• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Menguat Dekati Tertinggi Multi-Tahun, Krisis Energi Berlanjut

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:27
in Ekonomi
minyak

Labirin pipa dan katup minyak mentah yang digambarkan selama tur oleh Departemen Energi di Cadangan Minyak Strategis di Freeport, Texas, AS, Kamis (9/6/2016). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Minyak menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) dan mendekati level tertinggi multi-tahun karena krisis pasokan energi berlanjut di seluruh dunia, sementara penurunan suhu di China menghidupkan kembali kekhawatiran tentang apakah konsumen energi terbesar dunia itu dapat memenuhi kebutuhan pemanas domestiknya, Rabu (20/10/2021).

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember terangkat 75 sen menjadi menetap di 85,08 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November bertambah 52 sen menjadi ditutup di 82,96 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, demikian dikutip Antara.

BacaJuga:

Perempuan Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan, PTBA Gulirkan Program EcoGrow Mom di Muara Enim

Berikan Asistensi Berkelanjutan, Bea Cukai Ketapang Dorong UMKM Sarang Burung Walet ke Pasar Global

DPR Minta Pemerintah Pusat Ambil Alih Gaji P3K Ditanggung APBN

Harga telah naik dalam dua bulan terakhir. Sejak awal September, Brent telah melonjak sekitar 19 persen, sementara WTI telah melonjak sekitar 21 persen. Kedua patokan minyak mentah itu mendekati level tertinggi multi-tahun mereka karena pasar minyak diperkirakan akan tetap ketat untuk saat ini.
OPEC dan Badan Energi Internasional( IEA) dalam laporan bulanan masing-masing pekan lalu melihat pasar minyak secara nyata kekurangan pasokan dalam jangka pendek.

“Kebijakan produksi terbatas yang dilakukan oleh OPEC+sebagian bertanggung jawab. Peningkatan produksi yang disepakati sebesar 400. 000 barel per hari setiap bulan tidak akan cukup karena segala sesuatunya saat ini berdiri untuk menutup kesenjangan antara permintaan dan pasokan,” Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research mengatakan pada Selasa (19/10/2021).

Baca Juga : Pemerintah Dorong Industri Minyak Nabati Bersama Capai SDGs

“Neraca permintaan-penawaran menunjukkan bahwa pasar mengalami defisit pasokan, yang mendorong penarikan persediaan yang dalam dan mendorong harga- harga bergerak naik,” kata Louise Dickson, analis pasar minyak senior di Rystad Energy. “Keketatan pasar ini diperkirakan akan meluas hingga sebagian besar tahun 2022, dan permintaan minyak mentah hanya akan mengejar pasokan minyak mentah pada kuartal keempat tahun depan.”

Dengan penurunan suhu saat musim dingin di belahan bumi utara mendekat dan permintaan pemanasan meningkat, harga minyak, batu bara, dan gas alam kemungkinan akan tetap tinggi, kata para pedagang dan analis.

Cuaca yang lebih dingin sudah mulai mencengkeram China, dengan perkiraan suhu mendekati titik beku untuk wilayah utara, menurut AccuWeather.com.

Kenaikan harga batu bara dan gas alam di Asia diperkirakan akan menyebabkan beberapa pengguna akhir beralih ke minyak yang lebih murah sebagai alternatif.

Namun, krisis listrik yang mengirim harga lebih tinggi juga menghambat pertumbuhan ekonomi China, yang turun ke level terendah dalam setahun, data resmi menunjukkan pada Senin (18/10/2021). Tingkat pemrosesan minyak mentah harian China juga turun bulan lalu, jatuh ke level terendah sejak Mei tahun lalu.

Di Brazil, perusahaan minyak milik negara Petrobras menegaskan tidak akan dapat memenuhi “permintaan atipikal” dari distributor bahan bakar pada November yang telah melampaui kapasitas produksinya, meningkatkan kekhawatiran kekurangan pasokan di negara itu.

Di Amerika Serikat, stok minyak mentah naik sementara persediaan bensin dan sulingan turun pekan lalu, menurut sumber pasar yang mengutip angka American Petroleum Institute (API) pada Selasa (19/10/2021).

Stok minyak mentah naik 3,3 juta barel untuk pekan yang berakhir 15 Oktober. Persediaan bensin turun 3,5 juta barel dan stok sulingan turun 3 juta barel, data menunjukkan, menurut sumber, yang berbicara dengan syarat anonim.

Para pedagang sekarang sedang menunggu data stok minyak mentah AS karena Badan Informasi Energi AS (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguannya pada Rabu waktu setempat. (mg3)

Tags: Harga Minyakharga minyak duniaKrisis Energi

Berita Terkait.

Pelatihan
Ekonomi

Perempuan Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan, PTBA Gulirkan Program EcoGrow Mom di Muara Enim

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:25
SBW
Ekonomi

Berikan Asistensi Berkelanjutan, Bea Cukai Ketapang Dorong UMKM Sarang Burung Walet ke Pasar Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:15
Dede-Yusuf
Ekonomi

DPR Minta Pemerintah Pusat Ambil Alih Gaji P3K Ditanggung APBN

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:44
Pemeriksaan
Ekonomi

Bea Cukai Dorong Pemanfaatan ATA Carnet, Mobilitas Barang Internasional Makin Efisien

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:24
ahmad
Ekonomi

APBN Jangan Hanya Sehat di Atas Kertas, DPD: Dampaknya Harus Terasa di Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:04
ip
Ekonomi

PLN Indonesia Power Kenalkan MAGBIO, Ubah Sampah Makanan Jadi Sumber Ekonomi lewat Maggot BSF

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:57

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
amine
Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03

INDOPOSCO.ID – Aljazair menunjukkan karakter pantang menyerah saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Yordania dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup...

SelengkapnyaDetails
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
lionell

Hasil Piala Dunia: Messi Sebut Kemenangan Argentina atas Austria Bikin Tim Lebih Tenang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
mbappe

Hasil Piala Dunia: Prancis ke Fase Gugur Usai Cukur Irak, Mbappe Jadi Bintangnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.