• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kolaborasi Pemda dan Swasta Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perikanan di Mimika

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Desember 2021 - 13:00
in Nasional
kkp

Direktur Utama PT Bartuh Langgeng Abadi, Sulaksosno (kiri) menerima surat keterangan asal ikan (Skai) dari Kementerian Perdagangan, sebagai salah satu syarat ekspor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Pusat dan Kabupaten Mimika mendukung penuh akselerasi pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Timika. Hal itu terlihat dari dukungan yang diberikan kepada pihak swasta PT Bartuh Langgeng Abadi (BLA) untuk mengoptimalkan potensi sumberdaya perikanan di Kabupaten Mimika yang cukup besar. Berkat dukungan Pemerintah juga, hari ini Rabu (8/12/2021), PT Bartuh Langgeng Abadi (BLA) melakukan lounching perdana ekspor langsung (direct export) komoditi udang dari Timika ke Jepang, lewat jalur laut.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT. Bartuh Langgeng Abadi atas terobosan ekspor perdana udang laut ke Jepang. Kami berharap selanjutkan akan lebih baik dan lebih sukses untuk pertumbuhan ekonomi sektor perikanan dan menyejahtrakan masyarakat kelautan dan perikanan,” kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Artati Widiarty lewat online saat pelaksanaan lounching perdana udang laut dari Timika ke Jepang, di Pelabuhan Poumako, Rabu (8/12/2021).

BacaJuga:

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Baca Juga : KKP Terus Upayakan Pakan Alternatif Berbiaya Murah

Lebih lanjut Artati mengatakan, ini menjadi tonggak sejarah perikanan ekspor langsung dari kawansan timur Indonesia. Pihak nya berkomitmen untuk memberikan dukungan dan kemudahan bagi para pelaku usaha perikanan,  baik berupa perizinan dan modal kerja.

“Harapan saya diawali oleh ekspor perdana ini akan terus berkembang perekonomian lewat perikanan. Begitu juga dengan pasar akan semakin luas, tidak saja hanya ke Jepang, tapi juga ke berbagai negara lainnya. Tentu nya upaya ini diikuti dengan cara penanganan yang berstandar internasional agar hasil olahan kita terus mampu bersaing denan negara lain,” harap Artari.

Pertumbuhan ekonomi di wilayah Timika khusus, dan Papua umumnya tentu cukup pesat dari sektor perikanan. Wilayah ini diuntungkan dengan letak geografis Kabupaten Mimika yang berbatasan langsung dengan laut arafura, yang merupakan wilayah penangkapan 718 (WPP 718) dengan potensi sebesar 2.637.565 ton (Dirjen Tangkap KKP RI 2018). Wilayah penangkapan tersebut yang saat ini merupakan penangkapan Ikan pelagis yang banyak dikunjungi kapal dan memilih pelabuhan perikanan Poumako sebagai pelabuhan bongkar muat ikan.

Baca Juga : Trenggono Ajak Unand Perkuat Riset dan Inovasi Kelautan-Perikanan

Potensi yang luar biasa tersebut dengan jeli dimanfaatkan oleh PT Bartuh Langgeng Abadi, dengan cepat mengenalkan komoditi Udang sebagai produk unggulan Timika ke kancah internasional. Dengan demikian, nilai tukar nelayan pun semakin tinggi, karena hasil tangkapan nelayan layak di ekspor.

Surga udang laut di wilayah tersebut belum dimanfaatkan dengan maksimal selama ini. Sebut saja jenis udang banana (white) dan Sea Tiger yang semakin diminati di luar negeri ada di laut Arafura. Sehingga tak salah jika ekspor langsung dari Timika ke Jepang menjadi satu terobosan baru untuk mengenalkan produk hasil laut asli Papua tersebut ke belahan dunia. Sayangnya keberpihakan izin armada kapasitas besar belum ada untuk mendukung industri dan nelayan setempat. Hal itu terlihat dari pengerahan pasukan armada semut (kapal kapal kecil) ukuran non GT – 5 GT saja yang menjadi mitra PT Bartuh Langgeng Abadi dalam memenuhi kebutuhan pabrik.

“Sebenarnya kalau hanya mengandalkan nelayan kecil, agak kewalahan juga untuk memenuhi permintaan pasar,” aku Diretur Utama PT Bartuh Langgeng Abadi, Sulaksono.

Dia menjabarkan, antara permintaan pasar dan suplay pasokan bahan baku dari nelayan sangat jauh. Misalnya, kapasitas produksi pabrik bisa mencapai 70 ton per bulan. Lalu permintaan ekspor ke Jepang bisa mencapai 72 ton perbulan dengan estimasi, dalam 1 bulan 4 kali ekspor untuk kapasitas 40 feet, dengan muatan 18 ton.

“Itu baru permintaan ekspor, sementara kami juga perlu melayani permintaan lokal. Jadi suplay ke pabrik kami masih sangat kecil, dibanding permintaan yang terus meningkat,” terangnya.

Sulaksono berharap ada interpensi pemerintah untuk memberikan izin operasi kapal lebih besar, untuk memanfaatkan sumber daya alam laut Timika dan sekitarnya. Terlebih masa hidup udang yang begitu singkat, apabila tidak tertangkap oleh nelayan maka udang akan terbuang sia sia di laut sana.

“Masa high season udang ini ada musimnya. September-Maret itu biasa memang nelayan panen. Di luar itu ada sangat kecil karena nelayan juga akan bergeser ke tangkapan lain, karena ada musim bawal dan kembung menyusul setelah musim udang usai,” urainya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Timika, Antonius Welerubun menjabarkan pihak nya selama ini sudah melakukan langkah prepentif dalam pemberdayaan nelayan.

“Semua diupayakan terakomodir, baik orang asli Papua (OAP) maupun nelayan pendatang dengan memberikan stimulan sarana dan prasarana tangkap,” kata Antonius.

Pihaknya juga melakukan optimalisasi pengelolaan asset Pemda berupa Coldstorage Kapasitas 100 dan 200 ton, pabrik es 15 ton untuk menggerakan sektor perikanan dengan membeli semua jenis ikan dari nelayan dengan harga yang baik. Dinas juga melakukan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku usaha perikanan (Nelayan tangkap, pembudidaya, pengumpul, pengolah dan pemasar hasil perikanan).

“Tentu kami juga menyediakan produk hukum untuk kenyamanan berinvestasi di Kabupaten Mimika,” pungkasnya seraya menambahkan program lainnya memberikan kemudahan akses BBM bagi nelayan lewat SPDN Non Subsidi dan Bersubsidi. (ney)

Tags: Kementerian Kelautan dan PerikananKKPpemkab mimikaPertumbuhan EkonomiSektor Kelautan dan Perikanan

Berita Terkait.

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Nasional

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 23:21
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

Selasa, 29 September 2026 - 22:43
PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Nasional

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Selasa, 29 September 2026 - 22:25
Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset
Nasional

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Selasa, 29 September 2026 - 20:31
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Nasional

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 20:15
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3863 shares
    Share 1545 Tweet 966
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.