INDOPOSCO.ID – Kebanyakan anak muda saat ini seperti anti untuk masuk dalam partai politik. Hal itu karena banyak anggapan berpolitik adalah sesuatu tindakan yang kotor.
Padahal dalam sebuah kebijakan, tidak bisa lepas dari keputusan politik. Anak muda tidak dapat menggantungkan harapannya hanya melalui orasi saja, tetapi harus juga sebagai eksekutor dalam sebuah kebijakan.
Salah satu caranya adalah dengan cara masuk dalam partai politik. Jika perlu, masuk menjadi bagian struktural partai agar dapat menentukan kebijakan.
Cara itu kini telah dilakukan oleh Najmi Mumtaza Rabbany yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Wilayah (Sekwil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta.
Pria yang kerap disapa Gus Najmi ini mengatakan, politik tidak boleh dimaknai hanya dengan cara mengambil kekuasaan. Tetapi harus dilihat juga sebagai penentu kebijakan untuk kemaslahatan masyarakat.
“Saya melihat politik itu sesuatu yang menyenangkan. Politik jangan dimaknai cara mengambil kekuasaan. Tapi cara memberikan kemaslahatan untuk masyarakat,” katanya saat jadi pembicara di Podcast NGACO (Ngobrol Ala Indoposco), belum lama ini.
Ia ingin menjadi penyalur aspirasi dari kaum milenial, baik dalam program kepemudaan maupun kebijakan dalam pemerintahan.
“Saya ingin teman-teman ada yang mewakili, biarkan saya fokus di jalur ini. Awalnya (teman dekat) kaget dan memang Najmi seperti itu. Politik tidak seburuk itu, tidak sejahat itu,” paparnya.
Berdasarkan penilaiannya, PPP salah satu partai yang menghormati asa ke-Islaman. Sehingga, PPP bukan hanya sebagai sarana politik, melainkan sarana dakwah.
“Saya melihat partai ini yang menghormati asas ke islaman. Saya melihat PPP bukan hanya sarana politik, tapi juga sarana dakwah,” terangnya.
Najmi menyebutkan, PPP akan dijadikan sebagai sarana untuk kebermanfaatan, bukan hanya kekuasaan. Sehingga nantinya, tidak terjebak dan terkungkung dalam politik pragmatis.
“PPP peduli dengan kepemudaan, tapi isu target program ke sana. PPP akan ramah difabel, PPP sudah inklusif bukan hanya mengangkat glorifikasi agama,” jelasnya. (son)










