• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ganjar: Terima Kasih Jateng Bebas dari PPKM Level 4

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 7 September 2021 - 14:11
in Nusantara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Antara/HO-Humas Pemprov Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Antara/HO-Humas Pemprov Jateng

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan pandemi, sehingga saat ini tidak ada satu pun daerah di Jateng yang masuk kategori level 4.

“Terima kasih, tapi jangan euforia dulu, tetap dijaga semuanya. Kondisi yang makin turun dan makin baik ini mari kita jaga agar kita sampai ke garis finis dengan aman dan selamat,” katanya di Semarang, Selasa.

BacaJuga:

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Menurut Ganjar, dengan tidak adanya daerah yang masuk PPKM level 4 di Jateng, sejumlah daerah meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) digelar, namun semuanya tetap harus hati-hati dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sistem transportasi untuk anak-anak juga mesti dijaga. Orang tua saya minta ‘nganter’ anak-anak. Yang sekolahnya dekat, jalan kaki atau naik sepeda, tapi kalau orang tuanya lebih arif, sebaiknya diantar,” ujarnya.

Ganjar juga mengizinkan aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Jateng mengantar dan menjemput anaknya ke sekolah.

“Hal itu penting agar anak-anak bisa selamat dalam pelaksanaan PTM itu. Silakan kalau dia ASN saya izinkan karena ini hanya sebentar,” katanya.

Sejumlah tempat pariwisata, lanjut Ganjar, juga sudah mulai dibuka dan meminta agar pengelola melaksanakan uji coba agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Pemda saya minta berjaga, dibantu TNI/Polri. Pengelola pariwisata juga saya minta tanggung jawabnya, kalau nggak siap jangan. Kalau mau buka, harus uji coba dulu dan lapor. Jangan sampai ceroboh karena bisa bahaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ganjar menyebutkan, penurunan kasus di Jateng harus disikapi dengan baik.

“Awas tren baru, ada varian Mu. Kita harus antisipasi, kami sudah membeli alat tes ‘whole genome sequencing’ untuk melakukan kontrol. Beberapa daerah sudah kami ambil sampel untuk mengecek apakah ada varian baru yang masuk Jateng atau tidak. ‘So far’ sampai saat ini belum ada,” katanya.

Sebelumnya Pemerintah Pusat memutuskan memperpanjang PPKM Level sampai 13 September 2021 dan Provinsi Jateng terbebas dari aturan PPKM Level 4 karena tidak ada satu pun daerah di Jateng yang masuk kategori itu.

Dari 35 kabupaten/kota di Jateng tercatat menjalankan perpanjangan PPKM level 2 dan 3. (bro)

Tags: Ganjar PranowoJawa TengahPPKM Level 4

Berita Terkait.

dd
Nusantara

LKC Dompet Dhuafa Salurkan Material Jamban untuk 37 Warga Desa Pagar Dewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:12
bmkg
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Bandung di Jawa Barat, Wilayah Ini Terdampak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:35
Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:41
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

Buntut Dugaan Tindak Pidana, DPD RI Sambangi Daycare di Yogyakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3547 shares
    Share 1419 Tweet 887
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1275 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.