• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Khawatir Elektabilitas Turun, Wali Kota Siap Putus Kerja Sama Sampah Tangsel Jika Merugikan Warga

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 22 November 2021 - 14:22
in Nusantara
serang

Wali Kota Serang saat memberikan buku rekening untuk pencairan kompensasi sampah Tangsel

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Serang Syafrudin mengaku rela memutuskan kerja sama pembuangan sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel), jika diminta warga.

Ia menyatakan, jika warga resah dan merasa dampak kerja sama pembuangan sampah itu sedikit manfaat, maka tidak ada rasa keberatan untuk diputus usai bulan Desember 2021.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

“Kalau pak RT nggak setuju, Desember saya putus nggak apa-apa. Jangan sampai elektabilitas saya hancur,” katanya saat memberikan sambutan di pencairan kompensasi sampah Tangsel, Senin (22/11/2021).

Pria yang kerap disapa Kang Syaf itu menuturkan, semua anggaran yang masuk dari kerja sama pembuangan sampah Tangsel, akan dikembalikan lagi kepada masyarakat Cilowong melalui pembangunan.

“Dari kerja sama ini semua masuknya ke Cilowong. Kompemsasi, pekerjaan jalan. Kecuali Cilowong sudah selesai, ini mah belum selesai,” tuturnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kerja sama pembuangan sampah sudah dilakukan sejak tahun 2020. Namun baru terealisasi pada September 2021.

Artinya, kerja sama itu dilakukan berdasarkan kajian yang matang dari Pemkot Serang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang.

“Ada 14 item (poin kerja sama sampah dengan Tangsel), termasuk pendidikan, wisata. Karena dibolehkan hubungan antara pemda itu dibolehkan pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurutnya, untuk melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, membutuhkan dana ratusan miliar. Pemkot Serang tidak akan mampu memikul beban biaya tersebut. Maka, dilakukanlah kerja sama pembuangan sampah untuk melakukan perbaikan TPAS Cilowong.

“Perbaikan cilowong itu harus menggunakan anggaran beratus-ratus miliar, gimana gak akan longsor. Tidak akan mampu Pemkot Serang, kalau mampu pasti bertahun-tahun,” paparnya.

Selain itu, pihaknya berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dapat melakukan inovasi untuk mengurai, mengolah, atau mendaur ulang sampah.

Sehingga, sampah yang masuk dapat diurai dan tidak lama dibiarkan menumpuk begitu saja. Harus ada pemanfaatan lain guna menimbulkan nilai ekonomis.

“Kami berpikir sampah sehari ke sini, sudah hangus seolah tidak ada sampah. Diolah jadi pupuk, gas. Jadi tidak ada efek ke mana-mana. Saya berharap masyarakat sejahtera. Sampah itu juga ada nilai ekonomisnya,” pungkasnya. (son)

Tags: cilowongWali Kota Serang

Berita Terkait.

Gempa-Semarang
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

Senin, 27 April 2026 - 10:10
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Senin, 27 April 2026 - 01:44
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak
Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 - 20:15
KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.