• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Tergelincir Setelah Komentar Gubernur Fed AS Mengangkat Dolar

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 20 November 2021 - 15:00
in Ekonomi
harga-emas

Ilustrasi-Emas murni 99, 99 persen. ANTARA/Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas tergelincir ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh kenaikan dolar setelah Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller menyerukan penurunan lebih awal dukungan ekonomi untuk membantu memetakan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terpangkas 9,8 dolar AS atau 0,53 persen, menjadi ditutup pada 1.851,60 dolar AS per ounce. Harga emas berjangka kehilangan sekitar 0,9 persen untuk minggu ini.

BacaJuga:

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Sehari sebelumnya, Kamis (19/11/2021), harga emas berjangka jatuh 8,8 dolar AS atau 0,47 persen menjadi 1.861,40 dolar AS per ounce, setelah terangkat 16,1 dolar AS atau 0,87 persen menjadi 1.870,20 dolar AS pada Rabu(17/11/2021), dan merosot 12,5 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.854,10 dolar AS pada Selasa(16/11/2021).

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap 6 mata uang utama saingannya naik 0,5 persen, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. “Harga emas turun setelah beberapa pernyataan hawkish Fed tentang percepatan tapering yang mendorong dolar lebih tinggi,” tutur Analis Pasar senior OANDA, Edward Moya, seperti dikutip Antara, Sabtu (20/11/2021).

“Inflasi dan pembicaraan Fed adalah katalis utama untuk emas dan saat ini para pedagang perlu melihat apa yang terjadi selama beberapa minggu ke depan sebelum memiliki keyakinan kuat untuk menilai apa yang akan dilakukan Fed mengenai suku bunga,” ujarnya.

Waller mengatakan bank sentral AS harus meningkatkan laju penurunan pembelian obligasi guna memberikan lebih banyak kelonggaran untuk meningkatkan suku bunga dari level mendekati nol.

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena meningkatkan peluang kerugian menggenggam emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Pasar saham mengalami kemunduran setelah berita bahwa Austria akan meresmikan kembali penguncian penuh untuk menanggulangi gelombang baru infeksi Virus Corona dan tanda-tanda bahwa Jerman mungkin melakukan hal yang sama.

Analis Saxo Bank Ole Hansen mengatakan dalam sebuah catatan bahwa penguncian di Eropa telah membantu memberikan logam kuning desakan baru.

“Angka inflasi panas baru – baru ini, terutama 6,2 persen yang tercatat di AS, kemungkinan akan terus mendukung emas dalam pertahanannya terhadap dolar yang lebih kuat,” imbuh Hansen.

Menuju liburan Hari Thanksgiving, pasar berspekulasi lebih sedikit berita. Tetapi analis pasar beranggapan bahwa inflasi akan tetap menjadi perhatian.

Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 11,9 sen atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 24,781 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 20,4 dolar AS atau 1,93 persen, menjadi ditutup pada 1.036 dolar AS per ounce. (mg4)

Tags: ASemaslogam

Berita Terkait.

menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28
Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09
Penumpang-Pesawat
Ekonomi

FKBI Usul PPN Tiket Pesawat Dipangkas di Tengah Kenaikan Fuel Surcharge

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:18
Mata-Uang
Ekonomi

Tekanan Eksternal Mengganas, Rupiah Melemah di Tengah Alarm Krisis Energi

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:47
Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1606 shares
    Share 642 Tweet 402
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.