• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris Desak Tindakan Internasional Atasi Bias Rasial Perangkat Medis

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 November 2021 - 05:23
in Internasional
Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas untuk pasien dengan gangguan pernapasan. Foto : Antara/Shuterstock/pri.

Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas untuk pasien dengan gangguan pernapasan. Foto : Antara/Shuterstock/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris pada Minggu (21/11/2021) menyerukan tindakan internasional untuk mengatasi masalah perangkat medis seperti oksimeter yang bekerja lebih baik pada orang-orang dengan kulit lebih terang.

Inggris mengatakan perbedaan efektivitas perangkat itu mungkin merenggut nyawa pasien etnis minoritas selama Pandemi Covid-19.

BacaJuga:

Trump ‘Semprot’ Netanyahu, Perintahkan Pasukan Israel Putar Balik dari Beirut

Iran Siap Bantu Lebanon  Hadapi Agresi Israel

Lewat Utusan, Prabowo Terima Pesan Khusus dari Emir Qatar

Menteri Kesehatan Sajid Javid mengaku telah menugaskan peninjauan masalah setelah mengetahui bahwa oksimeter, yang mengukur kadar oksigen darah dan merupakan kunci untuk menilai pasien Covid, memberikan pembacaan yang kurang akurat untuk pasien dengan kulit lebih gelap.

“Ini persoalan sistemik di seluruh dunia. Ini menyangkut bias rasial di beberapa instrumen medis. Ini tidak disengaja tetapi ada dan oksimeter adalah contoh yang sangat bagus untuk itu,” kata Javid selama wawancara dengan BBC.

Ditanya apakah orang mungkin meninggal karena Covid-19 sebagai akibat dari cacat alat itu, Javid berkata: “Saya pikir mungkin ya. Saya tidak memiliki fakta lengkapnya.”

Dia mengatakan alasan perbedaan itu adalah karena banyak perangkat medis, obat- obatan, prosedur, dan buku pelajaran disatukan di negara- negara mayoritas kulit putih.

“Saya ingin memastikan bahwa kami melakukan sesuatu tentang hal itu tetapi tidak hanya di Inggris. Ini adalah masalah internasional jadi saya akan bekerja dengan rekan- rekan saya di seluruh dunia untuk mengubah ini,” kata Javid seperti dilansir Reuters melalui Antara, Minggu (21/11/2021).

Dia mengatakan sudah membicarakan masalah ini dengan menteri kesehatan dari AS, yang sama tertariknya dengan dia.

Javid mengatakan dia menyadari masalah ini setelah melihat mengapa, di Inggris, orang-orang dari latar belakang etnis kulit hitam dan minoritas lainnya secara tidak proporsional terpengaruh oleh Covid-19.

Dia mengatakan bahwa pada puncak tahap awal pandemi, sepertiga dari pasien Covid yang masuk ke unit perawatan intensif adalah etnis minoritas, yang dua kali lipat proporsi mereka dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. (mg1)

Tags: coronacovid19Inggrispandemi

Berita Terkait.

trump
Internasional

Trump ‘Semprot’ Netanyahu, Perintahkan Pasukan Israel Putar Balik dari Beirut

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:06
Nayeon TWICE Terlihat Kelelahan Saat Konser, Penggemar Soroti Kondisi Fisiknya
Internasional

Iran Siap Bantu Lebanon  Hadapi Agresi Israel

Senin, 1 Juni 2026 - 22:31
Jakbar Disebut ‘Gotham City’, Wali Kota Klaim Kejahatan Jalanan Tidak Mengkhawatirkan
Internasional

Lewat Utusan, Prabowo Terima Pesan Khusus dari Emir Qatar

Senin, 1 Juni 2026 - 22:05
tank
Internasional

Prancis Minta Sidang Darurat PBB Bahas Operasi Militer Israel di Lebanon

Senin, 1 Juni 2026 - 00:30
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Internasional

Fase Armuzna Berjalan Lancar, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina Menuju Makkah

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:21
Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina
Internasional

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.