• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ogah Bahas KUAPPAS Perubahan, Fraksi PDIP Banten Minta Laporan Penggunaan Refocusing Anggaran

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 23 Agustus 2021 - 21:52
in Nusantara
Rupiah

Ilustrasi. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 yang belum mereda, membuat postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten mengalami banyak perubahan. Hal itu dilakukan untuk penanganan Covid-19.

Selain itu, APBD 2021 yang awalnya direncanakan mencapai Rp16 triliun, turun menjadi Rp11 triliun. Penyebabnya adalah gagalnya pinjaman dari PT. Sarana Multi Insfratuktur (SMI) sebesar Rp 4,1 triliun.

BacaJuga:

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Untuk menyiasatinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan refocusing. Kebijakan itu dilakukan untuk menutupi program infrastruktur yang dinilai sebagai prioritas. Termasuk pembiayaan untuk APBD Perubahan akan bersumber dari refocusing.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan pada DPRD Provinsi Banten, Muhlis mengaku ogah melanjutkan pembahasan rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), sebelum mendapatkan laporan realisasi penggunaan refocusing.

Menurutnya, hal itu dinilai penting untuk diketahui kegunaan uang rakyat diperuntukan untuk kegiatan apa saja. Jangan sampai, ada program yang tidak penting dan jauh syarat dari penanganan Covid-19 atau kepentingan masyarakat.

“Kita sampaikan dengan tegas, kita tetap meminta penjelasan refocusing terlebih dahulu. Jadi sebelum membahasan KUAPPAS Perubahan, kita akan meminta penjelasan tentang penjelasan refocusing sebelumnya, sejauh mana realisasinya. Itu dulu,” katanya saat ditemui di Kantor DPD PDIP Banten, Senin (23/8/2021).

Ia menyebutkan, anggaran Rp 4,1 triliun bukanlah jumlah yang sedikit. Sehingga, penyesuaian anggaran dalam menambal gagalnya pembangunan infrastruktur wajib dijelaskan secara gamblang. “Rp 4,1 itu kan buset jumlahnya,” paparnya.

Meskipun rencana refocusing anggaran ada pada ranahnya eksekutif, namun sebagai wakil rakyat wajib mengetahui kegunaan anggaran tersebut.

“Ketika masuk kepembahasan Perubahan, itu menjadi bagian penting yang harus mendapat persetujuan DPRD,” ungkapnya. (son)

Tags: Fraksi PDIP BantenKUAPPASRefocusing Anggaran

Berita Terkait.

Tournament
Nusantara

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 13:30
Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.