• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Duduk Bersama, Bea Cukai di Berbagai Daerah Bahas Kendala Ekspor 

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 27 Agustus 2021 - 17:11
in Nasional
indoposco Duduk Bersama, Bea Cukai di Berbagai Daerah Bahas Kendala Ekspor 
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID  – Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ekspor dari berbagai daerah di Indonesia, Bea Cukai aktif melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membahas kendala yang dialami. Pada kesempatan kali ini, koordinasi dlakukan oleh Bea Cukai Tasikmalaya, Bea Cukai Ambon dan Bea Cukai Tanjung Perak.

Rabu (25/8), Bea Cukai Tasikmalaya mendatangi Pemkot Tasikmalaya untuk melakukan audiensi terkait peningkatan ekspor produk UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN). Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya, Indriya Karyadi mengatakan ada beberapa kendala yang dihadapi UMKM dalam melakukan eksportasi produknya.

BacaJuga:

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

Susun RUU Ketenagalistrikan, Komisi XII Kembali Serap Masukan MKI

“Secara umum ada 3 kendala utama yang dihadapi UMKM dalam melakukan ekspor produk-produknya. pertama adalah belum adanya buyer di luar negeri yang menampung barangnya. Kedua adalah kendala modal dalam rangka peningkatan kapasitas produksinya. Dan yang ketiga adalah kendala terkait pemenuhan legalitas persyaratan ekspornya.”ucap Indriya.

Dari beberapa kendala tersebut, Indriya menawarkan beberapa solusi untuk mengatasi kendala dimaksud. Atas solusi-solusi dimaksud dibutuhkan kerjasama dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan termasuk Pemda sebagai pembina dari UMKM tersebut.

“Kami Bea Cukai tidak bisa mengatasi kendala-kendala yang dihadapi oleh UMKM itu sendiri, maksud kami adalah untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Pemkot Tasikmalaya dalam menyelesaikan kendala yang dihadapi UMKM khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya agar produk-produk UMKM bisa di ekspor,” tambah Indriya.

Ketua Gugus Tugas PEN Kota Tasikmalaya, Kuswa Wardana menyambut baik tujuan kehadiran Bea Cukai Tasikmalaya.

“Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat menyambut baik tujuan Bea Cukai Tasikmalaya dalam peningkatan ekspor produk-produk UMKM. Hal tersebut juga sejalan dengan program dari Pemerintah Kota dalam pemulihan ekonomi khususnya di Kota Tasikmalaya ini. Atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya, kami siap memberikan dukungan penuh dan berkolaborasi dengan Bea Cukai Tasikmalaya untuk mewujudkan peningkatan ekspor produk UMKM tersebut,”ucap Kuswa.

Selanjutnya, dalam rangka mendukung ekspor di Maluku, Bea Cukai Ambon melakukan rapat pembahasan rencana ekspor ikan tuna PT Aneka Sumber Tata Bahari. Pembahasan diikuti oleh Kepala BKIPM Ambon, Ashari Syarief, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano, PT Meratus Line, dan Tim Dukung Ekspor Bea Cukai Ambon.

Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, Saut Mulia mengatakan bahwa ekspor yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2021 ini masih menemui kendala. “Bea Cukai memiliki tugas ketika dokumen ekspor telah sesuai pada sistem Indonesian National Single Window (INSW), baru bisa diproses oleh kita”, tutur Saut.

Kemudian di Jawa Timur, Bea Cukai Tanjung Perak melakukan diskusi bersama CEO Meratus Line, Farid Belbouab untuk membahsa kondisi kebutuhan eksportir di wilayah Surabaya dan sekitarnya dalam mendapatkan frekuensi call kapal tujuan luar negeri yang lebih rapat.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak, Sodikin mengatakan bahwa ekspor merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung program PEN. “Bea Cukai berperan sebagai industrial assistance dan trade facilitator, kami akan terus berupaya mendorong dan memfasilitasi ekspor meskipun di masa pandemi. Melalui diskusi ini, kami berharap iklim ekpor di Jawa Timur khususnya Surabaya dapat semakin baik dan meningkat,” pungkas Sodikin. (ipo)

Tags: Bea Cukaiekspor

Berita Terkait.

rieke
Nasional

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:06
forman
Nasional

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:55
sugeng
Nasional

Susun RUU Ketenagalistrikan, Komisi XII Kembali Serap Masukan MKI

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:44
rifqi
Nasional

Di Depan Mendagri dan MenPAN-RB, Komisi II Dorong Efisiensi Anggaran Daerah di Tengah Tekanan APBN

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:33
abdul
Nasional

Mendikdasmen: SEB Pelaksanaan Upacara Bendera Bagian Pendidikan Karakter Siswa

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:20
hanifa
Nasional

Polemik Data Desil Disorot DPR, Jadi Evaluasi Penting dalam RUU Satu Data Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.