• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BPS: Potensi Produksi Padi 2021 Capai 55,27 Juta Ton, Naik Dibanding 2020

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 15 Oktober 2021 - 17:11
in Ekonomi
mentan

Mentan Syahrul Yasin Limpo (kanan) meninjau lahan pertanian

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi di Indonesia sepanjang Januari hingga September 2021 diperkirakan sekitar 45,61 juta ton gabah kering giling (GKG), atau mengalami kenaikan sekitar 65,39 ribu ton GKG (0,14 persen) dibandingkan 2020 yang sebesar 45,55 juta ton GKG. Sementara itu, potensi produksi sepanjang Oktober hingga Desember 2021 sebesar 9,66 juta ton GKG.

“Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2021 diperkirakan mencapai 55,27 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 620,42 ribu ton GKG atau 1,14 persen dibandingkan 2020 yang sebesar 54,65 juta ton GKG,” tutur Kepala BPS Margo Yuwono, dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat (15/10).

BacaJuga:

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Margo menambahkan kenaikan produksi padi 2021 tersebut pada kondisi luas panen padi 2021 lebih rendah dibanding 2020. Yakni diperkirakan sebesar 10,52 juta hektar atau mengalami penurunan sebanyak 141,95 ribu hektar (1,33 persen) dibandingkan luas panen padi 2020 yang sebesar 10,66 juta hektar.

“Dengan melihat produksi padi dan luas panen memang terlihat ada kenaikan produktivitas padi nasional. Pada tahun ini produktivitas padi sebanyak 52,56 kuintal per hektar, sementara tahun lalu 51,28 kuintal per hektar,” tuturnya.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan kenaikan produksi beras 2021 menjadi bukti kebijakan, strategi dan program bidang pertanian yang diterapkan sangat relevan dengan peningkatan produksi dan kebutuhan petani itu sendiri. Di antaranya yakni program tanam panen empat kali setahun, peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas di lokasi yang produktivitasnya masih rendah, penggunaan benih unggul, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), penggunaan pupuk berkualitas, asuransi pertanian, pengendalian dampak banjir, mekanisasi pertanian pra dan pasca panen dan fasilitas dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Berbagai program ini adalah terobosan kami sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi, di mana sektor pertanian utamanya di masa pandemi tidak boleh turun kinerjanya. Dengan begitu, langkah strategis di atas memang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, produksi dan mempercepat olah tanam sehingga optimalisasi lahan terus berjalan, tak ada lahan menganggur dan musim tanam yang terbuang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut SYL, terobosan peningkatan produksi, daya saing dan kesejahteraan petani pun dengan membangun pertanian berbasis korporasi atau industri. Korporasi pertanian tidak hanya meningkatkan produksi, kualitas dan kesejahteraan petani namun juga meningkatkan minat generasi muda serta komoditas berbasis ekspor.

“Program ini akan terus dikembangkan pada tahun depan. Misalnya program pertanaman empat kali setahun diperluas di berbagai wilayah dan didukung dengan prasarana dan sarana pertanian. KUR memiliki peranan penting untuk mewujudkan hal ini, sehingga pembangunan pertanian ke depan dilakukan secara maju, mandiri dan modern,” terangnya. (arm)

Tags: BPSKementanpadiProduksi Padi

Berita Terkait.

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi
Ekonomi

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:06
Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04
Merchandise
Ekonomi

J&T Express Gandeng Tahilalats, Warnai Perayaan 11 Tahun dengan Aktivasi Kreatif

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:03
Stella
Ekonomi

PHE Siapkan Ekosistem Natural Hydrogen, Bidik Pengembangan Energi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3783 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.