• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polda Aceh Sukses Tangani Penembakan Pos Polisi, DPR Beri Apresiasi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 27 November 2021 - 23:59
in Nusantara
senpi

Dokumentasi - Barang bukti senjata api larang panjang kasus penembakan pos polisi di Kabupaten Aceh Barat. Foto : Bidhumas Polda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi Polda Aceh dan Polres Aceh Barat menggunakan cara persuasif, sehingga empat terduga pelaku penembakan pos polisi di Aceh Barat menyerahkan diri.

“Kami mengapresiasi Polda Aceh dan jajaran yang menggunakan cara persuasif membuat empat terduga pelaku penembakan pos polisi menyerahkan diri,” ujar Nazaruddin Dek Gam di Banda Aceh, Sabtu (27/11/2021).

BacaJuga:

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Selain upaya persuasif, lanjut Nazaruddin, penyerahan diri empat terduga pelaku penembakan pos polisi tersebut juga tidak lepas bantuan masyarakat.

Tidak hanya terduga pelaku yang menyerahkan diri, kata Nazaruddin Dek Gam, upaya persuasif tersebut disertai penyerahan empat pucuk senjata api laras panjang yang digunakan untuk memberondong pos polisi serta ratusan butir pelurunya.

“Terduga pelaku menyerahkan diri bersama senjata ini patut diapresiasi. Sebab, cara-cara seperti inilah yang diharapkan masyarakat,” tandasnya dilansir Antara.

Nazaruddin juga mengapresiasi kerja cepat kepolisian di Aceh dalam memberantas kelompok kriminal bersenjata (KKB). Dan ini memberikan citra positif bagi Aceh. Apalagi Aceh saat ini sedang menjadi incaran investor.

“Kalau masih ada KKB, akan muncul citra negatif keluar Aceh, makanya KKB itu harus diberantas. Sudah cukup konflik dulu, Aceh sudah damai, dan sudah siap menerima investor,” ujarnya.

Politisi PAN itu menegaskan siapa pun pelaku yang merusak perdamaian Aceh wajib diberantas. Pasalnya, masyarakat Aceh sudah hidup tenang setelah konflik yang berkepanjangan.

“Saya yakin masyarakat juga akan sangat resah dengan hadirnya kelompok sipil bersenjata dan itu sangat membahayakan terhadap perdamaian Aceh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan empat terduga pelaku penembakan pos polisi di Kabupaten Aceh Barat yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang atau DPO akhirnya menyerahkan diri.

“Mereka datang dengan penuh kesadaran untuk menyerahkan diri. Ini adalah upaya persuasif yang dilakukan kepolisian secara maraton selama lima hari,” kata Kombes Pol Winardy.

Kombes Pol Winardy mengatakan mereka datang juga diantar keluarga beserta empat pucuk senjata api laras panjang, masing-masing satu pucuk M16 beserta tiga magasin dan tiga pucuk AK-56 dengan tiga magasin.

“Selain itu, mereka juga menyerahkan 114 butir peluru kaliber 5,56 dan 283 butir peluru kaliber 7,62,” kata Kombes Pol Winardy menyebutkan.

Baca Juga: Penembak Pos Polisi di Aceh Tewas Ditembak

Dengan menyerahkan diri mereka, kata Kombes Pol Winardy, kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat telah diungkap secara tuntas oleh tim gabungan dari Polres Aceh Barat, Polda Aceh, dan Densus 88 Satgaswil Aceh.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan total tersangka penembakan pos polisi tersebut sebanyak delapan orang, yakni berinisial SJ (41), RJ (46), DM (40), AF (38), CA (53), AD (61), JH (42), serta AH (56) yang meninggal dunia setelah terkena tembakan karena melawan saat ditangkap.

“Kepada seluruh tersangka tetap akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Motif penembakan murni karena mereka merasa terusik oleh aparat kepolisian yang sering menindak tambang ilegal di Aceh Barat,” kata Kombes Pol Winardy.

Pos Polisi di Panton Reu, Polres Aceh Barat, ditembak orang tidak dikenal, Kamis (28/10/2021) pukul 03.15 WIB. Hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan selongsong dan beberapa proyektil peluru dengan kaliber 7,62 x 39 milimeter dan 5,56 x 45 milimeter. (aro)

Tags: AcehPenembakanPolda AcehPolripos polisi

Berita Terkait.

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04
gempa
Nusantara

6.458 Orang Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Terbanyak dari Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.