• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mahfud MD: Hunian Penjara Kita Sudah Over Kapasitas

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 September 2021 - 18:25
in Nasional
blbi

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyempatkan diri datang ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021) sore.

Ia mengatakan, pihaknya menyempatkan diri datang untuk melihat perkembangan terakhir dari peristiwa yang sudah dilihat banyak pejabat baik itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, maupun Menkumham Yasonna Laoly dan pejabat-pejabat lain.

BacaJuga:

Perkuat Literasi Anak, Mendikdasmen: 5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu Didistribusikan

Pastikan Investasi Pendidikan Tepat Sasaran, Purbaya Bawa Pesan Besar di Sekolah Rakyat

JSIT Indonesia Rayakan Milad ke-23, Tegaskan Kolaborasi dan Inovasi untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Saya ditemani Dirjen Permasyarakatan (Dirjen Pas), Reinhard, ada juga Jampidum dari Kejaksaan Agung, ada Kakanwil Kemenkum HAM Banten, kemudian ada wakapolda dan ada Wali Kota Tangerang,” ujarnya.

Mahfud menyampaikan beberapa hal penting yakni pertama, mewakili pemerintah, ia sekali lagi menyampaikan sangat berbelasungkawa atau sangat berduka atas peristiwa yang menyebabkan tewasnya 41 warga binaan Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Ada beberapa yang luka-luka, yang masih dalam perawatan, saya sudah melihat tempatnya. Saya melihat juga yang masih dirawat di sini tadi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Pemasyarakatan yang telah membentuk gugus tugas termasuk menangani soal keluarga. Kalau ada keluarga perlu ketemu dan informasi, ada timnya. Yang paling perlu cepat adalah hubungan keluarga, yang lain-lain sudah ditangani dengan baik,” ujarnya.

Yang kedua, lanjut Mahfud MD, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kecepatan langkah yang diambil oleh aparat-aparat dari Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjenpas), Polri, rumah sakit, TNI, Wali Kota Tangerang dan yang lain-lain.

“Saya melihat ada kecepatan langkah yang sudah dilakukan, sehingga sampai sekarang situasinya sudah sangat terkendali, tinggal mem-follow up akibat-akibat dari kejadian itu,” ujarnya.

Mahfud mengatakan, kebijakan umum pemerintah terkait dengan kasus ini, kalau melihat dari jumlah korban, melihat peristiwa ini ada dua hal penting yakni:

Pertama, korbannya itu dari 41 orang. Sebanyak 40 orang di antaranya tindak pidana narkoba. Satu orang kasus terorisme.

Kedua, kata Mahfud, hunian penjara kita sudah over kapasitas.

“Untuk itu kami sedang mendiskusikan tadi, terus saya berangkat ke sini, saya bicara dengan Menkumham, sebenarnya saya sudah lama bicara situasi lembaga permasyarakatan dengan Menkumham udah beberapa kali presentasi di tempat saya. Saya juga dan Pak Reinhard (Dirjen Pas Kemenkum HAM) sudah berkunjung ke daerah-daerah tertentu, untuk melihat betapa Lembaga Permasyarakatan itu sudah tidak kondusif,” ujarnya.

Mahfud mengungkapkan lebih dari 200 ribu narapidana atau warga binaan, separuhnya atau 50 persennya itu narkoba.

“Bayangkan satu kejahatan mendominasi 50 persen dan sisanya kejahatan-kejahatan lain yang jumlahnya sedikit-sedikit,” katanya.

Menurut Mahfud, fakta ini tentu harus dibicarakan lagi, bagaimana menangani kejahatan narkoba dan mem-follow up-nya di pengadilan dan mem-follow up pengadilan.

“Yang kedua, over kapasitas. Saya sudah berkeliling sejak tahun 2004, saya menjadi anggota DPR, berkeliling ke seluruh Indonesia melihat Lapas-Lapas kita itu, penuh. Jadi, satu kamar yang tidak terlalu luas itu bisa berisi 20 orang sampai 30 orang,” ujarnya.

“Terakhir saya bersama Pak Reinhard ke Pasuruan, ada satu kamar kecil yang tidak terlalu luas, itu isinya 40 orang. Dan itu semuanya narkoba,” ujarnya. (dam/gin)

Tags: lapasLapas Kelas 1 TangerangMahfud MD

Berita Terkait.

Mendikdasmen
Nasional

Perkuat Literasi Anak, Mendikdasmen: 5,5 Juta Buku Bacaan Bermutu Didistribusikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:32
Purbaya-Yudhi-Sadewa
Nasional

Pastikan Investasi Pendidikan Tepat Sasaran, Purbaya Bawa Pesan Besar di Sekolah Rakyat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12
JSIT
Nasional

JSIT Indonesia Rayakan Milad ke-23, Tegaskan Kolaborasi dan Inovasi untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:29
Pramono
Nasional

Tepis Isu Keamanan Memburuk, Pramono Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mall Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:04
Farewell
Nasional

53 Pelajar Indonesia Siap Jadi Duta Bangsa di 15 Negara, Bina Antarbudaya Gelar Malam Perpisahan Penuh Semangat Keberagaman

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:33
Adrian-Sutawijaya
Nasional

AI Janjikan Kemudahan, Hanya UT Tawarkan Tempat Ujian Sejak Pendaftaran Mahasiswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2087 shares
    Share 835 Tweet 522
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3177 shares
    Share 1271 Tweet 794
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.