• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sepanjang Ini Kepala BMKG Jalan Kaki Tentukan Tikum Warga Amahai

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 3 September 2021 - 23:31
in Nasional
Ketua BMKG Dwikorita Karnawati (tengah) berdialog dengan Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury (kiri) dan Raja negeri Amahai Negeri Amahai Frederik Hallatu (kanan), tentang potensi tsunami di Maluku di Amahai, Maluku Tengah, Maluku, Jumat (3/9/2021). Foto : Antara/Jimmy Ayal

Ketua BMKG Dwikorita Karnawati (tengah) berdialog dengan Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury (kiri) dan Raja negeri Amahai Negeri Amahai Frederik Hallatu (kanan), tentang potensi tsunami di Maluku di Amahai, Maluku Tengah, Maluku, Jumat (3/9/2021). Foto : Antara/Jimmy Ayal

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati rela berjalan kaki lebih hampir 5 kilometer untuk menentukan titik kumpul (tikum) yang aman untuk warga Negeri Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, jika terjadi bencana gempa bumi tektonik dan tsunami.

Dwikorita, Jumat (3/9/2021), memulai survei bersama tim BMKG untuk mencocokkan peta wilayah sebaran patahan yang ada di kabupaten tersebut, karena hampir semua wilayah pesisir pantai rawan terjadi tsunami yang disebabkan longsoran di dasar laut.

BacaJuga:

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Didampingi Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury, Kepala BMKG harus berjalan kaki dari pesisir pantai menuju ke daerah lebih tinggi dan jauh untuk mendapatkan lokasi titik kumpul yang aman bagi warga Amahai mengamankan diri bila terjadi gempa dan tsunami.

Langkah itu dilakukan mengingat Amahai juga pernah dihantam tsunami pada 1899 yang dikenal dengan “Bahaya Seram”.

“Titik kumpul ini menjadi lokasi evakuasi warga agar tidak jatuh korban saat tsunami terjadi. Pesisir pantai Negeri Amahai masuk zona merah atau sangat rawan terjadi tsunami,” katanya dikutip Antara.

Penentuan titik kumpul ini sangat penting dengan mempertimbangkan jalur evakuasi serta kecepatan warga menyelamatkan diri dengan waktu tiba tsunami di pantai.

Saat berjalan kaki menuju lokasi titik kumpul yang telah ditetapkan pemerintah Negeri Amahai, ternyata waktu yang diperlukan selama 20 menit untuk sampai, karena harus berjalan memutar belakang pemukiman.

Ketua BMKG menilai lokasi itu sangat aman karena terhalang perbukitan, namun waktu tempuh terlalu lama, sehingga dikhawatirkan warga akan terjebak saat terjadi tsunami.

Beberapa alternatif dan pertimbangan yang disampaikan Raja Negeri Amahai Frederik Hallatu, diantaranya melewati jalur dekat mangrove, namun Dwikorita juga menyatakan alternatif itu tidak tepat karena kerapatan bakau terlalu kecil dan daerah itu juga termasuk zona merah.

Dia menandaskan, berdasarkan peta rawan terbaru, tsunami setinggi lebih dari enam meter berpotensi melanda Negeri itu dan desa pesisir lainnya, dengan waktu tiba enam menit.

Karena itu diperlukan waktu evakuasi yang lebih cepat bagi warga untuk tiba di zona aman atau di titik kumpul.

“Warga sudah harus tiba di lokasi aman kurang dari enam menit. Makanya kita perlu cari alternatif lain selain jalur yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Dia menyarankan pemerintah negeri Amahai dan Pemkab Maluku Tengah untuk membangun jembatan permanen dan tahan gempa melintasi sungai yang membelah desa tersebut, karena jalur evakuasi melalui sungai itu lebih pendek.

Dwikorita menambahkan ia bersama tim BMKG akan membantu Pemkab Maluku Tengah memetakan jalur evakuasi dan skenario mitigasi yang perlu dan segera dilakukan, sehingga siap menghadapi bahaya bencana yang kapan saja dapat terjadi. (aro)

Tags: BMKGgempatsunami

Berita Terkait.

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas
Nasional

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:17
BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium
Nasional

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:36
Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi
Nasional

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:00
MyClinic Resmi Hadir di Jakarta, Klinik Estetika Medis Asal Malaysia
Nasional

Wamendikdasmen: Digitalisasi PAUD Harus Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:45
KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih
Nasional

KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08
Sediakan Payung, Hujan Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Libur Akhir Pekan Ini 
Nasional

Cegah Stunting dari Rumah, Wamen Isyana Dorong Akses Sanitasi Layak di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2716 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1058 shares
    Share 423 Tweet 265
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.