• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Data: Vaksin Booster Pfizer/BioNTech Bisa Melawan Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 9 Desember 2021 - 12:21
in Internasional
omicron

Sebaran Omicron di DKI Akibat Perjalanan dari Luar Negeri. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pfizer dan BioNTech mengeklaim vaksin Covid-19 tiga-dosisnya mampu melawan varian Omicron dalam uji laboratorium.

Temuan tersebut menjadi pertanda awal bahwa dosis penguat (booster) bisa menjadi kunci dalam melindungi manusia dari versi baru virus corona itu.

BacaJuga:

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Kedua perusahaan itu mengatakan dua dosis vaksin mereka menghasilkan antibodi penetralisasi yang jauh lebih rendah, namun masih dapat melindungi dari penyakit parah.

“Garis pertahanan pertama, dengan dua dosis vaksinasi, mungkin bisa ditembus (virus) dan tiga dosis vaksinasi diperlukan untuk mengembalikan perlindungan,” kata Direktur Medis BioNTech Ozlem Tuereci dalam konferensi pers.

Pfizer-BioNTech juga mengatakan mereka bisa menyediakan vaksin khusus untuk melawan Omicron pada Maret 2022 jika diperlukan.

Kedua perusahaan itu menjadi produsen pertama vaksin Covid yang merilis perkembangan kemanjuran vaksin mereka terhadap Omicron.

Dalam sampel darah yang diambil sekitar sebulan setelah dosis ketiga diberikan, varian Omicron dinetralisasi dengan efektivitas yang sama dengan dua dosis yang menghalau varian asli yang ditemukan di China.

“Data baru dari Pfizer tentang efektivitas vaksin terhadap Omicron membesarkan hati,” kata Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam cuitannya pada Rabu (8/12).

“Siapa pun yang memenuhi syarat dan belum disuntik dosis ketiga sebaiknya mendapatkan suntikan booster hari ini,” kata Biden.

CEO BioNTech Ugur Sahin menyarankan agar negara-negara mempertimbangkan untuk mengurangi jarak waktu pemberian vaksin antara dosis kedua dan ketiga untuk melawan varian baru itu.

Dia menyebut langkah sejumlah negara, termasuk Inggris, yang memberikan dosis booster tiga bulan setelah dosis kedua, bukan enam bulan seperti sebelumnya.

“Kami yakin inilah cara yang tepat untuk dilakukan, khususnya jika Omicron semakin menyebar, untuk memberikan tingkat perlindungan yang lebih baik di musim dingin,” kata Sahin.

Dr. Walter Orenstein, profesor di Vanderbilt dan mantan direktur program imunisasi CDC AS, mengatakan dia menilai data itu menggembirakan karena menunjukkan bahwa vaksin saat ini masih bisa digunakan untuk melawan Omicron.

“Kita mungkin tak harus mengubah vaksinnya, “kata dia.” Kita mungkin mampu mengatasi (Omicron) dengan vaksin yang ada sekarang, setidaknya untuk mencegah penyakit parah.”

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 26 November menetapkan Omicron sebagai “varian yang diwaspadai”, namun badan PBB itu mengatakan belum ada bukti yang mendukung perlunya dibuat vaksin khusus untuk melawan varian itu beserta mutasinya.

Meski demikian, Pfizer-BioNTech mengatakan mereka akan melanjutkan rencana untuk menyediakan vaksin khusus Omicron di pasaran. Upaya untuk itu sudah mereka lakukan sejak 25 November.

Mereka mengatakan rencana untuk memproduksi empat miliar dosis vaksin Comirnaty pada 2022 tetap sesuai jadwal jika vaksin khusus diperlukan.

Bahkan jika mulai tersedia pada Maret, vaksin itu belum akan tersedia secara luas, mungkin hanya 25-75 juta dosis pada tahap awal.

Ilmuwan Pfizer Kena Swanson mengatakan perusahaannya juga mempertimbangkan untuk menguji dua dosis vaksin Omicron pada orang-orang yang belum divaksin.

Temuan Pfizer- BioNTech itu sejalan dengan studi awal para peneliti di Institut Penelitian Kesehatan Afrika di Afrika Selatan, yang pada Selasa (7/12) mengatakan bahwa Omicron secara parsial bisa mengurangi perlindungan dari dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech dan suntikan ketiga mungkin akan membantu menangkal infeksi.

Penelitian terhadap varian baru ini masih berada di tahap awal. Analisis laboratorium di RS Universitas di Jerman menemukan bahwa orang-orang yang telah disuntik tiga dosis memiliki respons antibodi terhadap Omicron 37 kali lebih rendah daripada respons mereka terhadap Delta.

Meski begitu, dua dosis vaksin masih memberikan perlindungan terhadap penyakit parah, kata Pfizer-BioNTech.

Sebagian besar struktur permukaan pada paku protein Omicron yang disasar sel-sel T, yang biasanya muncul setelah vaksinasi, tidak terpengaruh oleh mutasi Omicron, kata mereka.

Sel T, bersama antibodi, adalah pilar dari respons kekebalan tubuh dan dipercaya mencegah penyakit parah dengan menyerang sel-sel yang terinfeksi virus.

Untuk kebutuhan analisis, kedua perusahaan menggunakan sebuah virus yang direkayasa (pseudovirus) agar memiliki ciri-ciri seperti mutasi Omicron. Sampel darah lalu dikumpulkan dari subjek penelitian tiga pekan setelah dosis kedua atau satu bulan setelah dosis ketiga.

Hingga saat ini, belum ada data yang cukup tentang bagaimana vaksin dari Moderna, Johnson & Johnson, dan lainnya, bertahan dari Omicron. Namun, perusahaan-perusahaan farmasi itu diperkirakan akan merilis data mereka sendiri dalam pekan-pekan ke depan, Kamis (9/12/2021), seperti dikutip Antara.(mg3)

Tags: BioNTechboosterOmicronPfizerVaksin Covid-19Vaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02
Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17

OLAHRAGA

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI
Olahraga

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Editor Laurens Dami
Rabu, 23 September 2026 - 12:45

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta mengambil langkah tegas menyikapi insiden yang melibatkan pelatihnya, Shin Tae-yong, dalam pertandingan kontra Java United. Dugaan...

SelengkapnyaDetails
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.