INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengimbau masyarakat dapat menahan diri tidak bepergian ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang sangat tinggi.
Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) dari penghitungan prediksi, peningkatan kasus akibat Omicron akan terjadi peningkatan. Serta penambahan kasus yang cepat dibandingkan Delta.
Hal itu dengan mempertimbangkan tingkat penularan dan risiko keparahan. Akan tetapi diiringi dengan tingkat penggunaan tempat tidur rumah sakit atau ICU lebih rendah dibandingkan dengan periode Delta.
“Jangan egois, harus bisa menahan diri tidak bepergian dulu ke negara dengan transmisi penularan Covid-19 yang sangat tinggi seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat,” kata Nadia dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (1/1/2022).
Masyarakat juga diminta mengurangi mobilitas dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga mampu menimalisir risiko penyebaran Covid-19.
“Kita harus bekerjasama melindungi orang terdekat kita dari tertular Covid-19. Mari kita menahan diri,” ujar Nadia.
Kementerian Kesehatan kembali melaporkan kasus Omicron di Indonesia. Kini bertambah 68 orang pada Jumat (31/12/2021), sehingga total kasus Konfirmasi sebanyak 136 orang.
Dari 68 Kasus Konfirmasi Omicron tersebut, sebanyak 29 orang tidak memiliki gejala, 29 orang sakit dengan gejala ringan, satu orang sakit dengan gejala sedang, dan sembilan orang lainnya tanpa keterangan.(dan)











