• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

38 Pesawat China Terobos Wilayah Udara Taiwan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 2 Oktober 2021 - 12:17
in Internasional
Bendera nasional Tiongkok dan Taiwan ditampilkan di samping pesawat militer dalam gambar ilustrasi yang dibuat 9 April 2021. (Antara/Reuters/as)

Bendera nasional Tiongkok dan Taiwan ditampilkan di samping pesawat militer dalam gambar ilustrasi yang dibuat 9 April 2021. (Antara/Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Taiwan melaporkan 38 pesawat terbang China menerobos wilayah pertahanannya pada Jumat (1/10) saat Beijing memperingati berdirinya Republik Rakyat China.

Aksi tersebut dilakukan dalam dua gelombang dan diucap Taiwan selaku kendala terbesar yang dilakukan China kepada mereka.

BacaJuga:

Iran Klaim Hantam Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Tolak “Project Freedom” Trump, Iran: Selat Hormuz Bukan Milik AS!

“Project Freedom” Trump: Dalih Kemanusiaan atau Langkah Militeristik AS di Selat Hormuz?

Taiwan, yang diklaim China selaku bagian dari negaranya, sudah lama mengeluhkan kelakuan angkatan udara China di dekat pulau yang diperintah secara demokratis itu.

Aksi itu kerapkali dilakukan di bagian barat daya alam pertahanan udara China dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan pertama kali melaporkan pesawat tempur Taiwan mengusir 18 jet tempur J-16 dan 4 jet tempur Su-30 ditambah 2 pesawat pengebom H-6 berkemampuan nuklir dan suatu pesawat anti-kapal selam.

Setelah itu pada Sabtu dini hari, kementerian itu mengatakan 13 pesawat China ikut serta dalam tujuan pada Jumat malam. Rinciannya merupakan 10 jet tempur J-16, 2 pesawat pembom H-6 dan satu pesawat pemberi peringatan dini.

Taiwan mengirim pesawat tempur untuk memperingatkan pesawat-pesawat China itu, sedangkan sistem rudal dikerahkan untuk memantau para penyusup itu.

Gelombang pertama pesawat China seluruhnya terbang di wilayah yang dekat dengan Kepulauan Pratas, 2 di antara lain merupakan pengebom dan terbang paling dekat dengan pulau karang itu, bagi denah yang dikeluarkan oleh kementerian tersebut.

Kelompok kedua terbang ke Selat Bashi yang memisahkan Taiwan dari Filipina. Wilayah ini ialah rute laut penting yang mengaitkan Pasifik dengan Laut Cina Selatan yang disengketakan.

China belum berpendapat atas tindakannya itu.

Tadinya mereka mengatakan bahwa penerbangan sejenis itu diselenggarakan untuk mencegah kedaulatan negara dan tertuju untuk memantau persekongkolan antara Taiwan dan Amerika Serikat, pendukung internasional terutama pulau itu.

Kendala terbesar tadinya terjadi pada Juni, yang mengaitkan 28 pesawat angkatan udara China.

Aksi terkini China timbul kurang dari satu hari setelah pemerintahnya melancarkan kecaman kepada menteri luar negeri Taiwan.

Dengan mengutip pemimpin revolusioner Mao Zedong, China mencela Menteri Luar Negeri Taiwan sebagai “lalat berisik” dalam upayanya mempromosikan Taiwan secara internasional.

China telah meningkatkan tekanan militer dan politik untuk memaksa Taiwan menerima kedaulatan China.

Taiwan mengatakan pihaknya adalah negara merdeka dan akan mempertahankan kebebasan dan demokrasinya. (mg4)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: ChinapesawatTaiwan

Berita Terkait.

Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Internasional

Iran Klaim Hantam Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Senin, 4 Mei 2026 - 23:22
Petugas
Internasional

Tolak “Project Freedom” Trump, Iran: Selat Hormuz Bukan Milik AS!

Senin, 4 Mei 2026 - 16:06
trump
Internasional

“Project Freedom” Trump: Dalih Kemanusiaan atau Langkah Militeristik AS di Selat Hormuz?

Senin, 4 Mei 2026 - 13:13
kapal
Internasional

Lolos Blokade AS, 2 Tanker Iran Masuki Perairan Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 12:42
Business Gathering di Montreal Harapkan Ratifikasi ICA-CEPA
Internasional

Business Gathering di Montreal Harapkan Ratifikasi ICA-CEPA

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:06
kapal
Internasional

Hancurkan Misi Kemanusiaan, Israel Bajak Armada Global Sumud dan Tahan 2 Aktivis

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3670 shares
    Share 1468 Tweet 918
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.