• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ketakutan Inflasi karena Omicron, Saham Asia Jatuh

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 17 Desember 2021 - 10:44
in Ekonomi
Investor melihat layar komputer yang menampilkan informasi saham di sebuah rumah pialang di Shanghai, China.

Investor melihat layar komputer yang menampilkan informasi saham di sebuah rumah pialang di Shanghai, China. ANTARA/REUTERS / ly Song.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pasar saham Asia dan dolar AS melemah pada perdagangan Jumat pagi, setelah serangkaian pertemuan bank-bank sentral utama menggarisbawahi meningkatnya ancaman yang ditimbulkan oleh lonjakan inflasi global, sementara kekhawatiran tentang varian virus corona Omicron menambah suasana hati-hati.

Pasar saham gagal menemukan arah yang jelas sejak pertemuan Fed. Semalam, Nasdaq berakhir turun tajam karena investor menjauh dari saham-saham pertumbuhan seperti teknologi besar dan menuju saham-saham yang dipersepsikan memiliki harga lebih murah, mendorong indeks value stocks (saham yang harganya di bawah nilai intrinsiknya) SP 500 naik 0,7 persen.

BacaJuga:

Harga Patokan Ekspor Emas Turun 1,68 Persen pada Awal November 2026

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia, DFSK Perkenalkan Identitas Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,85 persen di awal perdagangan Jumat, setelah melonjak 2,13 persen sehari sebelumnya di hari terbaiknya dalam hampir tujuh minggu.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,2 persen. Indeks menuju penurunan mingguan 1,7 persen, dan di 621,93 poin hanya sedikit di atas terendah tahun ini 615,99 poin yang ditetapkan minggu lalu.

Saham China, khususnya saham-saham teknologi ternama, telah menjadi hambatan utama, dengan indeks acuan Hong Kong menyentuh level terendah sejak September 2020 pada Kamis (16/12), dan jatuh 0,56 persen pada Jumat pagi.

Kenny Ng, ahli strategi sekuritas di Everbright Sun Hung Kai mengatakan pelemahan itu karena perhatian terbaru investor pada hubungan China-AS yang tegang.

“Baru-baru ini sejumlah perusahaan baru di Amerika Serikat masuk ke dalam daftar sanksi yang berdampak pada saham terkait bahkan sentimen pasar. Pasar saham Hong Kong diperkirakan akan terus konsolidasi sebelum akhir tahun,” katanya, seperti dikutip Antara, Jumat (17/12/2021).

Pemerintah AS memberlakukan pembatasan investasi dan ekspor pada lusinan perusahaan China pada Kamis (16/12), termasuk pembuat drone terkemuka DJI, menuduh mereka terlibat dalam penindasan minoritas Uyghur China atau membantu militer, yang semakin meningkatkan ketegangan antara dua ekonomi teratas dunia.

Sementara itu, indeks dolar diperdagangkan pada 95,999, turun hampir 1,0 persen sejak tertinggi Rabu (15/12) segera setelah Federal Reserve mengumumkan akan mempercepat pengurangan program pembelian obligasi darurat dan bersiap untuk menaikkan suku lebih cepat tahun depan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan berada di 1,4275 persen, ujung bawah kisaran baru-baru ini, sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS dua tahun berada di 0,6330 persen, juga telah meluncur dari tertinggi baru-baru ini.

“Biasanya, setelah hasil FOMC yang lebih hawkish, imbal hasil diperkirakan akan meningkat untuk mengantisipasi siklus pengetatan Fed,” kata analis di Westpac dalam catatan pagi, mengacu pada Komite Pasar Terbuka Federal, yang menetapkan kebijakan moneter.

“Namun ada dinamika persaingan saat ini, dengan kekhawatiran inflasi yang sedang berlangsung memicu retorika Fed yang lebih keras diimbangi oleh kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi akan tergelincir oleh Omicron dalam waktu dekat,” kata mereka.

The Fed adalah pusat dari minggu yang sibuk bagi para pembuat kebijakan bank-bank sentral, banyak di antaranya mengambil giliran yang lebih hawkish.

Juga membebani dolar adalah keuntungan dalam pound, yang naik 0,45 persen pada Kamis (16/12) setelah bank sentral Inggris (BoE) mengejutkan pasar dengan menjadi bank sentral global utama pertama yang menaikkan suku bunga- naik 0, 15 poin persentase menjadi 0,25 persen.

Euro menguat setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengambil langkah kecil lainnya untuk mengurangi stimulus era krisis.

Bank sentral Jepang (BoJ) akan mengakhiri minggu sibuk untuk bank-bank sentral utama pada Jumat. BoJ diperkirakan akan menjaga kebijakan moneter sangat longgarnya, tetapi dapat memanggil kembali pendanaan pandemi darurat jika diperlukan.

Harga minyak turun pada awal perdagangan Jumat setelah naik 2,0 persen sehari sebelumnya. Minyak mentah Brent turun 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 71,94 dolar AS per barel dan minyak mentah AS turun 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 71,94 dolar AS per barel.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah, turun 0,07 persen menjadi diperdagangkan di 1.797,00 dolar AS per ounce.(mg2)

 

Tags: Amerika SerikatChina-AShawkishIndeks NikkeiPasar saham Asia dan dolar ASvarian virus corona Omicron

Berita Terkait.

Bulan Guru Nasional 2026, Dorong Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan
Ekonomi

Harga Patokan Ekspor Emas Turun 1,68 Persen pada Awal November 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia, DFSK Perkenalkan Identitas Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:50
Citilink dan Krispy Kreme Hadirkan Pengalaman Berbeda untuk Penumpang Lewat Program Surprise In
Ekonomi

Borong 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions 2026, Bukti Kinerja Unggul dan Inklusi Keuangan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:29
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Raih Top 50 Emiten BigCap IICD 2026, Komitmen GCG BRI Perkuat Kinerja Berkelanjutan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:12
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Ekonomi

Kisah Sukses Antoni, Petani Jeruk Jember yang Tembus Pasar Nasional Berkat Pemberdayaan BRI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:14

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1147 shares
    Share 459 Tweet 287
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.