• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Nunggu Pusat, Banyumas Siap Buka Objek Wisata

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 15 September 2021 - 16:20
in Nusantara
Bupati Banyumas Achmad Husein.

Bupati Banyumas Achmad Husein.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menunggu instruksi dari pemerintah pusat terkait dengan pembukaan objek wisata karena wilayah itu masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

“Itu (pembukaan objek wisata) dari pusat kan belum bisa. Maka, kita nanti bicara dengan Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) saja,” tutur Bupati Banyumas Achmad Husein kepada Antara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (15/9/2021).

BacaJuga:

Astaghfirullah, Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Bima Jelang Magrib Tadi

Kejar Minibus Pembawa Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Amankan 183 Ribu Batang Tanpa Cukai

Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Rokok Ilegal dan Ribuan Liter Miras, Negara Selamatkan Rp2,1 Miliar

Dia menyatakan hal itu kepada reporter saat ditanya mengenai kemungkinan Pemkab Banyumas memperluas ataupun menambah objek wisata yang menjalani uji coba pembukaan pada masa PPKM level 3 setelah adanya uji coba di Lokawisata Baturraden.

Kendati pemerintah pusat belum memperbolehkan pembukaan objek wisata di daerah yang menerapkan PPKM level 3, dia mengatakan pihaknya akan mencoba meminta izin kepada Gubernur Jawa Tengah.

“Terutama yang desa-desa wisata itu loh. Wong enggak ditutup saja seperti ditutup, enggak ada yang datang. Kalau ditutup kan kasihan,” tuturnya.

Menurut ia, pengunjung desa wisata pada hari Sabtu serta Minggu paling banyak hanya sekitar 100 orang, sedangkan hari-hari biasa sekitar 15 orang.

“Ekonomi kecil, saya nanti minta izin dulu ke Pak Gubernur (Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo). Mau saya data kemudian izin ini mau saya buka karena kecil,” tuturnya menegaskan.

Akan tetapi, dia berterus terang tidak berani mengajukan izin pada gubernur terkait dengan pembukaan sejumlah objek wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan karena harus mengikuti aturan dari pemerintah pusat.

Disinggung mengenai kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung mal, Bupati menjelaskan pihaknya tetap menerapkan penggunaan aplikasi tersebut di mal.

“Di plaza pun barcode-nya (kode batang) sudah ada, kita sudah dapat dari pusat. Tapi kalau semuanya kita terapkan itu, ya enggak ada yang datang,” tuturnya.

Menurut dia, hal itu diakibatkan syarat bagi pengunjung mal berdasarkan aplikasi PeduliLindungi adalah telah divaksin, sedangkan capaian vaksinasi di Kabupaten Banyumas baru mencapai kisaran 25 persen dari target sekitar 1,3 juta jiwa.

Meskipun tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dia menjelaskan pihaknya memberikan toleransi dalam batas kontrol yang pasti dan jelas selama kondisi di dalam mal masih memungkinkan dan tertib.

“Tetapi jika capaian vaksinnya sudah mencapai 60 persen, akan diperketat. Yang pasti minggu ini kita dapat 84.000 dosis vaksin Sinovac, ada juga AstraZeneca untuk dosis kedua,” tutur Bupati. (mg2)

Tags: Banyumasobjek wisataPPKM Level 3

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Astaghfirullah, Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Bima Jelang Magrib Tadi

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:22
Rokok-Ilegal
Nusantara

Kejar Minibus Pembawa Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Amankan 183 Ribu Batang Tanpa Cukai

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:06
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Rokok Ilegal dan Ribuan Liter Miras, Negara Selamatkan Rp2,1 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:25
PT TSPM Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat, Siap Perluas Ekspor ke Pasar Global
Nusantara

PT TSPM Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat, Siap Perluas Ekspor ke Pasar Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:24
Belasan Ferrari Masuk Mandalika untuk Club Challenge 2026, Bea Cukai Pastikan Kelancaran Logistik Event
Nusantara

Belasan Ferrari Masuk Mandalika untuk Club Challenge 2026, Bea Cukai Pastikan Kelancaran Logistik Event

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:53
Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak
Nusantara

Berangau Park Jadi Sorotan, PTBA Dinilai Konsisten Hadirkan Lingkungan Ramah Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:32

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2813 shares
    Share 1125 Tweet 703
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.