• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

ADB Pangkas Pertumbuhan Negara Berkembang Asia Atas Risiko Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 14 Desember 2021 - 10:05
in Ekonomi
asian development

Foto Dokumen: Seorang pekerja berjalan melewati kantor pusat Asian Development Bank (ADB) di Manila 17 Juni 2009. Antara/Reuters/Cheryl Ravelo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Pembangunan Asia (ADB) pada Selasa (14/12) memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk negara-negara berkembang Asia tahun ini dan selanjutnya guna mencerminkan risiko dan ketidakpastian yang dibawa oleh varian baru virus corona Omicron.

Pemberi pinjaman yang berbasis di Manila itu sekarang memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) 2021 sebesar 7,0 persen untuk negara-negara berkembang Asia, turun dari 7,1 persen, dan pertumbuhan 2022 sebesar 5,3 persen, turun dari 5,4 persen pada September.

BacaJuga:

KDKMP Jadi Senjata Baru UMKM Lombok, Farida Tawarkan Akses Modal dan Pasar

DPR Dorong Percepatan Pengembangan Pupuk Organik

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahlil Yakin RI Tak Goyah Hadapi Krisis Energi

“Covid-19 telah surut di negara berkembang Asia, tetapi meningkatnya infeksi di seluruh dunia dan munculnya varian yang menyebar cepat menunjukkan bahwa pandemi akan membutuhkan waktu untuk berhenti,” kata ADB dalam suplemen untuk laporan Asian Development Outlook.

Baca Juga : Rupiah Terus Menguat Seiring Makin Meredanya Kekhawatiran Omicron

Sebagian besar subkawasan berkembang Asia diperkirakan tumbuh lebih lambat dari perkiraan sebelumnya tahun ini, sebagian karena pemulihan yang lemah di China.

Ekonomi China, yang melakukan rebound mengesankan dari kemerosotan pandemi tahun lalu, telah kehilangan momentum dalam beberapa bulan terakhir karena bergulat dengan lonjakan harga- harga, sektor manufaktur yang melambat, masalah utang di pasar properti, dan wabah Covid-19 yang terus-menerus.

ADB memproyeksikan ekonomi China akan tumbuh 8,0 persen tahun ini, sedikit lebih lemah dari perkiraan 8,1 persen pada September, sebelum melambat menjadi 5,3 persen pada 2022, turun dari proyeksi sebelumnya 5,5 persen.

Kemunculan Omicron baru- baru ini, yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia telah dilaporkan oleh lebih dari 60 negara sejak pertama kali terdeteksi bulan lalu di Afrika Selatan dan Hong Kong.

“Adalah pengingat yang serius bahwa wabah lebih lanjut kemungkinan tetap ada,” kata ADB seperti dikutip Antara, Selasa (14/12/2021).

ADB memangkas perkiraan pertumbuhan 2021 untuk India menjadi 9,7 persen dari perkiraan 10, 0 persen yang dibuat pada September, tetapi membiarkan perkiraan pertumbuhan 2022 tidak berubah pada 7,5 persen.

Bank pembangunan itu, mempertahankan perkiraan pertumbuhan 2021 untuk Indonesia tak berubah pada 3,5 persen sama seperti yang dibuat pada September, serta meningkatkan perkiraan pertumbuhan 2022 menjadi 5,0 persen dari 4,8 persen yang dibuat September.

Untuk mempertimbangkan ekspansi kuartal ketiga yang lebih lambat di Asia Tenggara, ADB memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk subkawasan menjadi 3,0 persen pada tahun 2021 dari 3,1 persen, tetapi ADB menaikkan proyeksi pertumbuhannya untuk subkawasan tahun depan menjadi 5,1 persen dari 5,0 persen.

Inflasi diperkirakan akan tetap terkendali di Asia, kata ADB, yang akan memungkinkan kebijakan moneter untuk tetap mendukung pertumbuhan di tengah berlanjutnya risiko dari pandemi.(mg1)

Tags: ADBasian development banknegera berkembangPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

Farida-Farichah
Ekonomi

KDKMP Jadi Senjata Baru UMKM Lombok, Farida Tawarkan Akses Modal dan Pasar

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:40
pupuk
Ekonomi

DPR Dorong Percepatan Pengembangan Pupuk Organik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:02
bahlil
Ekonomi

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahlil Yakin RI Tak Goyah Hadapi Krisis Energi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:07
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi
Ekonomi

Helvi Berharap Rakor KUR Indonesia Timur Perluas Pembiayaan UMKM

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:01
Sinergi Emaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Ekonomi

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1689 shares
    Share 676 Tweet 422
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1570 shares
    Share 628 Tweet 393
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
David-Alaba
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Argentina menutup perjalanan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. Menghadapi Yordania yang sudah dipastikan tersingkir,...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.