• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris Desak Tindakan Internasional Atasi Bias Rasial Perangkat Medis

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 November 2021 - 05:23
in Internasional
Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas untuk pasien dengan gangguan pernapasan. Foto : Antara/Shuterstock/pri.

Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas untuk pasien dengan gangguan pernapasan. Foto : Antara/Shuterstock/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris pada Minggu (21/11/2021) menyerukan tindakan internasional untuk mengatasi masalah perangkat medis seperti oksimeter yang bekerja lebih baik pada orang-orang dengan kulit lebih terang.

Inggris mengatakan perbedaan efektivitas perangkat itu mungkin merenggut nyawa pasien etnis minoritas selama Pandemi Covid-19.

BacaJuga:

Swiss-belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Menteri Kesehatan Sajid Javid mengaku telah menugaskan peninjauan masalah setelah mengetahui bahwa oksimeter, yang mengukur kadar oksigen darah dan merupakan kunci untuk menilai pasien Covid, memberikan pembacaan yang kurang akurat untuk pasien dengan kulit lebih gelap.

“Ini persoalan sistemik di seluruh dunia. Ini menyangkut bias rasial di beberapa instrumen medis. Ini tidak disengaja tetapi ada dan oksimeter adalah contoh yang sangat bagus untuk itu,” kata Javid selama wawancara dengan BBC.

Ditanya apakah orang mungkin meninggal karena Covid-19 sebagai akibat dari cacat alat itu, Javid berkata: “Saya pikir mungkin ya. Saya tidak memiliki fakta lengkapnya.”

Dia mengatakan alasan perbedaan itu adalah karena banyak perangkat medis, obat- obatan, prosedur, dan buku pelajaran disatukan di negara- negara mayoritas kulit putih.

“Saya ingin memastikan bahwa kami melakukan sesuatu tentang hal itu tetapi tidak hanya di Inggris. Ini adalah masalah internasional jadi saya akan bekerja dengan rekan- rekan saya di seluruh dunia untuk mengubah ini,” kata Javid seperti dilansir Reuters melalui Antara, Minggu (21/11/2021).

Dia mengatakan sudah membicarakan masalah ini dengan menteri kesehatan dari AS, yang sama tertariknya dengan dia.

Javid mengatakan dia menyadari masalah ini setelah melihat mengapa, di Inggris, orang-orang dari latar belakang etnis kulit hitam dan minoritas lainnya secara tidak proporsional terpengaruh oleh Covid-19.

Dia mengatakan bahwa pada puncak tahap awal pandemi, sepertiga dari pasien Covid yang masuk ke unit perawatan intensif adalah etnis minoritas, yang dua kali lipat proporsi mereka dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. (mg1)

Tags: coronacovid19Inggrispandemi

Berita Terkait.

SB
Internasional

Swiss-belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44
Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga
Internasional

Run for Free Palestine Jadi Aksi Perdana, Komnas Palestina Resmi Menggalang Solidaritas Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:01
Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis
Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2818 shares
    Share 1127 Tweet 705
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.