• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kenapa Turki Usulkan Ataturk Jadi Nama Jalan Jakarta, Ini Kata Pengamat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:00
in Headline
ataturk

Ilustrasi - Jalan di Jakarta. ( Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penamaan jalan dengan nama MKA sebagai bentuk resiprokal dari nama jalan Ahmed Soekarno di Ankara. Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat politik internasional Arya Sandhiyudha melalui gawai, Rabu (20/10/2021).

Menurut dia, penamaan tokoh politik untuk jalan selamanya akan menemui perdebatan pro-kontra. “Prinsip yang perlu dipahami, ketika misalnya ada kesempatan penamaan jalan biasanya penentuan nama jalan dari Turki ke Indonesia yang menentukan adalah pemerintah Turki,” ujarnya.

BacaJuga:

Prabowo Lantik 9 Pejabat dalam Reshuffle Ke-8, Ini Daftar Lengkapnya

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto

Menurut pria penerima ijazah Doktor bidang Hubungan Internasional dari İstanbul University, Turki ini mengatakan, dari sisi Indonesia pengusulan nama Ahmet Soekarno, tentu resiprokal paling logis bagi Turki dengan mengusulkan Mustafa Kemal Atatürk. Sama-sama Presiden pertama era Republik.

“Sementara, kalau ada sebagian kita di Indonesia maunya nama yang diusulkan Turki itu Fatih Sultan Mehmet, cocoknya usulan kita bukan Bung Karno, tapi Gajahmada atau Sultan Agung atau tokoh lain pra-Republik. Kalau ada yang mengharapkan nama jalannya adalah Presiden Turki sekarang, Recep Tayyip Erdoğan menjadi nama usulan jalan, tentu usulan yang pas dari kita adalah Presiden Jokowi atau Presiden SBY. Logika kesekufuan diplomasi penamaan jalannya akan lebih mudah begitu,” terangnya.

Baca Juga : Rencana Nama Jalan Ataturk, Kerjasama Indonesia-Turki

Menurut Arya, Turki merupakan negara demokratik yang pemerintahannya punya kecenderungan tidak ada koalisi partai politik. Artinya, sebuah keputusan eksekutif apalagi terkait luar negeri umumnya tidak akan diputuskan secara main-main, termasuk soal pemilihan nama jalan sebagai simbol diplomasi Turki di sebuah negara.

Soal asumsi sebagian kalangan bahwa tidak mungkin usulan tersebut keluar dari Recep Tayyip Erdoğan (RTE), menurut Arya, meski RTE punya perbedaan haluan politik dengan MKA, posisi RTE selama ini tetap menghormati simbol-simbol MKA.

“Bahkan selalu di semua ruang utama gedung pemerintahan, aksi massa kampanye Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), RTE pasti meletakkan foto Mustafa Kemal Atatürk minimal sebesar foto dirinya,” ungkapnya.

“Secara sistem politik negara Turki, sepertinya AKP dan Erdoğan sebagai negarawan otomatis akan bersikap seperti itu terhadap Atatürk. Tidak bisa dipungkiri Ataturkist itu jadi salah satu pilar kebangsaan Turki, selain Secularism- Sunnist- Turk. Bahkan tiap tanggal lahir dan wafat, RTE selalu ziarah ke makam MKA meletakkan bunga dan pidato mengenang sosok MKA,” imbuhnya.

Arya menyebut, meski dalam politik dan masyarakat Turki terdapat keragaman aliran politik, semuanya satu persepsi konsepsi bahwa Mustafa Kemal sebagai Ataturk alias Bapak Turki.

“Adanya usulan nama MKA pasti karena konsensus Turki bahwa sosok ini dilihat sebagai founding fathers Turki. Siapa pun tokoh yang dipilih Pemerintah Turki secara etika pastilah Indonesia akan cenderung menerimanya, begitu pula sebaliknya,” katanya.

Dia menuturkan, MKA dipandang sebagai tokoh yang identik mewariskan pendekatan sekulerisme asertif. Oleh karena itu, wajar kalau terdapat kontroversi. Namun, tidak dapat dihilangkan fakta bahwa bagi Turki sosok MKA juga aksiomatik sebagai Bapak Turki yang sebagian pandangan dan kebijakannya menjadi prinsip yang terwariskan, dihormati, dan dijaga.

Ini diwujudkan melalu peringatan terkait MKA dan kutipan MKA yang menginspirasi setiap kebijakan. “Bahkan di kantor kepresidenan tetap ada simbol MKA. Jadi, melihat MKA dari sisi Indonesia tidak akan mudah dipahami kalau tidak dipahami juga dari sisi Turki melihat MKA sebagai Bapak Turki,” ujarnya.

“Perspektif Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdoğan terhadap sosok Mustafa Kemal Atatürk masih mempunyai nilai sakral bagi masyarakat Turki. Sehingga, apabila ada bilateral tentang penamaan jalan di masing-masing negara, usulan nama MKA sangat logis.” tambahnya. (nas)

Tags: AtaturkJalan Jakartaturki

Berita Terkait.

bowo
Headline

Prabowo Lantik 9 Pejabat dalam Reshuffle Ke-8, Ini Daftar Lengkapnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:45
sianturi
Headline

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:16
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto
Headline

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi BNPB, Salah Satunya Adik Suharyanto

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:07
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Headline

Terima Aspirasi Pemakzulan Gibran, PKS Minta Fraksi Jalin Komunikasi Lintas Partai

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:42
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Headline

Jampidsus Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Aset Negara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:21
pks
Headline

Polemik Ijazah Gate Mengemuka, PKS Dorong DPR Tindak Lanjuti Temuan MK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

esi
Olahraga

PB ESI 2026–2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

INDOPOSCO.ID - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Langkah itu menjadi momentum...

SelengkapnyaDetails
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.