• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Lampung Maksimalkan Budidaya Lobster

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 September 2021 - 15:24
in Daerah
indoposco

Benih lobster Lampung yang tengah dibudidayakan di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memaksimalkan pembudidayaan lobster melalui sistem ekonomi kerakyatan untuk memaksimalkan potensi komoditas budidaya perikanan tersebut.

“Lobster menjadi salah satu komoditas potensial di Lampung, jadi memang arah pengembangannya akan menggunakan sistem ekonomi kerakyatan,” ujar Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnadi, di Bandarlampung, Senin (20/9).

BacaJuga:

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp 26 Miliar

Bea Cukai Kediri Amankan 804.000 Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

Hari Ketiga Pencarian, 7 Jurnalis di Gunung Anak Krakatau

Ia mengatakan budidaya dan pengelolaan komoditas budidaya lobster tersebut akan dilakukan dengan metode segmentasi guna membantu masyarakat pembudidaya lobster.

“Kita akan gunakan metode segmentasi atau supply chain karena budidaya lobster ini membutuhkan waktu cukup lama, sehingga dengan model ini perusahaan dengan pembudidaya di keramba jaring apung( KJA) bisa saling berbagi peranan dalam pengembangan komoditas kelautan ini,” ucapnya.

Menurutnya, ekonomi kerakyatan dipilih sebagai pondasi pengembangan lobster di Lampung karena melalui sistem ini rakyat akan merata mendapatkan kesejahteraan dari meratanya pengelolaan sumber daya alam yang ada.

“Kalau ekonomi kerakyatan ini sistemnya masyarakat pembudidaya bisa mendapatkan kesejahteraan, berjalan bersamaan masyarakat yang ada dalam rantai pasok pun memproleh kesejahteraan,” katanya.

Dia melanjutkan arah pengembangan komoditas budidaya berupa lobster melalui pembentukan kawasan lobster pun akan dilakukan dengan memperhatikan konsep berkelanjutan.

“Kita akan gunakan konsep berkelanjutan, jadi kawasan lobster tidak kita buat di satu lokasi melainkan tetap mempertahan keramba jaring apung milik pembudidaya yang tersebar di beberapa daerah, ini dilakukan untuk mencegah adanya pencemaran atau eksploitasi berlebihan jadi aspek ekologi, sosial dan ekonomi seimbang,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui laman statistik. kkp. go. id, produksi lobster Lampung pada tahun 2015 mencapai 53 ton, 2018 mencapai 80 ton, dan pada 2018 ada 1,17 ton.

Dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun menjadikan budidaya lobster sebagai program prioritas dengan selalu mengintensifkan pengawasan di sentra budidaya lobster guna memastikan budidaya komoditas budidaya laut potensial tersebut tetap terjaga keseimbangannya antara aspek ekologi, sosial dan ekonomi. (mg3)

Tags: BudidayaBudidaya LobsterlampunglobsterPemprov Lampung

Berita Terkait.

bc3
Daerah

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp 26 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 17:07
bc2
Daerah

Bea Cukai Kediri Amankan 804.000 Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

Rabu, 9 September 2026 - 16:16
banten
Daerah

Hari Ketiga Pencarian, 7 Jurnalis di Gunung Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 15:15
Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo
Daerah

Bea Cukai Merauke Musnahkan 1,4 Juta Rokok Ilegal dan Sumbang Rp3,35 Miliar ke Kas Negara

Rabu, 9 September 2026 - 13:25
Basarnas Lampung Bantu Cari 8 Korban Speed Boat Hilang di Selat Sunda
Daerah

Basarnas Lampung Bantu Cari 8 Korban Speed Boat Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 10:40
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Daerah

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini

Rabu, 9 September 2026 - 08:45

OLAHRAGA

liga
Olahraga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Editor Laurens Dami
Rabu, 9 September 2026 - 18:18

INDOPOSCO.ID - Panggung Liga Champions 2026/2027 matchday pertama fase liga kembali menyuguhkan parade pertandingan kelas berat. Sejumlah klub raksasa Eropa...

SelengkapnyaDetails
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.