• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pembangunan Infrastruktur, Lahan Pertanian di Palu Menyusut

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 September 2021 - 16:24
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi- Petani menyiapkan lahan dan bibit padi sawah untuk penanaman musim tanam kedua 2021 di Desa Pewunu, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/6/2021). ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah mengatakan lahan pertanian di kota itu terus mengalami penyusutan karena terjadi alih fungsi lahan untuk pengembangan infrastruktur khususnya perumahan serta akibat dampak bencana alam.

“Tidak bisa dipungkiri, masyarakat menjual lahan pertanian mereka untuk kebutuhan ekonomi, selain itu banyak lahan tidur telah dialihfungsikan untuk pembangunan perumahan,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kota Palu Nur Laila yang ditemui di Palu, Senin (20/9).

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Ia memaparkan, tahun 2020 luas baku lahan persawahan tersisa tinggal 266,2 hektare dari 365,7 hektare pada tahun 2019, yang mana sebelumnya posisi lahan produktif kini menjadi tidak produktif dipicu saluran irigasi tidak lagi dialiri air akibat dampak gempa, tsunami dan likuefaksi.

Salah satu contoh, areal persawahan produktif seluas 27,5 hektare di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan hilang akibat dampak gempa dan likuefaksi.

“Pengembangan kawasan perumahan oleh pihak pengembang menjadi salah satu alasan berkurangnya lahan persawahan di Palu,” ucap Laila.

Meski terjadi penyusutan pada sektor tanaman pangan, petani di daerah itu masih tetap berproduksi dengan sisa lahan yang ada, sebagai mana data yang di rilis Dinas Pertanian setempat bahwa, pada tahun 2020 luas panen komoditas padi sekitar 190 hektare lebih dengan hasil produksi mencapai 645,46 ton dari besaran produktivitas 33,90 kwintal/hektare.

“2019 produksi padi petani berada di angka 624,27 ton dengan luas panen 237,20 hektare dan produktivitas sekitar 33,90 kwintal/hektare, jika dibandingkan tentu terjadi penurunan angka produksi,” ungkap Laila.

Ia memaparkan, dari delapan kecamatan di Palu, ada enam kecamatan masih memiliki lahan pertanian potensial diantaranya Kecamatan Tawaeli, Palu Utara, Mantikulore, Palu Selatan, Tatanga dan Kecamatan Ulujadi.

Sedangkan dua kecamatan lainnya, yakni Palu Barat dan Palu Timur merupakan jantung kota dan kebanyakan aktivitas di wilayah tersebut lebih representatif pada kegiatan jasa sekaligus kawasan padat penduduk.

Instansi teknis setempat juga mencatat, Kelurahan Tawaeli, Kecamatan Tawaeli masih memiliki lahan pertanian cukup luas khususnya pada sub sektor tanaman pangan kurang lebih 50 hektare.

“Paling tidak saat ini, produksi petani masih memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan perkotaan, meski pun Palu ditopang sejumlah daerah terdekat seperti Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong,” demikian Laila. (mg3)

Tags: infrastrukturlahan pertanianpalu

Berita Terkait.

Jasad
Nusantara

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:12
Gempa-Lampung
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:49
Andra-Soni
Nusantara

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:44
soni
Nusantara

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Bea Cukai Maluku dan Ternate Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Bea Cukai Kendari Amankan Rokok dan Miras Ilegal Modus Jalur Ekspedisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3057 shares
    Share 1223 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    784 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.