• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR: Pendidikan Harus Dekat Dengan Teknologi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:23
in Nasional
indoposco

Ilustrasi - Siswa belajar tatap muka. Foto: (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas cukup baik, terutama pada penerapan protokol kesehatan (Prokes). Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat Debby Kurniawan melalui gawai, Selasa (31/8/2021).

Menurut dia, pembelajaran di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 harus tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan siswa. Tentu, harus ada inovasi pembelajaran blended learning (menggabungkan) sistem luring dan daring.

BacaJuga:

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Wacana Pembatasan Pertalite: Pengamat Soroti Validasi Data dan Petugas SPBU

Mendikdasmen: Mulai 2027, Jalan Karier Guru PPPK Makin Jelas

Karena, dikatakan dia, pembelajaran jarak jauh (PJJ) tetap dibutuhkan, selain penerapan PTM terbatas.

“Ini (blended learning) sangat dibutuhkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan. Untuk apa? Mengisi waktu PTM terbatas, karena ada pembatasan kuota. Jadi siswa yang berada di rumah tidak tertinggal pembelajaran,” terangnya.

Terkait kompetensi guru dan tenaga kependidikan tersebut, maka, menurut Debby, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek) harus serius memberikan pelatihan kepada guru. Tentu harus didukung oleh pemerintah daerah.

“Harus ada pembekalan, ini penting. Karena tidak sedikit guru sudah jenuh juga memberikan pembelajaran jarak jauh, karena mereka ternyata belum menguasai pembelajaran berbasis teknologi,” katanya.

“Ini pekerjaan rumah (PR) kita bersama, pendidikan harus dekat dengan inovasi teknologi. Jadi, jangan takut dengan PJJ,” imbuhnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, PTM terbatas harus diberlakukan secara bertahap. Dan mendapatkan pengawasan secara ketat, terutama pada penerapan Prokes. Agar terjadi pembiasaan menerapkan protokol kesehatan bagi anak-anak.

“Harus terus dievaluasi, bagaimana sarana pendukung Prokes, durasi pembelajaran dan waktu anak di luar sekolah. Sekolah juga jangan abai soal penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia mengingatkan, agar tidak ada sekolah yang memaksakan membuka PTM terbatas. Sebab, masih banyak orangtua yang masih khawatir dengan dibukanya PTM terbatas tersebut.

“Kalau sarana pendukung Prokes belum siap, sebaiknya sekolah jangan memaksa PTM terbatas. Pengawasan harus masif dilakukan pemerintah, agar tidak terjadi kluster Covid-19 dari pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap dengan pemberlakuan blended learning tersebut akan berdampak positif pada mutu pendidikan nasional. Sebab, di masa pandemi, nampak sekali pendidikan untuk generasi muda cenderung diabaikan.

“Kita tahu hasil evaluasi PJJ masih menyisakan berbagai masalah. Kita berharap dengan PTM terbatas mutu pendidikan semakin baik, apalagi digabung dengan sistem belajar daring,” katanya. (nas)

Tags: DPR RIpendidikanPTMPTM TerbatasTeknologi

Berita Terkait.

wiyagus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:28
spbu
Nasional

Wacana Pembatasan Pertalite: Pengamat Soroti Validasi Data dan Petugas SPBU

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:02
siswa
Nasional

Mendikdasmen: Mulai 2027, Jalan Karier Guru PPPK Makin Jelas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:11
nusron
Nasional

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:01
kementan
Nasional

Akselerasi Swasembada Berkelanjutan, Kementan Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pemuliaan Tanaman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:22
mbg
Nasional

1.300 Dapur MBG Ditutup, DPR: Keselamatan Anak Jangan Pernah Jadi Kompromi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.