• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pengangguran di Sulawesi Tengah Kebanyakan Lulusan SMK

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 September 2021 - 01:35
in Nusantara
Ilustrasi - Sejumlah calon tenaga kerja duduk berbaris menanti verifikasi kartu pencari kerja (AK1) di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palu, Sulawesi Tengah. Foto: (ANTARA)

Ilustrasi - Sejumlah calon tenaga kerja duduk berbaris menanti verifikasi kartu pencari kerja (AK1) di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Palu, Sulawesi Tengah. Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah mengungkapkan banyak penduduk usia kerja yang berlatar belakang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang hingga saat ini belum mendapat pekerjaan atau menganggur.

Kenyataan itu diperoleh Disnakertrans Sulteng berdasarkan data masyarakat yang mengelola kartu AK1 atau kartu kuning/kartu pencari kerja dan data Badan Pusat Statistik (BPS) hal Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulteng.

BacaJuga:

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

Jayabaya Kurban 124 Sapi dan 26 ekor Domba di Iduladha 2026, Ini Pesannya

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

“Padahal SMK itu sekolah khusus yang mengajari peserta didiknya agar memiliki keahlian dan keterampilan kerja sehingga siap diserap pemberi kerja dan bekerja setelah menamatkan pendidikan,” kata Kepala Disnakertrans Sulteng Arnold Firdaus seperti dikutip Antara, Selasa (21/9/2021).

Ia menyatakan tidak tahu penyebab mengapa masih banyaknya lulusan SMK di Sulteng yang belum bisa terserap di dunia kerja. Padahal secara kualitas mereka memiliki keahlian sesuai dengan jurusannya saat masih sekolah, seperti jurusan tata boga, teknik komputer dan jaringan hingga tata rias.

“Saya rasa kami (Disnakertrans) mesti duduk bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng untuk mencari solusi dalam rangka mengatasi persoalan itu,”ujarnya.

Arnold menerangkan saat ini ada 59.381 orang yang sedang menganggur. Mereka tersebar di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng. Dari 59.381 orang itu, 12. 847 orang tercatat sebagai pencari kerja di Disnakertrans Sulteng setelah mengusai kartu AK1.

Ia melaporkan kesempatan bekerja di Sulteng lumayan besar mengingat Sulteng memilki satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Palu dan kawasan industri di Kabupaten Morowali.

KEK di Kota Palu diproyeksikan dapat menarik pemodalan sebesar Rp 92, 4 triliun dan diproyeksikan dapat menyerap tenaga kerja sebesar 97. 500 orang hingga tahun 2025. Berdasarkan potensi dan keunggulan geostrategis yang dipunyai, KEK Palu mempunyai beberapa bisnis utama, seperti nikel, bijih besi, kakao, rumput laut serta rotan.

“Namun KEK Palu juga memberikan peluang bagi pengembangan aneka industri lainnya sebagai bisnis pendukung, yaitu industri pengolahan karet, kelapa, manufaktur dan logistik,” ucapnya.

Kemudian kawasan industri di Morowali yang dikembangkan seluas 2.000 hektare dengan jumlah kebutuhan pegawai sekitar 80.000 hingga tahun 2025. Kabupaten Morowali memiliki potensi sumber daya nikel yang cukup besar sehingga punya prospek untuk mengembangkan industri berbasis nikel.

“Untuk menunjang pengolahan lebih lanjut dari nikel tersebut. diperlukan sarana dan prasarana industri sehingga produk-produk turunan dari industri pengolahan nikel tersebut dapat memiliki daya saing,” lanjutnya. (mg4/wib)

Tags: Lulusan SMKPengangguranSulawesi Tengah

Berita Terkait.

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang
Nusantara

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:55
mulyadi
Nusantara

Jayabaya Kurban 124 Sapi dan 26 ekor Domba di Iduladha 2026, Ini Pesannya

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:30
Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran Pascahasil TKA 2026 Dirilis
Nusantara

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45
Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah
Nusantara

Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:47
bc
Nusantara

Bea Cukai Morowali dan MSS Gagalkan Peredaran 22 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan IMIP

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:26
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Saksikan Pemusnahan 270 Ribu Batang Rokok Ilegal di Banyumas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5683 shares
    Share 2273 Tweet 1421
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3008 shares
    Share 1203 Tweet 752
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2516 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    1808 shares
    Share 723 Tweet 452
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.