• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Terima Lagi 6 Juta Dosis Vaksin

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 27 Agustus 2021 - 17:45
in Nasional
Indonesia kembali mendatangkan dua merek vaksin dari AstraZeneca sebanyak 1.086.000 dan Sinovac sebanyak 5.000.000, sehingga total kedatangan vaksin pada Jumat (27/8/2021) ini mencapai 6.086.000 dosis vaksin dari dua merek tersebut di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, Jumat (27/8/2021). Foto: Antara/HO-Kominfo

Indonesia kembali mendatangkan dua merek vaksin dari AstraZeneca sebanyak 1.086.000 dan Sinovac sebanyak 5.000.000, sehingga total kedatangan vaksin pada Jumat (27/8/2021) ini mencapai 6.086.000 dosis vaksin dari dua merek tersebut di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten, Jumat (27/8/2021). Foto: Antara/HO-Kominfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali menerima vaksin dari Sinovac dalam bentuk jadi dengan merek Coronavac sebanyak 5 juta dosis dan Astrazeneca sebanyak 1. 086. 000 dosis melalui mekanisme skema pembelian langsung.

“Dengan hadirnya kedua vaksin tersebut, berarti Indonesia sudah kedatangan vaksin Covid-19 sebanyak 208, 7 juta dosis,” ujar Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

BacaJuga:

Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII

Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat

ASN dalam Pusaran Korupsi Kepala Daerah, Prof Djoehermaanyah: Tolak Perintah Jabatan Melayang, Turuti Masuk Penjara

Indonesia kembali mendatangkan dua merek vaksin dari AstraZeneca sebanyak 1. 086. 000 dan Sinovac sebanyak 5. 000. 000, sehingga total kedatangan vaksin pada Jumat( 27/ 8) ini mencapai 6. 086. 000 dosis vaksin dari dua merek tersebut di Bandara Soekarno- Hatta( Soetta), Banten.

Menurut Bambang Heriyanto, pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin untuk mengamankan stock vaksin Covid-19.

Menurut data Kementerian Kesehatan per 26 Agustus 2021 pukul 17. 00 WIB dari 34 provinsi hanya satu provinsi yang stok vaksinnya di bawah 14 hari.

Dia memaparkan, vaksin yang telah terdistribusi sebanyak 123. 256. 044. Dari jumlah tersebut Coronavac 1 dosis sebesar 3 juta dosis, vaksin Covid-19 Bio Farma sebanyak 89. 366. 140 dosis, AstraZeneca sebanyak 15. 982. 584 dosis, Moderna sebanyak 7. 558. 810, CoronaVac 2 dosis sebanyak 6. 848. 644 dosis, dan Sinopharm dari hibah 499. 866 dosis. Adapun total vaksin yang terdistribusi selama 1- 26 Agustus 2021 mencapai 36. 631. 654 dosis.

“Bio Farma senantiasa akan terus mendistribusikan vaksin Covid-19 ke lokasi yang membutuhkan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan,” ujar Bambang Heriyanto.

Terkait upaya vaksinasi, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA( K), MSi. menyambut baik posisi Indonesia yang menduduki peringkat 6 dunia dalam hal jumlah orang yang telah divaksin dan posisi ke 7 dunia dalam hal jumlah dosis vaksinasi.

Saat ini lebih dari 92. 8 juta penduduk indonesia telah divaksin dua kali maupun satu kali.

“Bagus dan harus dilanjutkan,” ujar Prof. Soedjatmiko atau akrab disapa Prof. Miko

Meski demikian, dia memandang perlunya diperbanyak lokasi vaksinasi. Prof. Miko juga menilai butuhnya perbaikan dalam koordinasi penghitungan kebutuhan, pengiriman, dan distribusi vaksin.

Ditanya soal masih ada masyarakat yang enggan divaksinasi, Prof. Miko menegaskan, jangan menunggu terpapar baru menyadari bahaya Covid-19 dan pentingnya vaksinasi.

“Jangan sampai menyesal kalau kena Covid-19, masuk ICU atau meninggal. Ekonomi dan masa depan keluarga yang ditinggalkan akan parah, kita masih pandemi,” katanya.

Sementara itu Pakar Imunisasi, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH. DSc menambahkan, untuk mengendalikan pandemi, target imunisasi adalah mencapai minimal 70 persen dari total penduduk untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Menurut dia, saat ini Indonesia baru mencapai 21 persen. Tentu negara dengan penduduk lebih kecil dari Indonesia bisa lebih mudah mendekati angka 70 persen.

dr. Jane mengatakan, mengingat jumlah vaksin terbatas maka untuk memutuskan rantai penularan virus, pemerintah daerah diharapkan dapat mendahulukan daerah yang kasus Covid-19 yang paling banyak. Umumnya kasus banyak pada daerah yang lebih padat penduduk dan mobilitas tinggi.

“Dengan cara ini otomatis cakupan imunisasi akan lebih cepat meningkat dibanding vaksin yang ada di distribusi secara merata,” ujar Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Belanda tersebut.

dr. Jane juga mengingatkan bagi masyarakat yang enggan divaksinasi, bahwa varian delta jauh lebih cepat menular dan perjalanan penyakit dua kali lebih cepat dan mematikan.

“Sebanyak 99 persen kasus Covid-19 di Amerika Serikat adalah mereka yang belum diimunisasi, kelompok anti vaksin dan anti masker,” katanya. (mg3)

Tags: AstraZenecaCoronavacSinovacvaksin

Berita Terkait.

IPDN
Nasional

Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:23
Mendagri
Nasional

Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:42
ASN dalam Pusaran Korupsi Kepala Daerah, Prof Djoehermaanyah: Tolak Perintah Jabatan Melayang, Turuti Masuk Penjara
Nasional

ASN dalam Pusaran Korupsi Kepala Daerah, Prof Djoehermaanyah: Tolak Perintah Jabatan Melayang, Turuti Masuk Penjara

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:22
Tito
Nasional

Satgas Kawal Pelaksanaan Program Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:22
Belajar dari Banjir dan COVID-19, Kemendikdasmen Ungkap Strategi Komunikasi Krisis di Dunia Pendidikan
Nasional

Belajar dari Banjir dan COVID-19, Kemendikdasmen Ungkap Strategi Komunikasi Krisis di Dunia Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:12
Tragedi KM Nurul Salsa, Ketua DPD Minta Keselamatan Pelayaran Diperkuat
Nasional

Tragedi KM Nurul Salsa, Ketua DPD Minta Keselamatan Pelayaran Diperkuat

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:02

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12562 shares
    Share 5025 Tweet 3141
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2767 shares
    Share 1107 Tweet 692
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.