• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Massa Aksi di ‘Smackdown’ Oknum Polisi, IMC: Melukai Hati Rakyat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:43
in Headline
smackdown

Ilustrasi - Viral Video Mahasiswa Pendemo Kena Bantingan Smackdown dari Aparat di Tangerang. Foto: Twitter @Juru_Baca

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Republik Indonesia didesak berbenah dan melakukan evaluasi besar-besaran di tubuh internal. Sebab, tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat dinilai kerap terjadi saat pengamanan aksi demontrasi.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Heriyanto mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian dari Polres Tangerang kota yang membanting mahasiswa saat pengamanan aksi.

BacaJuga:

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

“Kami mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian,” katanya, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, tindakan represif di hari jadi Kabupaten Tangerang ke 389, bukanlah pertama kali terjadi. Bahkan sebelumnya, pada peringatan hari jadi Banten yang ke 21 tahun juga terjadi tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian.

“Pada beberapa hari yang lalu pun, tindakan serupa terjadi yakni pada aksi hari jadi Provinsi Banten yang ke 21 tindakan ini terjadi juga,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak Polri agar melakukan evaluasi besar-besaran. Sehingga ke depannya, tindakan serupa tidak terjadi kembali. Sebab, tindakan itu dinilai melukai hati masyarakat. Karena pada dasarnya, aspirasi yang disampaikan untuk kepentingan rakyat.

“Seharusnya oknum yang melakukan tindakan represif itu di tindak tegas, harus ada evaluasi besar-besaran di tubuh Polri agar kejadian tidak terulang, karena cukup melukaimu hati masyarakat dan mahasiswa karena mereka berniat baik yakni menyampaikan aspirasi bukan melakukan tindakan kriminal,” ucapnya.

Ia menegaskan, tindakan represif tidaklah dibenarkan dan justru bertentangan dengan Undang-undang yang ada. Ditambah, menyampaikan aspirasi masyarakat dilindungi oleh kontitusi.

“Tindakan represif itu tidak dibenarkan karena bagaimanapun juga berdasarkan amanat pasal 30 ayat 4 UUD 1945, kepolisian negara republik indonesia yang kemudian bertugas menjaga ketertiban dan keamanan itu tugasnya melindungi, melayani dan mengayomi, tidak ada itu yang namanya membanting,” tegasnya. (son)

Tags: IMCOknum Polisismackdown mahasiswa

Berita Terkait.

gempa
Headline

Update Gempa NTT: 75 Orang Meninggal Dunia, Korban Luka Tembus 907

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:32
bnpb
Headline

253 Ton Bantuan Sudah Bergerak, Pemerintah Percepat Distribusi ke NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:30
Kerusakan
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:42
Penceramah
Headline

Buron Kasus Kekerasan Seksual, Polri Upayakan Pemulangan Syekh Ahmad Al Misry dari Mesir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:30
Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Headline

Lagi, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22,3 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:44
Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Headline

Gempa M6.1 Guncang Perairan Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:56

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.