsb melayani jemputan biaya sangat murah (cuma bayar 1 RM) dr pelabuhan Stulang Laut utk pasien yg dtg dr arah Batam. Yg sangat beda hingga hr ini antara RS di Malaysia dg di Indonesia diantaranya pasien bisa tau brp biaya utk tindakan medik yg akan dilakukan, brp lama dirawat. Di banyak RS di Indonesia kita bakal kecewa jk bertanya ttg hal tsb.

Mbah Mars

2. Klenik bukan hanya soal praktik-praktik perdukunan, percaya Nyai Roro Kidul, percaya sialnya angka 13 dsb. Ketika manusia kehilangan pertimbangan objektif–pertimbangan akal sehat–dalam menilai sesuatu, maka itu sudah klenik. Dianggap pasti benar dan tidak boleh dibantah karena yang mengucapkan bergelar profesor, kyai, pastur, pendeta, biksu dsb. Ini klenik kultusisme. Membeli baju, handphone dan semisalnya didasarkan pada merknya. Bukan pada fungsinya. Ini klenik merkisme. Rela membayar harga seporsi ayam goreng dengan Rp. 100.000 di restoran mewah, padahal di pinggir jalan dengan rasa yang sama bisa dibeli dengan harga Rp. 25.000. Ini klenik gengsiisme. Jadi, klenik itu ada dua: klenik maknawi dan majazi.

Teguh Wibowo

Yg paling menikmati fasilitas kamar mewah di RS sebenarnya adalah keluarga pasien yg nunggu saat si pasien opname. Semewah apapun RS nya si pasien tetap saja merasa kesakitan. Tangannya ditusuk jarum infus, hidungnya dipasang selang oksigen, kemaluannya dipasang selang kateter. Sedangkan keluarga yg nunggu enak. Ada sofa buat tiduran, puluhan chanel tv kabel, wifi gratis, mandi air panas. Dan yg paling menyakitkan lagi saat ada yg besuk & bawa makanan enak buat si pasien, ternyata pasien gak boleh makan makanan itu. Akhirnya keluarga yg nunggu lah yg menikmati makanan enak itu. Saat si keluarga yg nunggu menikmati kemewahan fasilitas RS, si pasien cuma bisa nyanyi lagunya Iwan Fals yg liriknya “Hei modar aku.. Hei modar aku.. jerit si pasien merasa kesakitan” “Hei modar aku.. Hei modar aku.. jerit si pasien merasa dilecehkan”

DEgun BALI

Haha… Dokter lokal mau demo ? Banyak psk impor yang bergentayangan di Indonesia. Tapi PSK lokal percaya diri untuk bersaing

Eka Handoko

Bung Karno pasti bangga dengan pembangunan rumah sakit berkelas internasional di Bali ini. Seperti kata beliau : ” beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, Beri aku 10 PEMUDA, niscaya akan kuguncangkan dunia ! ” RS Belum selesai dibangun saja sudah mengguncangkan Singapura dan Penang !

Cak Mustain

Usul Bah, klo kamar no.327 bisa digunakan utk kamar mayat dan Villa 2401 dijadikan tempat parkir ambulance. Nanti Nyai roro kidul takut gak mau kesitu lagi (aman), atau sebaliknya ternyata mayatnya yg takut…semburat mlayu dewe-dewe….hehehehehe

Robban Batang

Bisa gak ya namanya bukan lagi rumah sakit tapi rumah sehat atau rumah kesembuhan . Apakah di sana namanya Sick House . Kenapa tidak seperti di Arab dinamakan Mustasyfi dari kata Syifa yang artinya Obat/sembuh?

Liam

Dan usul khusus untuk Nakes perawat yang menangani keperluan pasien sehari-hari , harus ada pasal undang-undang khusus yang menyatakan . Gaji nakes di bidang perawatan pasien harus minimal 3x rata-rata UMP/UMK nasional. Kenapa harus begitu? Melayani/menangani orang sakit itu susah !!! Jadi harus di buat sumringah tenaga kesehatannya. Jika rekening ada berisi duit , tentu paling tidak lebih mudah untuk menjadi sumringah.

Disway Reader

Abah…hari ni 414 jamaah Indonesia kloter pertama brkt umrah, setelah 2 tahun vakum. Kenapa pakai Lion Air ya? Bukan Garuda? Memang Garuda mau dimatikan saja? O iya, hari ini 8 Januari Indonesia pertama kali berangkatkan jamaah umrah, bertepatan hari ini Malaysia melarang jamaahnya berangkat umrah untuk 1 bulan ke depan karena dari 11 ribu jamaah yg sudah diberangkatkan sejak November, ada 1000(seribu) orang lebih yang terpapar covid19. Indonesia betul2 bonek

Komentator Spesialis

40 Hektar tanah yang mau dibangun BIH itu milik Bali Beach Hotel. Artinya tanah milik negara. Artinya semua rakyat harusnya bisa menikmatinya. Bukan cuman orang kaya. Dan bagaimana kelanjutan status tanahnya nanti? Mau diberikan konsesi berapa tahun? Berapa konsesi yang akan dibayarkan dll. Itu hanya sebuah gambaran soal keadilan. Harusnya negara memberikan perhatian lebih kepada mereka yang tidak mampu. Bukan hanya kebanggaan, Indonesia punya ini dan itu. Sedang sebagian besar rakyat tak bisa menikmatinya. Karena makan kebanggaan saja tak akan pernah bisa mengenyangkan.

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Weda Bay

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Bali Lombok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Rocky Gerung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Polsek Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Jumling Suyudi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:00
disway
Disway

Moral Pusbatara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1059 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.