• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Usai Dihajar Omicron, Wall Street Ditutup Lebih Tinggi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 3 Desember 2021 - 09:24
in Ekonomi
covid-19

Ilustasi- covid-19 , Foto : Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebuah reli luas mengirim Wall Street ke penutupan yang lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memulihkan kerugian selama sesi terakhir karena para pelaku pasar memburu saham- saham murah sambil mencerna implikasi dari pergeseran pandemi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 617,75 poin atau 1,82 persen, menjadi menetap di 34.639,79 poin. Indeks S&P 500 bertambah 64,06 poin atau 1,42 persen, menjadi berakhir di 4.577,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 127,27 poin atau 0, 83 persen, menjadi ditutup di 15.381,32 poin.

BacaJuga:

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Bonus Demografi di Depan Mata, Maman Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Kuat

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup di wilayah positif, dengan sektor industri, energi dan keuangan menikmati persentase kenaikan terbesar.

Ketiga indeks utama AS naik, dengan investor lebih menyukai saham-saham yang masuk dalam kategori murah (value stocks) daripada saham- saham pertumbuhan (growth stocks), dan saham-saham berkapitalisasi kecil serta transportasi yang sensitif secara ekonomi berkinerja lebih baik daripada pasar yang lebih luas.

Dari ketiganya, indeks Dow naik paling banyak, mencatatkan persentase kenaikan satu hari tertinggi sejak 5 Maret, dengan Boeing Co memberikan dorongan terbesar untuk indeks saham-saham unggulan tersebut.

“Kami menjalani 29 hari berturut-turut di S&P 500 tanpa perubahan 1,0 persen, naik atau turun, dan lima hari kami mengalami ledakan volatilitas ini,” kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di LPL Financial di Charlotte, North Carolina, seperti dikutip Antara, Jumat (3/12/2021).

“Setelah penurunan dua hari terburuk dalam lebih dari setahun, kami akhirnya melihat sedikit peningkatan,” tambah Detrick.” Pembeli mulai menggigit setelah pelemahan baru-baru ini dan mendorong saham-saham lebih tinggi, tetapi ketidakpastian Omicron masih ada di luar sana.”

Ketika pemerintah-pemerintah dunia berjuang untuk menentukan bagaimana menanggapi varian Omicron Covid-19 yang muncul, Amerika Serikat akan mewajibkan perusahaan asuransi kesehatan swasta untuk menyediakan tes di rumah, sebuah kebijakan yang diharapkan mulai berlaku pada 15 Januari.

Varian Omicron telah menakuti pasar selama sekitar satu minggu, memukul saham-saham terkait perjalanan sangat keras karena tambal sulam pembatasan baru diberlakukan di seluruh dunia, tetapi perusahaan-perusahaan itu bangkit kembali di sesi Kamis (2/12/2021).

Indeks S&P 1500 Maskapai Penerbangan serta Hotel dan Restoran masing-masing melonjak 7,5 persen dan 3,8 persen.

Itu adalah kinerja satu hari terbaik indeks S&P 1500 Maskapai Penerbangan sejak 9 November 2020, ketika Pfizer Inc mengumumkan vaksin yang dikembangkannya dengan BioNTech lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah peradangan Covid-19.

Klaim pengangguran dan data PHK yang direncanakan memberikan bukti lebih lanjut bahwa para pengusaha semakin enggan untuk memberikan surat pemberitahuan pemberhentian dari pekerjaan di tengah pasar tenaga kerja yang ketat, akibat permintaan yang meningkat bertabrakan dengan kelangkaan pekerja dan partisipasi pasar tenaga kerja yang rendah.

Kelangkaan tenaga kerja, dikombinasikan dengan kendala rantai pasokan, telah membantu menghapus kata “sementara” dari kosakata inflasi Federal Reserve karena upah dan harga terus meningkat, dan dapat diterjemahkan dengan baik ke dalam kenaikan suku bunga yang datang lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang.

Pelaku pasar sekarang mengalihkan pandangan mereka pada laporan ketenagakerjaan November yang ditunggu- tunggu dari Departemen Tenaga Kerja, yang diharapkan pada Jumat waktu setempat.

“Kami optimis kami akan memiliki angka kuat lainnya, menunjukkan ekonomi terus berada pada pijakan yang sangat kuat,” tambah Detrick. “Kami mengamati pertumbuhan upah untuk setiap petunjuk potensi kekhawatiran inflasi.”

Saham Boeing mengalami hari terbaiknya sejak 24 Februari, melonjak 7,5 persen setelah otoritas penerbangan China memberikan segel persetujuan atas pesawat 737 MAX dari pembuat pesawat itu.(mg2)

Tags: growth socksOmicronWall Street

Berita Terkait.

UMKM
Ekonomi

Jangan Puas Jualan di Dalam Negeri, Mendag Ajak UMKM Serbu Pasar Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:06
Maman
Ekonomi

Bonus Demografi di Depan Mata, Maman Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Kuat

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:39
Explore
Ekonomi

Hutan Hadir di Tengah Kota: Explore The Jungle Ramaikan Liburan Sekolah di Mal Ciputra Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02
BPNP
Ekonomi

Dukung Hilirisasi, BPDP Pamerkan Produk UMKM Berbasis Sawit di Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:48
Galeri-24
Ekonomi

Investasi Emas Kian Diminati, Galeri 24 Raup Penjualan Fantastis di BIJF 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:26
mitra
Ekonomi

Dukung UMKM Indonesia, Bright Store by Pertamina Hadirkan Produk Unggulan di Jakarta Fair

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7143 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Gakpo
Olahraga

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42

INDOPOSCO.ID - Laga Belanda kontra Swedia tak hanya berakhir dengan kemenangan telak 5-1, tetapi juga menghadirkan sebuah pencapaian yang langsung...

SelengkapnyaDetails
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.