• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dilanda Wabah Sapi Gila, Brazil Stop Ekspor Daging ke China

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 5 September 2021 - 16:09
in Internasional
Ilustrasi - Sapi terlihat di sebuah peternakan di Saladillo, di pinggiran Buenos Aires, Argentina, Kamis (20/5/2021). Foto: Antara/REUTERS/Agustin Marcarian/am

Ilustrasi - Sapi terlihat di sebuah peternakan di Saladillo, di pinggiran Buenos Aires, Argentina, Kamis (20/5/2021). Foto: Antara/REUTERS/Agustin Marcarian/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wabah penyakit sapi gila sedang melanda eksportir daging terbesar di dunia, Brazil. Akibatnya, negara dari Amerika Latin itu terpaksa menghentikan sementara ekspor daging ke pelanggan terbesarnya, China. Keputusan itu diambil setelah ada dua temuan kasus yang terkonfirmasi penyakit sapi gila “tak biasa” di dua pabrik pemotongan hewan di dalam negeri, kata Kementerian Pertanian, Sabtu (4/9).

Penundaan ekspor itu merupakan bagian dari pakta kesehatan hewan antara China dan Brazil, sekaligus untuk memberi waktu kepada China mengatasi masalah tersebut.

BacaJuga:

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Penundaan ekspor itu menjadi pukulan telak bagi para peternak sapi di Brazil. Sebab, mayoritas atau lebih dari setengah kuota ekspor mereka ditujukan ke China dan Hong Kong.

Otoritas pemerintah setempat melaporkan, kedua kasus yang terkonfirmasi itu teridentifikasi di pabrik daging di dua negara bagian, yakni Mato Grosso dan Minas Gerais, serta merupakan penyakit sapi gila “atipikal” keempat dan kelima yang ditemukan di Brazil selama 23 tahun.

Penyakit sapi gila “atipikal”, kata kementerian, berkembang secara spontan dan tidak ada hubungannya dengan konsumsi makanan yang terkontaminasi.

Brazil tidak pernah menjumpai kasus penyakit sapi gila “klasik”, kata lembaga negara itu.

Dua kasus tersebut dikonfirmasi pada Jumat (3/9) setelah kedua sampel dikirim ke laboratorium Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) di Alberta, Kanada, ungkap kementerian.

Sesuai kaidah internasional, kata kementerian itu, OIE diberi tahu soal dua kasus tersebut.

Kementerian menyebutkan bahwa tidak ada risiko yang ditimbulkan terhadap kesehatan manusia maupun hewan.

Pemerintah Brazil berharap penangguhan tersebut bisa segera dihapus. Sektor agribisnis berpengaruh di negara itu merupakan salah satu pendorong utama bagi ekonomi.

China adalah mitra dagang utama Brazil dan membeli sejumlah besar komoditasnya. (bro)

Tags: Brazilsapiwabah sapi gila

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22
Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia
Internasional

Tinggi Biaya Pemeliharaan, Komisi I Minta Pemerintah Kaji Hibah Kapal Induk C551 Italia

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.