• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Serap 1.500 Tenaga Kerja, Bea Cukai Beri Fasilitas Kawasan Berikat di Jateng

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 27 Oktober 2021 - 15:21
in Nusantara
Bea Cukai

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam upaya meningkatkan perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja, Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY berkolaborasi dengan Bea Cukai Semarang memberikan izin fasilitas Kawasan Berikat (KB) kepada PT Golden Rich Toys Indonesia (PT GRTI), Senin (25/10).

Dalam acara yang dilakukan secara daring tersebut, Kepala Bidang Fasilitas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Amin Tri Sobri, mengatakan bahwa Bea Cukai secara kontinu akan meningkatkan fungsi fasilitasi kepada industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang pada akhirnya berdampak secara nasional.

BacaJuga:

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

“Pemberian izin fasilitas KB ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Bea Cukai untuk meningkatkan investasi dan ekspor. Hal ini akan memberikan dampak ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja dan terciptanya simpul ekonomi baru yang menjadi penggerak ekonomi sektor riil”, ujar Amin.

PT Golden Rich Toys Indonesia merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dari Hongkong ke Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Perusahaan ini bergerak dibidang pengolahan kain polyester dan fabrik menjadi berbagai jenis kebutuhan anak-anak seperti noodle sling, swim diaper, swim hat, swim vest, dan power swimr. Produksi tersebut 100% untuk tujuan ekspor dengan perkiraan omzet hingga USD 300.000.

“Kami berterimakasih atas persetujuan izin fasilitas kawasan berikat ini, kami harap fasilitas ini akan membantu perusahaan untuk berkembang dan bersaing di pasar global,” ujar Puasmi Asee Pamiarii, Direktur Operasional PT Golden Rich Toys Indonesia.

Amin menjelaskan bahwa fasilitas ini akan menimbulkan banyak keuntungan. Perusahaan akan mendapatkan penangguhan bea masuk dan pajak impor, selain itu pemeriksaan barang juga dapat dilakukan di lokasi kawasan berikat, sehingga dapat menghemat biaya dan waktu.

“Berdirinya perusahaan ini akan berdampak baik pada ekonomi masyrakat. Selain terbukanya 1500 lowongan pekerjaan baru, adanya perusahaan ini akan meningkatkan perekonomian lingkungan sekitar pabrik, seperti pedagang kaki lima, kos-kosan, dan jasa transportasi, pungkas Amin. (ipo)

Tags: Bea CukaiJawa Tengahkawasan berikattenaga kerja

Berita Terkait.

Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Senin, 27 April 2026 - 01:44
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak
Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 - 20:15
KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04
kkp
Nusantara

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Minggu, 26 April 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.