• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BPIP: 76 tahun Merdeka, Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan IPTEK dan Komunikasi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 08:17
in Nasional
Romo Beny. Foto: Ist

Romo Beny. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk mengejar ketertinggalan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi.

Menurutnya saatnya bangsa indonesia memiliki kemandirian dan percaya terhadap kemampuan inovasi anak-anak bangsa, sehingga diyakini bangsa Indoneisa akan memiliki kemajuan, tumbuh dan tangguh.

BacaJuga:

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

“Persoalan kita selalu hidup dalam reaktivisme dan kita tidak berani menjadi bangsa yang mandiri yang percaya terhadap kemampuan inovasi anak bangsa, Kapan kita menjadi bangsa yang maju?”, kata Romo Benny kepada INDOPOSCO, Sabtu (21/8/2021).

Menurutnya, dengan spirit nilai-nilai Pancasila, kerja keras, disiplin, gotong royong maka dipastkan pengembangan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi komunikasi pada generasi bangsa akan tercapai.

“Bangsa yang besar adalah bangsa memiliki keadaban dan keadaban saat ini ditentukan oleh kemampuan kita untuk membangun inovasi, kreatiftas dan itu harus memiliki jiwa merdeka”, jelasnya.

Dirinya berharap dengan momentum HUT Kemerdekaan ke-76 Indoneisa ini seluruh elemen bangsa keluar dari sikap-sikap yang egois, cara berfikir yang sempit, dan merasa paling benar. Tetapi momentum ini dijadikan momentum bersama untuk mencapai cita-cita bangsa.

“Jiwa merdeka adalah keluar dari kesempitan cara berfikir, keluar dari sikap-sikap egois dan keluar dari sikap-sikap yang merasa diri paling benar yang lain salah”, ungkapnya.

Bangsa ini harus melakukan lompatan-lompatan untuk berani keluar dari lingkaran konflik, tidak lagi mempersoalkan suku, etnis dan agama, tetapi harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan kualitas dengan penguasaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Komunikasi.

“Jaman sudah berubah tantangan kita ke depan adalah bagaimana kita Menghargai karya anak bangsa, maka kita harus memiliki jiwa Merdeka maka temuan-temuan yang sekarang terjadi luar biasa, anak-anak muda kita yang menguasai gadget dan memiliki jaringan yang luas harusnya kita kelola untuk meningkatkan kualitas kita dalam merebut Ilmu IPTEK dan komunikasi”, jelasnya.

Selain itu ia mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki kemampuan untuk menciptakan temuan-temuan baru, seperti saat ini seperti kemampuan untuk membangun sistem kesehatan dengan anak bangsa, seperti menggunakan teknologi-nya dan temuan temuan vaksin dalam negeri yang harusnya menjadi kebanggaan.

“Dan ketiga kita harus memiliki komitmen untuk tidak lagi mempersoalkan persoalan-persoalan politik identitas kita berharap 76 tahun kita merdeka kita mampu menjadi bangsa yang dihargai bangsa lain” ujarnya.

Meskipun demikian menurutnya dengan menguasai IPTEK dan komunikasi tidak harus melupakan nilai-nilai luhur kebudayaan yang kita miliki.

“Generasi era digital adalah juara bukan menjadi pecundang untuk diri sendiri,“ pungkasnya. (gin)

Tags: Badan Pembinaan Ideologi PancasilaBPIPiptekKomunikasi

Berita Terkait.

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas
Nasional

KKP Kembangkan Model Kolaborasi Konservasi Penyu di Anambas

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:04
GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Nasional

Kemenko PMK Dorong Lampung Tengah Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:04
Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR
Nasional

Prabowo Bakal Paparkan Kebijakan Ekonomi di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42
Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20
Nasional

Konsumsi Rumah Tangga Kokoh, Ekonomi Indonesia Diklaim Tumbuh Melampaui Negara G20

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:31
Syahardiantono
Nasional

Bareskrim Polri Tegaskan Sanksi PTDH bagi Polisi Terlibat Narkoba

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:21
Mentan
Nasional

Antisipasi ‘Akal-Akalan’ Produsen, Bapanas Perketat Pengawasan Edar Beras Fortifikasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:40

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2803 shares
    Share 1121 Tweet 701
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.