• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Menguat Di Sesi Asia, Dekati Tertinggi Sejak Akhir November

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 29 Desember 2021 - 14:01
in Ekonomi
tanker

Ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak milik Pertamina International Shipping. Antara/HO-Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak menguat di perdagangan Asia pada Rabu (29/12) pagi, dengan minyak AS naik untuk sesi keenam berturut-turut sementara Brent naik lebih banyak karena reli berbasis luas di pasar global mendukung harga lebih tinggi.

Minyak mentah Brent bertambah 23 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 79,17 dolar AS per barel pada pukul 01.01 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 21 sen atau 0,3 persen, menjadi diperdagangkan di 76,19 dolar AS per barel, Rabu (29/12/2021), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Kedua kontrak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam sebulan, dibantu oleh penguatan di pasar ekuitas.

Kelas aset mulai dari minyak hingga ekuitas telah memulihkan kerugian sejak akhir November, ketika varian Omicron dari Covid-19 membuat investor bergegas mencari aset-aset aman untuk berlindung.

Penundaan di Inggris dan Prancis untuk memberlakukan lebih banyak pembatasan Covid sebelum akhir tahun juga membuat investor bersemangat. Karena ketakutan terburuk atas dampak varian telah mereda, investor telah kembali ke aset-aset berisiko.

Kekurangan staf yang disebabkan oleh Omicron menyebabkan ribuan pembatalan penerbangan selama akhir pekan Natal di Amerika Serikat.

Harga minyak didukung oleh tiga produsen minyak yang menyatakan force majeure bulan ini karena bagian dari produksi minyak mereka menghadapi masalah pemeliharaan dan penutupan ladang minyak.

Jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin (27/12/2021) bahwa persediaan minyak mentah AS kemungkinan telah turun untuk minggu kelima berturut-turut, sementara persediaan bensin terlihat sebagian besar tidak berubah minggu lalu.

Jajak pendapat dilakukan menjelang laporan dari American Petroleum Institute, sebuah kelompok industri, yang dijadwalkan pada 21.30 GMT pada Selasa (28/12/2021), dan EIA, badan statistik Departemen Energi AS, yang akan dirilis pada pukul 15.30 GMT pada Rabu.

Rusia tidak mungkin mencapai target tingkat produksi minyak pra- pandemi pada Mei, karena kurangnya kapasitas produksi cadangan tetapi bisa melakukannya di akhir tahun, analis dan sumber perusahaan mengatakan pada Selasa (28/12/2021).

Wakil Perdana Menteri Alexander Novak, yang bertanggung jawab atas hubungan Moskow dengan kelompok produsen minyak OPEC+, mengatakan produksi pada Mei diperkirakan akan mencapai tingkat pra- pandemi, atau sekitar 11,33 juta barel per hari (bph) kondensat minyak dan gas seperti terlihat pada April 2020.

Investor sedang menunggu pertemuan OPEC+ pada 4 Januari, di mana aliansi akan memutuskan apakah akan melanjutkan rencana peningkatan produksi 400. 000 barel per hari pada Februari.

Pada pertemuan terakhirnya, OPEC+ tetap pada rencananya untuk meningkatkan produksi untuk Januari meskipun ada Omicron.

Pengembangan ladang minyak terbesar Iran, Azadegan, akan selesai pada pertengahan 2023 dengan total produksi 320.000 barel per hari (bph), Kementerian Perminyakan Iran mengatakan pada Selasa (28/12/2021).(mg3)

Tags: Harga Minyakminyak

Berita Terkait.

Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Ekonomi

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:03
Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:16
Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia
Ekonomi

Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:01
Kanwil-BC-Banten
Ekonomi

Perizinan Kawasan Berikat Cepat, Bea Cukai Banten Dukung Ekspansi Ekspor PT Suma Artha Perkasa

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:15
Ali-Mahsun
Ekonomi

APKLI-P Siapkan Kanal Aspirasi, Tampung Keluhan PKL dan UMKM dari Seluruh Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:54

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1715 shares
    Share 686 Tweet 429
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    967 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan
Olahraga

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12

INDOPOSCO.ID - Timnas Prancis sukses menaklukkan Timnas Norwegia 4-1 dalam laga pamungkas Grup I Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.