• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pasar Saham Asia Menguat Ketika Investor Menunggu Data Pekerjaan AS

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 7 Januari 2022 - 11:28
in Ekonomi
Harga Minyak

Dokumentasi - Seorang pria berdiri di jembatan penyeberangan dengan papan elektronik yang menunjukkan indeks saham Shanghai dan Shenzhen, di distrik keuangan Lujiazui di Shanghai, Cina (6/1/2021). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saham-saham Asia mengakhiri kerugian 2 hari beruntun pada perdagangan Jumat pagi, berputar menguat ketika para investor menunggu untuk melihat apakah data pekerjaan AS yang akan diluncurkan hari ini akan memperkuat kebutuhan kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang terdongkrak 0,3 persen, didorong oleh kenaikan 1,2 persen di indeks acuan Australia di mana saham bank menjadi yang terdahulu, meskipun indeks Nikkei Jepang menyerahkan kenaikan awal menjadi tergelincir 0,66 persen.

BacaJuga:

iCAR V27 Hadir dengan Teknologi untuk Beragam Kondisi Jalan

JFW 2026: BPDP Pamerkan Batik Berbahan Turunan Sawit

Sasar Mahasiswa dan Pelajar, Bea Cukai Kenalkan Aturan Kepabeanan hingga Bahaya Rokok Ilegal

Indeks berjangka Nasdaq menguat 0,5 persen di awal perdagangan Asia, sebelum menyerahkan beberapa keuntungannya menjadi diperdagangkan 0,25 persen lebih tinggi, dan indeks berjangka e-mini S&P 500 meningkat 0,17 persen.

Baca Juga : Saham Asia dan Harga Minyak Tertekan Penyebaran Cepat Varian Omicron

Pelopor pasar utama minggu ini adalah kenaikan imbal hasil AS setelah penerbitan risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve Desember, tutur ahli strategi pasar global Kerry Craig di JPMorgan Asset Management.

Risalah, yang diterbitkan Rabu (5/1/2022), telah menunjukkan bahwa pasar pekerjaan yang ketat dan inflasi yang tak henti-hentinya dapat memforsir bank sentral AS untuk meningkatkan suku bunga lebih agresif tahun ini.

“Meskipun kami melihat imbal hasil turun sedikit di akhir sesi, saham berjangka naik, dan sekarang kami juga melihatnya di pembukaan Asia,” tutur Craig.

Baca Juga : Saham Asia Terdampak Data Pekerjaan AS yang Mengecewakan

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan terakhir di 1,7211 persen setelah mencapai 1,7530 persen tadi malam, tertinggi sejak April 2021, naik tajam dari penutupan 2021 di 1,5118 persen.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 2 tahun, yang terkait erat dengan ekspektasi inflasi, berada di 0,8656 persen tak jauh dari tertinggi tadi malam di 0,886 persen.

Craig dari JPMorgan mengatakan investor sedang menunggu data penggajian non-pertanian AS yang akan diluncurkan pada Jumat, dan data inflasi yang akan diluncurkan minggu depan, untuk melihat apakah mereka akan memperkuat atau melemahkan kasus kenaikan suku bunga yang lebih cepat di AS.

Imbal hasil yang lebih tinggi telah merugikan saham teknologi minggu ini karena investor berpindah ke saham perusahaan yang berkinerja baik di lingkungan dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, seperti bank.

Indeks acuan MSCI Asia, yang memberikan berat signifikan pada beberapa nama teknologi besar, turun 1,1 persen minggu ini, meskipun saham teknologi berhasil reli pada Jumat, terutama Samsung Electronics Co Ltd Korea Selatan.

Saham Samsung menguat 1,4 persen setelah perusahaan melaporkan keuntungan operasi kuartalan terbaiknya dalam 4 tahun.

Tadi malam, saham-saham AS sedikit tergelincir seiring dengan kenaikan imbal hasil, tetapi kerugiannya lebih kecil dibandingkan dengan penurunan tajam di awal pekan.

Di pasar mata uang, imbal hasil yang lebih tinggi berarti indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap 6 mata uang utama lainnya, telah naik 0,63 persen minggu ini.

Pada Jumat, greenback menahan kenaikannya terhadap sebagian besar mata uang utama, sementara naik 0,1 persen terhadap yen yang berada di 115,94 per dolar, sedikit di bawah tertinggi 5 tahun pada Selasa di 116,34 yen.

Harga minyak menguat, yang oleh beberapa analis berhubungan dengan berita bahwa pasukan terjun payung Rusia telah tiba untuk memadamkan kerusuhan di Kazakhstan, meskipun produksi di negara produsen OPEC+ itu sebagian besar tetap tidak terpengaruh sejauh ini.

Minyak mentah berjangka Brent naik 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 82,48 dolar AS per barel, dan minyak mentah AS naik 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 79,96 dolar AS per barel.

Emas di pasar spot menguat 0,15 persen menjadi diperdagangkan di 1.791,85 dolar AS per ounce, setelah memegang level terendah 2 minggu di 1.788,25 dolar AS pada Kamis (6/1/2022), karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengurangi permintaan untuk logam tanpa bunga. (mg4)

Tags: investorPasar Saham Asia

Berita Terkait.

iCar
Ekonomi

iCAR V27 Hadir dengan Teknologi untuk Beragam Kondisi Jalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:17
JFW-2026
Ekonomi

JFW 2026: BPDP Pamerkan Batik Berbahan Turunan Sawit

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:26
bc4
Ekonomi

Sasar Mahasiswa dan Pelajar, Bea Cukai Kenalkan Aturan Kepabeanan hingga Bahaya Rokok Ilegal

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03
bc3
Ekonomi

Lewat Fasilitas Ini, Bea Cukai Beri Kemudahan bagi PT Hanes Supply Chain Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:28
Bisa Cetak Ribuan Halaman, Printer EcoTank Terbaru Epson Resmi Hadir di Indonesia
Ekonomi

Bisa Cetak Ribuan Halaman, Printer EcoTank Terbaru Epson Resmi Hadir di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:04
Memaknai Semangat Juara di Hari Kemerdekaan, JOTUN Angkat Pesan “Proven Champion”
Ekonomi

Memaknai Semangat Juara di Hari Kemerdekaan, JOTUN Angkat Pesan “Proven Champion”

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:43

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.