• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 April 2026 - 19:01
in Nusantara
Andra-Soni

Gubernur Banten Andra Soni saat melepas 21 petani milenial yang akan diberangkatkan ke Jepang untuk ikut program magang. Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Andra Soni melepas 21 petani milenial yang akan diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program magang selama 1 hingga 2 tahun. Pelepasan dilaksanakan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (9/4/2026).

Pelepasan petani milenial merupakan program Kementerian Pertanian dan diberangkatkan oleh masing-masing provinsi. Pemberangkatan tahun ini merupakan rekor terbanyak sejak program itu dijalankan sejak tahun 1984. Andra Soni berharap, para peserta magang ini kembali ke daerah untuk memajukan sektor pertanian di Banten dengan berbagai inovasi dan pengalaman yang didapat selama di Jepang.

BacaJuga:

Satgas MBG Kadin Indonesia Puji SPPG Jayabaya: Standar Kebersihan dan Gizi Terbaik

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Percepat Layanan Gizi di Tanah Papua

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

“Kita masih banyak lahan-lahan tidur yang bisa dikembangkan untuk teman-teman nanti setelah kembali lagi. Silakan dikembangkan,” katanya.

Andra Soni menilai, Banten memiliki potensi pertanian namun belum dioptimalkan dengan baik. Padahal, kebutuhan hasil pertanian di pasaran sangat besar, apalagi Banten juga berbatasan dengan Jakarta. Setidaknya, menurutnya, Banten bisa menjadi daerah yang menyuplai kebutuhan pangan Jakarta.

“Ini penting sekali karena secara transportasi kita lebih kompetitif dari daerah lain,” jelasnya.

Maka dari itu, agar generasi muda tertarik pada sektor pertanian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kebutuhan air dan aksesibilitasnya dalam kondisi baik, termasuk untuk target pasarnya. Oleh karenanya ia mengaku bersyukur saat ini perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Banten begitu besar.

“Belum lagi kebutuhan untuk suplai ribuan SPPG yang sudah beroperasi di Banten. Jadi usaha sektor pertanian itu sebenarnya sangat menjanjikan,” katanya.

Terakhir, Andra Soni mengingatkan kepada seluruh peserta magang agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena tidak semua bisa mendapatkan kesempatan itu, sehingga ketika pulang nanti, mereka bisa menjadi mentor bagi petani milenial lainnya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten M Nasir menambahkan, para peserta magang yang akan diberangkatkan ini sebelumnya telah melakukan diklat selama 50 hari untuk mempersiapkan diri agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan kebudayaan baru di Jepang.

“Dari total 48 peserta, yang berhasil lolos sebanyak 21 dari berbagai daerah di Banten. Insya Allah nanti tanggal 13 April diberangkatkan,” katanya.

Selama di Jepang, mereka tinggal di perkampungan-perkampungan untuk menyatu dengan para petani di berbagai lokasi di Jepang. Ada yang di sektor pertanian dan peternakan selama 11-26 bulan.

“Jepang adalah negara barometer dengan penerapan teknologi terbaik dalam sektor pertaniannya. Maka dari itu, saya berharap ketika pulang nanti, teman-teman ini bisa menerapkan yang didapat di sana untuk kemajuan pertanian di Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Eva Luthfiah salah satu peserta magang asal Kabupaten Lebak berkomitmen setelah pulang nanti akan memajukan sektor pertanian di daerahnya. Apalagi, dirinya terlahir dari keluarga petani dan kuliah dengan jurusan pertanian.

“Dari kecil saya sudah diajarkan bertani oleh orang tua, dan sampai sekarang saya masih menjalani itu,” katanya.

Eva menilai, sektor pertanian saat ini sudah semakin modern dan tidak lagi menjadi sebuah profesi yang dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, ketika ada tawaran program magang ini, ia langsung mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi.

“Karena tekad saya ingin memajukan pertanian,” katanya. (adv)

Tags: Andra SoniJepangMagangPetani Milenial

Berita Terkait.

Peninjauan
Nusantara

Satgas MBG Kadin Indonesia Puji SPPG Jayabaya: Standar Kebersihan dan Gizi Terbaik

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:24
bire
Nusantara

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Percepat Layanan Gizi di Tanah Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31
Penyerahan
Nusantara

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09
Bantuan
Nusantara

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reot, Ukit Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Banten

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08
Pemusnahan
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Bali & Nusa Tenggara Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:06
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal yang Diangkut Truk Mebel Menuju Lombok

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:05

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3195 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2825 shares
    Share 1130 Tweet 706
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.