• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Perlu Sinergi Atasi Pencemaran Parasetamol Di Teluk Jakarta

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 4 Oktober 2021 - 23:30
in Megapolitan
Kawasan teluk Jakarta di pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). Foto: ANTARA

Kawasan teluk Jakarta di pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr Wulan Koagouw mengatakan sinergi bersama menjadi kunci untuk dapat menyelesaikan masalah pencemaran parasetamol di Teluk Jakarta.

“Media dan publik, kita bisa sama- sama bersinergi dengan kami peneliti sehingga kami bisa back up dengan datanya. Kita sama-sama bisa bersinergi untuk menyelesaikan masalah yang saat ini sudah bisa kita identifikasi di Teluk Jakarta,” kata Wulan dalam Sapa Media virtual Limbah Farmasetika di Perairan Teluk Jakarta yang diselenggarakan BRIN seperti dikutip Antara, Senin (4/10/2021).

BacaJuga:

Pemprov DKI Siapkan Beasiswa LPDP Khusus Warga Jakarta Mulai 2027

Anak Kepulauan Seribu Diprioritaskan di SPMB Jalur Prestasi SMA/SMK

Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

Peneliti bidang ekotoksikologi itu menuturkan sinergi yang dimaksud berkaitan dengan peran peneliti, pemerintah dan masyarakat, dan media. Peneliti melakukan penelitian dan memberikan dukungan berupa data-data hasil riset sebagai masukan kepada pemangku kepentingan.

Data-data dari hasil riset tersebut akan menjadi masukan kepada pemangku kepentingan terkait termasuk pemerintah sehingga dapat menggunakannya untuk merumuskan kebijakan atau keputusan yang tepat dan berbasis sains.

Sementara, menurut Wulan, masyarakat atau publik bisa mengambil peran dalam pelaksanaan kampanye atau kebijakan-kebijakan yang diterapkan sekaligus mengawal kebijakan-kebijakan tersebut.

Media berperan untuk mendiseminasi informasi dan mengawal kebijakan atau langkah yang dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran parasetamol itu.

“Supaya kita bisa melakukan solusi yang nanti kita rumuskan bersama untuk mengatasi permasalahan di laut kita bukan hanya parasetamol tapi juga kontaminan lainnya,” tutur Wulan.

Wulan bersama koleganya, Zainal Arifin, yang merupakan peneliti di Pusat Riset Oseanografi BRIN, serta George WJ Olivier dan Corina Ciocan yang berasal dari Universitas Brighton di Inggris melakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada sisa parasetamol yang terbuang ke sistem perairan laut.

Hasil studi pendahuluan yang dimuat dalam jurnal Marine Pollution Bulletin berjudul High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia itu menunjukkan antara lain muara Sungai Angke dan muara Sungai Ciliwung Ancol di Teluk Jakarta tercemar parasetamol dengan konsentrasi tinggi.

Wulan mengatakan hasil riset tersebut telah disampaikan pada sejumlah pemangku kepentingan terkait termasuk Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada pertemuan virtual pada Senin (4/10/2021) untuk merespons temuan riset terkait kontaminasi parasetamol di Teluk Jakarta.

Ia mengatakan pertemuan tersebut merupakan salah satu langkah awal untuk suatu sinergi yang lebih baik antara peneliti, pemerintah dan publik untuk melakukan pemantauan keberlanjutan, perumusan kebijakan dan respons terhadap masalah itu.

“Saya juga mohon dukungan masyarakat di sini sehingga kita bisa melihat ini sebagai sesuatu yang sebenarnya menjadi awal supaya kita bisa lebih paham lagi tentang laut kita dan juga kita bisa mengelola gaya hidup kita,” ujarnya.

Wulan berharap temuan riset tersebut juga dapat menggugah kepedulian masyarakat lebih lagi untuk mengelola lingkungan laut, mengurangi pencemaran dan bersama mengatasi pencemaran parasetamol di Teluk Jakarta.

“Mudah-mudahan dengan langkah awal ini kita lebih bisa melihat jalan atau gambaran lebih jelas kira-kira berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk mereduksi kontaminan- kontaminan bukan hanya parasetamol, artinya semua kontaminan di Teluk Jakarta sehingga bisa tereduksi sampai efeknya nihil,” ujarnya. (mg3)

Tags: Pencemaran ParasetamolSinergiTeluk Jakarta

Berita Terkait.

pram
Megapolitan

Pemprov DKI Siapkan Beasiswa LPDP Khusus Warga Jakarta Mulai 2027

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:07
Anak Kepulauan Seribu Diprioritaskan di SPMB Jalur Prestasi SMA/SMK
Megapolitan

Anak Kepulauan Seribu Diprioritaskan di SPMB Jalur Prestasi SMA/SMK

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:37
Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan
Megapolitan

Sediakan Payung yuk, Hari Ini Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:14
Polisi Ciduk 4 Pengedar Narkoba, Sita 249 Gram Sabu
Megapolitan

Polisi Ciduk 4 Pengedar Narkoba, Sita 249 Gram Sabu

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:41
Longsor Landa Kawasan Pasar Pintu Air Tanah Abang, Rumah Warga Ambles
Megapolitan

Longsor Landa Kawasan Pasar Pintu Air Tanah Abang, Rumah Warga Ambles

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:18
Borgol
Megapolitan

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Air Gun Ilegal di Jakut

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1687 shares
    Share 675 Tweet 422
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1448 shares
    Share 579 Tweet 362
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia
Olahraga

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Editor Dilianto
Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18

INDOPOSCO.ID - Timnas Tanjung Verde akan berhadapan dengan Timnas Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:43
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.