• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Diminta Bijak Naikkan Cukai Tembakau

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 5 September 2021 - 14:56
in Nasional
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daniel Johan. Foto: Antara/Rachmat Hidayat

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daniel Johan. Foto: Antara/Rachmat Hidayat

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan meminta Pemerintah bijak dalam rencana menentukan kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT), karena akan berdampak pada petani tembakau Indonesia.

“Saat ini ada sekitar 7 juta petani dan pekerja tembakau yang harus menghidupi keluarganya. Dan bila kenaikan cukai rokok kembali dilakukan Pemerintah tahun ini, maka penyerapan hasil panen akan anjlok 30 persen,” kata Daniel Johan dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (5/9).

BacaJuga:

Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL

Jurnalis RI Ditangkap Israel di Perairan Internasional, Dewan Pers Desak Pemerintah Turun Tangan

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Haji Ilegal, Korban Capai 320 Orang

Dia menilai sudah dua tahun kondisi petani tembakau mengalami fase buruk, karena terpuruk akibat kebijakan Pemerintah yang meningkatkan tarif cukai rokok, sehingga menyebabkan penurunan penyerapan hasil panen sampai 15 persen.

Daniel mengingatkan besaran kenaikan cukai bukan sekadar hitungan matematika, tapi juga memberikan dampak sosial yang dalam bagi petani, pekerja industri, dan tenaga kerja dari sigaret kretek tangan (SKT).

“Setiap kenaikan cukai dan impor tembakau merupakan bencana buat petani tembakau Indonesia. Jangan hantam petani tembakau dengan kenaikan cukai, sehingga lebih baik Pemerintah membatalkan rencana kenaikan tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, penolakan kenaikan cukai tersebut harus didukung, karena saat ini tidak tepat, dan rasionalisasi Pemerintah dalam menaikkan pendapatan negara tidak sesuai dengan kondisi yang ada namun justru membebani kehidupan sosial masyarakat.

Ia mengingatkan agar Pemerintah fokus melakukan pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat terutama vaksin dipercepat hingga ke pelosok-pelosok terpencil di Indonesia.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Sektoral Titik Anas mengatakan Pemerintah akan terus mereformasi kebijakan terkait cukai hasil tembakau (CHT).

“Kalau dulu kita pakai ad valorem, sekarang sudah spesifik. Kalau dulu strukturnya banyak layer (19) sekarang menjadi 10, jadi sudah lebih sedikit,” kata Titik dalam workshop daring di Jakarta, Kamis (2/ 9).

Dia menjelaskan, dari segi tarif CHT, Pemerintah selalu menaikkan tarifnya hampir setiap tahun untuk menambah penerimaan negara dan terutama menurunkan prevalensi perokok anak.

Menurut dia, dengan peningkatan CHT hampir setiap tahun, harga rokok juga terus mengalami peningkatan, dan bersamaan dengan itu, Pemerintah meningkatkan penindakan hukum bagi rokok- rokok ilegal.

Titik mengatakan sebagian Dana Bagi Hasil (DBH) dari pendapatan cukai juga digunakan untuk menindak pelaku peredaran rokok ilegal melalui pembentukan industri sentra tembakau, operasi bersama pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, dan sosialisasi ketentuan di bidang cukai. (mg3)

Tags: Cukai Hasil Tembakaucukai tembakauDaniel JohanDPR RI

Berita Terkait.

Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL
Nasional

Hindari Penyalahgunaan Wewenang dan Pungli, BPN Pandeglang Dirikan Posko PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:01
dewan pers
Nasional

Jurnalis RI Ditangkap Israel di Perairan Internasional, Dewan Pers Desak Pemerintah Turun Tangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:04
haji ilegal
Nasional

Polri Tetapkan 13 Tersangka Kasus Haji Ilegal, Korban Capai 320 Orang

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:13
tito
Nasional

Kurs dan Harga Minyak Berfluktuasi, Mendagri Perketat Pantauan Pangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:12
amran
Nasional

Pemerintah Lepas Ekspor Perdana 47 Ribu Ton Pupuk Urea Indonesia ke Australia

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:02
kkp
Nasional

KKP Berhasil Hapus Hambatan Ekspor Rajungan ke Pasar AS

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2740 shares
    Share 1096 Tweet 685
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.