• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bea Cukai Bahas PEN Bersama Pemerintah Provinsi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 23 November 2021 - 21:28
in Megapolitan
bea cukai
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), hingga saat ini pemerintah terus berupaya mengembalikan stabilitas ekonomi yang terkendala akibat dampak pandemi Covid-19. Sinergi antar instansi pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan menjadi salah satu upaya perwujudan program PEN tersebut.

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan menghadiri undangan rapat yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang dipimpin langsung oleh Gubernur Wahidin Halim, Rabu (17/11/2021). Rapat membahas upaya pemulihan ekonomi nasional yang juga turut diikuti oleh pimpinan Perwakilan Kementerian Keuangan Banten.

BacaJuga:

Bimtek Kanwil BPN DKI Dipusatkan di Kantah Jakarta Utara

3.225 Personel Gabungan Kawal 3 Titik Aksi di Jakarta Pusat

Bahayakan Warga, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Terkait potensi penerimaan devisa hasil ekspor, Finari menjelaskan, kegiatan ekspor sudah mulai membaik dan berjalan normal. Finari juga memaparkan mengenai kiat Bea Cukai Soekarno-Hatta untuk terus mendukung kegiatan ekspor bagi pelaku UMKM, yang cukup potensial dalam mendorong penerimaan negara.

“Kami telah membentuk wadah komunikasi dengan berbagai Kedutaan Besar RI di negara-negara sahabat, salah satunya di Uni Emirat Arab. Kualitas kopi Indonesia menstimulus permintaan pohon kopi diekspor ke sana. Selain itu, komoditas lainnya yang cukup diminati adalah pisang merah. Apabila kita dapat membangun rantai pasokan itu, tentunya akan berdampak baik pada perekonomian Banten,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, tahun 2021 merupakan momentum untuk mengembalikan stabilitas ekonomi akibat pandemi. Ia juga menyatakan sinergi Kemenkeu Banten dan Pemerintah Provinsi Banten dalam mengelola keuangan daerah sangat diperlukan dalam menyokong program PEN yang digalakkan pemerintah.

Baca Juga: Sinergi dengan Pemda dan Pemprov, Bea Cukai Akan Bangun KIHT

“Kami mengapresiasi capaian kinerja seluruh instansi perwakilan Kemenkeu (Kementerian Keuangan) Banten, dan berharap kolaborasi Kemenkeu Banten selaku pemerintah pusat dengan Pemprov Banten selaku pemerintah daerah semakin kuat dan memberikan manfaat bagi perkembangan Banten itu sendiri,” tuturnya.

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah DJKN Banten, Nuning Sri Rejeki Wulandari selaku Kepala Perwakilan Kemenkeu Banten mengemukakan, realisasi pendapatan dan belanja negara Pemprov Banten hingga November menunjukkan tren yang positif.

Bersinergi dalam membahas upaya pemulihan ekonomi juga dilakukan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jateng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Bea Cukai Jogja yang mengunjungi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Muhamad Purwantoro dan Kepala Bea Cukai Jogja, Hengky Aritonang disambut langsung oleh Gubernur Daerah Isyimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Kunjungan kerja ini merupakan upaya koordinasi antara Bea Cukai bersama Pemerintah Provinsi DIY dalam rangka mengamankan penerimaan negara di provinsi D.I. Yogyakarta dan untuk mengawal program PEN,” ujar Purwantoro.

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengharapkan sinergi semacam ini dapat terus dikembangkan untuk mendorong terwujudnya stabilitas ekonomi khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.(ipo)

Tags: Bea CukaiPemulihan Ekonomi Nasional

Berita Terkait.

jakut
Megapolitan

Bimtek Kanwil BPN DKI Dipusatkan di Kantah Jakarta Utara

Senin, 4 Mei 2026 - 10:55
demo
Megapolitan

3.225 Personel Gabungan Kawal 3 Titik Aksi di Jakarta Pusat

Senin, 4 Mei 2026 - 10:35
Bahayakan Warga, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia
Megapolitan

Bahayakan Warga, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:07
kaii
Megapolitan

Dalami Penyebab Kecelakaan, Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:07
pam
Megapolitan

DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:13
banjir
Megapolitan

Update Banjir di Jakarta, 12 RT di Jaksel Tergenang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3649 shares
    Share 1460 Tweet 912
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2569 shares
    Share 1028 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.