• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KDKMP Jadi Senjata Baru UMKM Lombok, Farida Tawarkan Akses Modal dan Pasar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 10:40
in Ekonomi
Farida-Farichah

Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah (kedua dari kiri), melakukan kunjungan kerja ke UMKM Sasak Maiq di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (27/6/2026). Foto: Dokumen Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Farida Farichah mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk “naik kelas” melalui penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ajakan tersebut disampaikan Farida saat mengunjungi UMKM Sasak Maiq di Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (27/6). Dalam kunjungan itu, ia meninjau proses produksi sekaligus berdialog dengan para pelaku usaha mengenai strategi memperluas akses pasar dan pembiayaan melalui koperasi.

BacaJuga:

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Menurut Farida, KDKMP tidak hanya hadir sebagai bangunan fisik, tetapi menjadi pusat distribusi sekaligus etalase modern bagi produk-produk unggulan daerah.

“Salah satu tujuannya adalah menghadirkan bangunan modern dengan fasilitas lengkap agar produk UMKM seperti Sasak Maiq ini bisa masuk ke etalase Koperasi Desa Merah Putih. Kita ingin produk ini terkonsolidasi dan didistribusikan ke seluruh jaringan koperasi di NTB, bahkan nasional,” ucapnya.

Farida menilai selama ini banyak produk lokal yang hanya mengandalkan penjualan kepada wisatawan. Melalui jaringan KDKMP, produk-produk tersebut diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas secara berkelanjutan.

Farida menjelaskan, KDKMP memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat desa, seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk, dengan harga lebih terjangkau karena memotong rantai distribusi. Kedua, sebagai agregator produk UMKM agar memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar regional maupun nasional.

Selain membuka akses pasar, pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Pelaku UMKM yang menjadi anggota koperasi dapat memperoleh pembiayaan dengan bunga ringan sebesar 6 persen per tahun.

“Fungsinya, saat bergabung di koperasi, bapak-ibu bisa akses pembiayaan bunga rendah untuk meningkatkan produksi atau membeli alat baru. Ada juga ruang agregasi untuk saling bertukar informasi pasar,” kata Farida.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga bahan baku impor, Wamenkop juga mengingatkan pentingnya memperkuat penggunaan bahan baku lokal. Menurutnya, UMKM memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan industri besar karena lebih fleksibel dan tidak terlalu bergantung pada impor.

Farida menyebut kebijakan pemerintah yang membatasi impor merupakan bentuk perlindungan terhadap produk dalam negeri sekaligus upaya memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

“Presiden Prabowo selalu menekankan pentingnya swasembada pangan. Kita harus kurangi importasi dan memaksimalkan apa yang ada di dalam negeri. Pembatasan impor sebenarnya adalah bentuk perlindungan pemerintah terhadap produk UMKM kita,” tegasnya.

Tak hanya menguasai pasar domestik, Farida juga mendorong pelaku UMKM Lombok mulai membidik pasar ekspor. Ia mencontohkan sejumlah koperasi di daerah lain yang telah berhasil mengekspor produk kuliner khas ke Malaysia dan Singapura.

Menurutnya, Kementerian Koperasi akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Smesco Indonesia dan Kementerian Perdagangan, guna membuka akses promosi dan pemasaran produk UMKM ke pasar internasional.

“Produk berkualitas dari Lombok ini harus terus didorong. Kami di Kementerian Koperasi akan berkomunikasi dengan pihak terkait agar UMKM kita tidak hanya jago kandang, tetapi juga mampu menembus pasar internasional,” pungkasnya.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pengelola koperasi agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mendorong UMKM NTB semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun global.(her)

Tags: Farida FarichahKDKMPkemenkopKopdes/KelPulau LombokUMKM Sasak Maiq

Berita Terkait.

daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40
bc
Ekonomi

Aturan Pengangkutan Barang Impor dan Ekspor Berubah, Pelaku Usaha Perlu Ketahui 5 Poin Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:36
ibma
Ekonomi

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:06
Purbaya
Ekonomi

Seluruh Fraksi Setuju, RUU Pertanggungjawaban APBN 2025 Melaju ke Paripurna

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.