• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Soal Ranking Tiga Pengangguran, Ketua Komisi V: Penyerapan Tenaga Kerja di Banten Belum Capai Target

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 12 November 2021 - 13:55
in Nusantara
DPRD Banten

Ketua Komisi V DPRD Banten M. Nizar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten masih menjadi permasalahan yang serius. Terlebih berdasarkan data Badan Pusat statistik (BPS), Banten berada dalam ranking tiga nasional.

Padahal, Banten salah satu daerah yang banyak dengan kawasan industri. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dinilai belum maksimal dalam menyerap tenaga kerja.

BacaJuga:

Perkosa Anak Tiri, Pria Madiun Ditangkap Polisi

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Ketua Komisi V pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, M. Nizar mengatakan, seharusnya Pemprov Banten dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 20 ribu pertahun. Hal itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga : Pemprov Banten Berhasil Turunkan Angka Pengangguran Terbuka

“20 ribu pertahun target TPT di RPJMD. Kesimpulan memang belum tercapai,” katanya kepada media, Jumat (12/11/2021).

Ia menerangkan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi penyumbang terbanyak pengangguran. Sehingga seharusnya, setiap intansi harus kolaborasi guna mengentaskan pengangguran.

“Harus link and mach antara Dindikbud dengan DIsnaker, kenapa pengangguran ini terbanyak dari SLTA,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semua intasni di lingkungan Pemprov Banten harus mengeluarkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sebab selama ini, setiap dinas anggaran digunakan untuk belanja pegawai.

Baca Juga : Mampu Turunkan TPT, SP: Wasnaker harus Awasi Pemagangan

“Semua OPD programnya harus bersentuhan dengan masyarakat. Jangan kebanyakan belanja pegawai. Jangan hanya pelatihan saja, sudah pelatihan bengong. Dapat ilmu tapi tidak ada modal,” tegasnya.

Menurutnya, dengan jumlah perusahaan di Banten yang sebanyak 23 ribu lebih, dapat membereskan persoalan pengangguran jika dapat dimaksimalkan.

Jika satu perusahaan pekerja asal Banten 500 oraang, artinya sudah ada 11,5 juta masyarakat yang menjadi buruh. Maka dengan jumlah total penduduk Banten, sudah selesai pengangguran.

“Kalau misalkan setiap perusahaan 500 saja pekerja lokal, kan ada 23 ribu perusahaan, maka sudah selesai pengangguran. Ini PR (pekerjaan rumah) bersama,” tuturnya. (son)

Tags: BantenDPRD BantenPenganggurantenaga kerjaTingkat Pengangguran Terbuka

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Nusantara

Perkosa Anak Tiri, Pria Madiun Ditangkap Polisi

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:16
kek
Nusantara

KEK Tembakau Madura Tuai Polemik, Dianggap Melawan Arus Tren Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35
dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12
bmkg
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:35
Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3616 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1284 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.