Nasional

Trenggono Ajak Unand Perkuat Riset dan Inovasi Kelautan-Perikanan

INDOPOSCO.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan (Men KP) Sakti Wahyu Trenggono menilai kampus memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia melalui pengembangan riset dan inovasi teknologi.

“Kampus itu kumpulannya orang-orang pintar. Apalagi saat ini sudah (ada kebijakan) merdeka belajar, kita bisa menguatkan inovasi,” ujar Trenggono saat berdialog dengan pimpinan Universitas Andalas (Unand) di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (6/12/2021).

Dia memaparkan, KKP akan menerapkan kebijakan penangkapan terukur di 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) sebagai salah satu langkah strategis menghadirkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang produktif, modern, dan ramah lingkungan. Melalui kebijakan ini, pihaknya menargetkan sektor KP berkontribusi besar pada penerimaan negara, penyerapan tenaga kerja, hingga pertumbuhan ekonomi yang merata di daerah, khususnya wilayah pesisir.

Dalam mengimplementasikan kebijakan penangkapan terukur tersebut, Menteri Trenggono menyebut dibutuhkan peranan teknologi sebagai pendukung sehingga aturan yang dibangun berjalan optimal begitu juga hasilnya. Peranan teknologi tersebut di antaranya untuk pengawasan, penangkapan hingga pengolahan hasil perikanan.

Baca Juga: KKP Raih Penghargaan atas Kinerja Pemberantasan Illegal Fishing

Dengan skema kebijakan ini, skema penangkapan nantinya akan dibagi dalam sistem zonasi dan kuota yang diperuntukkan untuk kegiatan komersial dan non komersial.

“Kita klaster seperti ini agar ekonomi tidak lagi berpusat di Pulau Jawa. Investor yang datang ke sana (zona, red) harus berhenti di sana,” ungkap Trenggono yang juga Ketua Majelis Wali Amanat Unand.

Selain di bidang perikanan tangkap, riset dan inovasi juga punya andil besar dalam pengembangan perikanan budidaya di Indonesia. KKP saat ini memiliki program terobosan untuk menggenjot peningkatan produksi komoditas unggulan ekspor, seperti udang, lobster, kepiting dan rumput laut.

Sementara itu, kaitannya sebagai bagian dari Majelis Wali Amanat, Trenggono mendorong kemajuan Unand menjadi universitas yang terdepan di Indonesia maupun luar negeri. Ia yakin karena universitas ini memiliki potensi sumber daya manusia dan prasarana yang baik yang masih dapat dioptimalkan pemanfaatannya.

“Universitas (Andalas, red) ini pasti bisa maju karena memiliki SDM dan sarana  dan prasarana yang luar biasa. Disini ada kumpulan orang yang pintar, maka dari itu harus dimanfaatkan dengan baik dan optimal,” ujarnya.

Sebagai majelis wali amanat, Trenggono memiliki peran dalam menyusun sampai mengawasi kebijakan umum di universitas tersebut.

Dia menyampaikan sejumlah rekomendasi dalam mendorong kemajuan universitas. Di antaranya perbaikan infrastruktur, optimalisasi kemampuan sumber daya manusia dengan mendorong inovasi dalam berbagai bidang.

“Pendidikan itu menjadi tanggung jawab semua pihak. Kita tidak akan menjadi bangsa yang hebat kalau pendidikannya tidak baik,” tegasnya. (ney)

Sponsored Content
Back to top button