• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Lampung Maksimalkan Budidaya Lobster

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 September 2021 - 15:24
in Nusantara
indoposco

Benih lobster Lampung yang tengah dibudidayakan di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memaksimalkan pembudidayaan lobster melalui sistem ekonomi kerakyatan untuk memaksimalkan potensi komoditas budidaya perikanan tersebut.

“Lobster menjadi salah satu komoditas potensial di Lampung, jadi memang arah pengembangannya akan menggunakan sistem ekonomi kerakyatan,” ujar Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnadi, di Bandarlampung, Senin (20/9).

BacaJuga:

Aher Terima Aspirasi Petani Aceh Timur, BAM DPR Siap Kawal Penyelesaian Konflik Lahan Puluhan Tahun

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal melalui Jasa Titipan

Operasi Pasar di Tidore Kepulauan, Bea Cukai Ternate Tindak 13 Ribu Batang Rokok Ilegal

Ia mengatakan budidaya dan pengelolaan komoditas budidaya lobster tersebut akan dilakukan dengan metode segmentasi guna membantu masyarakat pembudidaya lobster.

“Kita akan gunakan metode segmentasi atau supply chain karena budidaya lobster ini membutuhkan waktu cukup lama, sehingga dengan model ini perusahaan dengan pembudidaya di keramba jaring apung( KJA) bisa saling berbagi peranan dalam pengembangan komoditas kelautan ini,” ucapnya.

Menurutnya, ekonomi kerakyatan dipilih sebagai pondasi pengembangan lobster di Lampung karena melalui sistem ini rakyat akan merata mendapatkan kesejahteraan dari meratanya pengelolaan sumber daya alam yang ada.

“Kalau ekonomi kerakyatan ini sistemnya masyarakat pembudidaya bisa mendapatkan kesejahteraan, berjalan bersamaan masyarakat yang ada dalam rantai pasok pun memproleh kesejahteraan,” katanya.

Dia melanjutkan arah pengembangan komoditas budidaya berupa lobster melalui pembentukan kawasan lobster pun akan dilakukan dengan memperhatikan konsep berkelanjutan.

“Kita akan gunakan konsep berkelanjutan, jadi kawasan lobster tidak kita buat di satu lokasi melainkan tetap mempertahan keramba jaring apung milik pembudidaya yang tersebar di beberapa daerah, ini dilakukan untuk mencegah adanya pencemaran atau eksploitasi berlebihan jadi aspek ekologi, sosial dan ekonomi seimbang,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui laman statistik. kkp. go. id, produksi lobster Lampung pada tahun 2015 mencapai 53 ton, 2018 mencapai 80 ton, dan pada 2018 ada 1,17 ton.

Dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun menjadikan budidaya lobster sebagai program prioritas dengan selalu mengintensifkan pengawasan di sentra budidaya lobster guna memastikan budidaya komoditas budidaya laut potensial tersebut tetap terjaga keseimbangannya antara aspek ekologi, sosial dan ekonomi. (mg3)

Tags: BudidayaBudidaya LobsterlampunglobsterPemprov Lampung

Berita Terkait.

Aher Terima Aspirasi Petani Aceh Timur, BAM DPR Siap Kawal Penyelesaian Konflik Lahan Puluhan Tahun
Nusantara

Aher Terima Aspirasi Petani Aceh Timur, BAM DPR Siap Kawal Penyelesaian Konflik Lahan Puluhan Tahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31
balpress
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal melalui Jasa Titipan

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:41
bc3
Nusantara

Operasi Pasar di Tidore Kepulauan, Bea Cukai Ternate Tindak 13 Ribu Batang Rokok Ilegal

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:26
Perkuat Sinergi dan Cegah Konflik Sosial, Mukti Plantation Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimcam dan Kades  
Nusantara

Perkuat Sinergi dan Cegah Konflik Sosial, Mukti Plantation Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimcam dan Kades  

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:31
bc2
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Gagalkan Peredaran 200 Ribu Batang Rokok Ilegal di Pekan Pertama Juni, Potensi Kerugian Negara Capai Rp187 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penindakan Berupa 1.002 Gram Sabu di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:49

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.