• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perekonomian Indonesia Bisa Mendapatkan Manfaat Nyata dari RCEP

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 28 Desember 2021 - 12:36
in Ekonomi
peti kemas

Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (15/11/2020). Kementerian Perdagangan menyatakan Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang ditandatangani pada 15 November 2020 ini diharapkan meningkatkan ekspor Indonesia ke dunia sebesar 7,2 persen. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Board of Directors Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Donna Gultom menyatakan Indonesia harus meratifikasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) agar perekonomian nasional dapat memperoleh manfaat nyata.

“China berpotensi menikmati kue yang besar dari RCEP karena kesiapan industrinya. Namun bukan berarti Indonesia tidak bisa memanfaatkan hal serupa,” kata Donna Gultom dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/12).

BacaJuga:

BPKP Dorong Pengawasan Terpadu Kredit Program, Tak Lagi Berhenti di KUR

Penjualan Ritel Daihatsu Naik 27 Persen pada Juni 2026, Gran Max Masih Mendominasi

Wuling Ajak Pengunjung Jakarta X Beauty Mengenal Mobil Listrik lewat Cara yang Berbeda

Ia berpendapat Indonesia bisa mendapat manfaat ekonomi yang nyata dari RCEP dengan melakukan penyesuaian struktural dan kebijakan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Selain itu, ujar dia, ratifikasi ini diharapkan dapat membantu memulihkan perekonomian Indonesia yang terdisrupsi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga : Rupiah Menguat Seiring Optimisme di Tengah Penyebaran Omicron

“Salah satu structural dan policy adjustment yang telah dilakukan Indonesia adalah dengan diterbitkannya dan mulai diimplementasikannya UU Cipta Kerja. Daya saing produk Indonesia akan mengalami peningkatan signifikan apabila UU Cipta Kerja ini diimplementasikan secara efektif,” paparnya.

Ia menambahkan, menjalin kemitraan dengan blok regional sebesar ini akan sangat membantu pengembangan industri bernilai tambah dan pemasaran produk Indonesia.

Donna menambahkan bahwa manfaat dari RCEP diproyeksikan akan dapat dirasakan lima tahun setelah ratifikasi dengan peluang peningkatan sebesar 8-11 persen dari ekspor dan 18-22 persen dari investasi.

Peningkatan investasi tersebut diharapkan berkontribusi signifikan bagi lahir dan tumbuhnya industri-industri baru, khususnya di bidang manufaktur bernilai tambah yang dalam proses bisnisnya terhubung tidak hanya dengan negara anggota RCEP, tetapi juga negara- negara dunia dalam konteks Global Value Chain (GVC).

Donna mengatakan perlu diupayakan dialog terbuka sesering mungkin dengan para pelaku usaha di dalam negeri mengenai strategi dan langkah- langkah sinergi pemerintah dan dunia usaha agar perjanjian ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

“Pemberlakuan RCEP ini akan menjadikan kawasan sebagai kawasan berbisnis yang kondusif karena selain berkomitmen untuk menghapus maupun mengurangi hambatan tarif, negara anggota juga dituntut untuk mendisiplinkan maupun menghapus kebijakan-kebijakan nontarif yang terbukti tidak perlu dilakukan,” jelasnya Selasa (28/12/2021), seperti dilansir Antara.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan keyakinannya bahwa RCEP dapat membantu pemulihan ekonomi nasional, mendorong tumbuhnya investasi dan industri, serta mendukung peningkatan daya saing produk Indonesia dan UMKM.

Mendag juga menegaskan bahwa RCEP dipastikan akan berlaku per 1 Januari 2022. Pemerintah akan terus mendorong sejumlah upaya untuk memastikan Indonesia mendapat manfaat maksimal dari implementasi RCEP ini.

Upaya-upaya itu adalah menderegulasi dan mendorong investasi dengan menyederhanakan perizinan berusaha melalui implementasi UU Cipta Kerja, mengembangkan industri 4.0 untuk mempercepat transformasi digital Indonesia, serta menerapkan Rencana Aksi Nasional berupa policy adjustment dan program kerja kementerian/lembaga.

Upaya selanjutnya adalah meningkatkan koordinasi dan kolaborasi intensif Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kamar Dagang dan Industri, asosiasi, Free Trade Agreement Center, dan akademisi; edukasi publik secara periodik; memperkuat peran FTA Center dan Export Center; serta memaksimalisasi peran atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center.(mg1)

Tags: CIPSperekonomian rircepRegional Comprehensive Economic Partnership

Berita Terkait.

BPKP Dorong Pengawasan Terpadu Kredit Program, Tak Lagi Berhenti di KUR
Ekonomi

BPKP Dorong Pengawasan Terpadu Kredit Program, Tak Lagi Berhenti di KUR

Senin, 6 Juli 2026 - 18:35
dai
Ekonomi

Penjualan Ritel Daihatsu Naik 27 Persen pada Juni 2026, Gran Max Masih Mendominasi

Senin, 6 Juli 2026 - 12:22
wuling
Ekonomi

Wuling Ajak Pengunjung Jakarta X Beauty Mengenal Mobil Listrik lewat Cara yang Berbeda

Senin, 6 Juli 2026 - 11:32
menkop
Ekonomi

Farida Dorong Kopdes Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa Berkeadilan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:51
sensus
Ekonomi

Hoaks Sensus Ekonomi Bermunculan, DPR Minta Pemerintah Perkuat Edukasi Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 10:20
pgn
Ekonomi

PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF, Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Kurangi Impor Gas

Senin, 6 Juli 2026 - 09:31

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2264 shares
    Share 906 Tweet 566
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.