• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Pelatih Thailand Klaim Berhasil Patahkan Taktik Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 30 Desember 2021 - 09:46
in Olahraga
tim nasional

Bek tim nasional Indonesia Alfeandra Dewangga (kiri) menggiring bola dalam pengawasan pemain Thailand Bordin Phala dalam laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12/2021). Indonesia kalah 0-4 pada pertandingan tersebut. Antara/HO/PSSI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelatih tim nasional (timnas) Thailand Alexandre Polking mengeklaim strategi yang diterapkan skuadnya berhasil mematahkan taktik Indonesia saat kedua kesebelasan bersua pada laga leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (29/12) malam.

Hal itulah, kata Polking dalam konferensi virtual setelah pertandingan yang diikuti di Jakarta, salah satu faktor yang membuat Indonesia sulit mengembangkan permainan dan akhirnya kalah 0-4.

BacaJuga:

Selisih Nilai Tipis, Juara Catur Online UT 2026 Ditentukan lewat Tie Break

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

“Kami mengetahui Indonesia memiliki pemain yang bagus terutama pemain sayap. Jadi kami mengubah sistem ke 4-2-3-1 untuk menutup jalur itu,” ujar juru taktik berkewarganegaraan Brazil-Jerman tersebut, Kamis (30/12/2021), seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Thailand Tak Akan Biarkan Indonesia Balikkan Keadaan pada Leg Kedua

Para pemainnya, Polking melanjutkan, dapat menjalankan perubahan- perubahan dengan baik, termasuk ketika dirinya menempatkan Weerathep Pomphan, yang awalnya gelandang, menjadi bek setelah bek tengah Yusef Elias Dolah ditarik keluar karena cedera.

Menurut Polking, perubahan itu cukup berisiko tetapi harus dilakukan agar timnya tetap mengendalikan pertandingan dan mendominasi penguasaan bola.

“Performa yang luar biasa dari pemain. Saya ingin mengucapkan selamat kepada mereka yang dapat mengeksekusi ide dan strategi di lapangan dengan baik sehingga kami dapat mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,” tutur pria berusia 45 tahun itu.

Sudah menang dengan selisih empat gol, Polking menilai peluang timnya untuk menjadi juara Piala AFF 2020 semakin besar.

Akan tetapi, dia meminta anak-anak asuhnya untuk selalu fokus dan tidak tenggelam dalam euforia.

“Kami memiliki keuntungan besar dan satu tangan kami sudah menggenggam trofi juara untuk dibawa ke Thailand. Semua ini tentunya tak bisa dilakukan tanpa pemain. Pekerjaan sebagai pelatih akan jauh lebih mudah jika memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi seperti yang ada di tim ini,” kata Polking.

Tim nasional Thailand menundukkan Indonesia dengan skor 4-0 pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu malam.

Dua dari empat gol Thailand dijaringkan oleh Chanathip Songkrasin dan sisanya disumbangkan Supachok Sarachart serta Bordin Phala.

Hasil tersebut membuat Thailand lebih “santai” menyambut leg kedua karena Indonesia memerlukan kemenangan dengan selisih minimal lima gol pada leg kedua untuk menjadi juara.

Pertandingan leg kedua final Piala AFF 2020 akan digelar pada Sabtu (1/1) malam di Stadion Nasional, Singapura.(mg3)

Tags: Alexandre Polkingfinal piala aff 2020Piala AFF 2020sepak bolaThailandTimnas Indonesia

Berita Terkait.

catur
Olahraga

Selisih Nilai Tipis, Juara Catur Online UT 2026 Ditentukan lewat Tie Break

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:12
Suporter
Olahraga

I.League Kembali Izinkan Suporter Hadiri Laga Tandang Liga Indonesia Musim Depan dengan Syarat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:03
sty
Olahraga

Persija Lengkapi Tim Kepelatihan, Shin Tae-yong Dapat Dukungan Staf Indonesia-Korea

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:21
bek
Olahraga

Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:29
Andra-Soni
Olahraga

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:46
timns
Olahraga

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Lakukan Evaluasi Total

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:55

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3722 shares
    Share 1489 Tweet 931
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.