• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Muncul Istilah ‘Kerabat Orang Polda’ dalam Persidangan Korupsi Masker KN95

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 1 September 2021 - 21:53
in Nusantara
indoposco

Kania saat menjadi saksi di persidangan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Persidangan kasus korupsi masker KN95 pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten tahun anggaran 2020, sedikit demi sedikit mulai menemui titik terang atas aksi terdakwa.

Dalam persidangan yang menghadirkan saksi Kania dan Abdurahman alias Ujang, muncul istilah ‘kerabat orang Polda’. Hal itu ditujukan kepada terdakwa Agus Suryadinata.

BacaJuga:

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Hal itu terungkap pada saat Jaksa Penuntut Umum, memperlihatkan bukti percakapan antara Kania dan Abdurahman tentang penyedia masker KN95 sebanyak 15 ribu untuk kebutuhan tenaga kesehatan.

“Maksudnya apa tuh? Pemahaman ibu menulis WA ini, apakah diperintahkan atau disampaikan orang lain atau ibu sendiri punya inisiatif?,” tanya JPU usai memperlihatkan bukti percakapan.

“Saya tidak ada informasi dari Pak Agus, ada kabar kerabatnya dari orang Polda. Saya tahunya pak Agus dibawa ke lantai atas pertemuan pertama. Saya nanya, itu siapa? Itu yang katanya saudaranya si anu, saya namanya lupa,” jawab Kania.

Kemudian, saksi Kania menjelaskan bahwa pertemuan pertamanya dengan terdakwa Agus diperkenalkan oleh Kasubag Umum Kepegawaian Dinkes Banten.

Tujuan perkenalan itu, untuk menawarkan pengadaan masker yang dibutuhkan. Pada saat itulah, Kasubag Umum Kepegawaian memberitahukan Kania bahwa terdakwa Agus merupakan kerabat orang Polda.

“Seberapa intensnya saudara komunikasi dengan Agus, yang kemudian saudara bisa menyimpulkan suruhan Polda atau orang Polda?,” tanya JPU Subardi.

“Jadi saat pak Agus datang ketemu saya, diantar oleh Kasubag Umum Kepegawaian. Saya tanya ini siapa? Terus Kasubag Umum Kepegawaian itu bilang, saudara salah satu orang di Polda,” ujarnya sambil menirukan omongan Kasubag Umum Kepegawaian.

Kania mengaku tidak ada kalimat suruhan Polda untuk mendapatkan pengadaan barang masker KN95. Pertemuan itu hanya untuk menawarkan kerja sama atas pengadaan masker tersebut.

“Disampaikan suruhan Polda saat dibawa Kasubag Umum?,” timpal JPU.

“Tujuannya penawaran masker. Tidak (disampaikan suruhan Polda),” jawab Kania.

Diketahui, bahwa pengadaan masker KN95 sendiri dilakukan tahun anggaran 2020 yang bersumber dari Bantuan Tak Terduga (BTT) dengan nilai Rp3,3 miliar dengan jumlah masker 15 ribu. (son)

Tags: kadinkes bantenKorupsi MaskerKorupsi Pengadaan Maskersidang korupsi masker

Berita Terkait.

Andra-Soni
Nusantara

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kamis, 9 April 2026 - 19:01
mentrans
Nusantara

Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona

Kamis, 9 April 2026 - 08:56
bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.