• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Lithuania akan Pasang Pagar Berduri di Perbatasan dengan Belarus

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 September 2021 - 16:13
in Internasional
indoposco

Arsip - Penghalang kawat berduri yang dipasang di perbatasan dengan Belarus di Druskininkai, Lithuania, Juli 2021. (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Lithuania pada Senin (13/9) menjelaskan pekerjaan tahap pertama untuk membuat pagar di sepanjang perbatasan dengan Belarus akan dimulai pada September dan harus diselesaikan pada April 2022.

Pemagaran di wilayah perbatasan Lithuania dengan Belarus, berupa bentangan sejauh 110 km yang di atasnya diberi kawat berduri, bertujuan untuk mencegah masuknya pendatang ataupun imigran.

BacaJuga:

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Lebih dari 4.100 imigran, sebagian besar dari Timur Tengah serta Asia, telah memasuki Lithuania pada 2021, telah memicu perselisihan antara Uni Eropa dan Belarus.

Uni Eropa menuduh Presiden Belarus Alexander Lukashenko menerbangkan serta mengirim mereka melewati perbatasan sebagai pembalasan atas sanksi yang dijatuhkan pada pemerintah Minsk menyusul tindakan keras terhadap oposisi politik.

Pemerintah Lithuania menjelaskan telah menyerahkan pekerjaan pembangunan bagian pertama pagar perbatasan kepada perusahaan jaringan listrik serta gas milik negara EPSO-G, dengan biaya 36 juta euro (Rp606, 2 miliar).

Pagar perbatasan itu akan dipasangi kawat berduri di atasnya dengan ketinggian mencapai 4 meter, tutur juru bicara EPSO-G.

Enam lilitan kawat duri tambahan akan diatur dalam bentuk piramida serta ditempatkan di antara perbatasan dan pagar.

Sisa 400 km dari pemagaran direncanakan selesai pada September 2022, dengan beberapa bagian yang diselingi sungai dan danau yang tidak dipagari.

Perbatasan antara Lithuania serta Belarus membentang sejauh 670 km.

Tidak hanya Lithuania, negara anggota Uni Eropa lainnya, Polandia serta Latvia, juga mengalami peningkatan kedatangan imigran pada 2021.

Ketiga negara itu terpaksa mendorong para pendatang kembali ke Belarus sejak Agustus dan mengurangi jumlah imigran secara drastis.

Menteri Pertahanan Lithuania Arvydas Anusauskas pada Senin (13/9) menuduh Rusia, sekutu utama Belarus, bekerja sama dengan Belarus untuk menciptakan krisis.

“Kita yakin kalau, sejak awal, Belarus sudah mengoordinasikan tindakannya dengan Rusia,” tutur Anusauskas kepada wartawan di pangkalan militer Adazi Latvia setelah pertemuan dengan para mitra dari Latvia dan Polandia seperti dikutip Antara, Selasa (14/9/2021). (mg2)

Tags: BelarusLithuania

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22
Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia
Internasional

Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3697 shares
    Share 1479 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.