• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pakar Geologi: Peralatan Deteksi Bencana Gunung Berapi Masih Belum Lengkap

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Desember 2021 - 21:07
in Nasional
ilustrasi

ilustrasi gunung berapi (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar Geologi Amin Widodo mengatakan, dengan kondisi masyarakat yang beragam sangat penting melibatkan kearifan lokal dalam sosialisasi mitigasi bencana. Dengan melibatkan komunitas masyarakat setempat.

“Sosialisasi mitigasi bencana harus berbasis kearifan lokal. Kita melihat selama ini itu belum masif dilakukan,” ujar Amin Widodo secara daring, Rabu (8/12/2021).

BacaJuga:

Di Depan Pengurus GMNI, IWamen Viva Yoga Sebut Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme

Rektor UIN Sunan Kalijaga: OASE PTKIN 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Mahasiswa

Pemerintah Minta Rusia Kecualikan WNI dari Perekrutan Tentara Bayaran

“Selama ini masyarakat kurang paham saat sosialisasi mitigasi bencana. Yang muncul di masyarakat itu, ini cerita apa? Ini apa?” imbuhnya.

Ia menyebut, bahaya gunung berapi itu bukan saja erupsi, tetapi guguran atau longsor. Sebab, hingga saat ini tidak ada alat pantau longsor.

“Di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hanya punya seismometer atau alat deteksi getaran, deformasi dan cek suhu. Tapi mereka tidak bisa punya alat untuk deteksi longsor,” katanya.

Peralatan tersebut, dikatakan dia, sangat diperlukan dalam keadaan darurat. Seperti waktu erupsi Gunung Semeru kemarin, dalam keadaan gelap gulita alat-alat sensor sangat dibutuhkan.

“Pada bencana Semeru kemarin itu berupa guguran dan menjadi awan panas,” ungkapnya.

“Seismometer hanya membaca getaran, jadi tidak ketahuan adanya longsor. Sebab, keadaan saat itu gelap gulita. Jadi kita harus punya alat deteksi longsor, dan itu alatnya banyak,” imbuhnya.
(nas)

Tags: awan panaserupsipakar geologi

Berita Terkait.

Di Depan Pengurus GMNI, IWamen Viva Yoga Sebut Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme
Nasional

Di Depan Pengurus GMNI, IWamen Viva Yoga Sebut Nasionalisme Indonesia Berciri Religius dan Antikolonialisme

Kamis, 5 November 2026 - 14:05
Rektor UIN Sunan Kalijaga: OASE PTKIN 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Mahasiswa
Nasional

Rektor UIN Sunan Kalijaga: OASE PTKIN 2026 Jadi Wadah Pengembangan Talenta Mahasiswa

Rabu, 4 November 2026 - 23:07
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

Pemerintah Minta Rusia Kecualikan WNI dari Perekrutan Tentara Bayaran

Rabu, 4 November 2026 - 22:15
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

IPB University Tawarkan 3 Agenda Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan 2027

Rabu, 4 November 2026 - 22:05
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Nasional

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci

Rabu, 4 November 2026 - 21:30
Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Nasional

Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemda dan Pesantren Percepat Penanggulangan TBC

Rabu, 4 November 2026 - 20:40

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3332 shares
    Share 1333 Tweet 833
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.