• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Industri Kreatif Berpeluang Tumbuh pada Siaran TV Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 19 Agustus 2021 - 15:03
in Nasional
Pelaksana tugas (Plt)  Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ismail, saat webinar "Jawa Barat Siap Analog Switch Off", Kamis (19/8/2021). Foto: Antara/Tangkapan layar

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ismail, saat webinar "Jawa Barat Siap Analog Switch Off", Kamis (19/8/2021). Foto: Antara/Tangkapan layar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Industri kreatif, terutama konten, berpeluang untuk berkembang jika Indonesia sudah beralih ke siaran televisi terestrial digital.

“Pada siaran televisi digital selain kualitas, isi konten siaran berpeluang untuk berkembang,” kata pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Ismail, saat webinar, Kamis (19/8).

BacaJuga:

TNI AL Berhasil Antar Pemudik ke Surabaya dengan Kapal Perang

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan WFH Nasional Usai Lebaran

Menkeu Siapkan Regulasi Pemotongan Anggaran Kementerian

Siaran televisi digital menjanjikan konten siaran yang lebih beragam karena memakai spektrum frekuensi radio yang lebih sedikit dibandingkan siaran analog.

Siaran televisi analog saat ini menggunakan frekuensi 700MHz, satu kanal televisi menggunakan lebar pita 8MHz di frekuensi tersebut. Pada siaran digital, lebar pita 8Mhz bisa menampung hingga 12 kanal televisi.

Menurut Ismail, penyelenggara penyiaran bisa bertambah jika spektrum frekuensi radio digunakan secara lebih efisien. Jika penyelenggara penyiaran bertambah, tentu konten yang hadir di siaran televisi juga akan lebih beragam.

“Konten siaran pun lebih fokus, misalnya siaran untuk (pemirsa) ibu rumah tangga, anak, konten pendidikan, konten hiburan,” katanya, dikutip dari Antara.

Konten siaran yang lebih banyak akan mendorong industri kreatif karena peluang untuk berkontribusi di dunia penyiaran juga bertambah.

Selain ragam siaran bertambah, efisiensi spektrum frekuensi radio juga akan menghasilan deviden digital. Saat ini, seluruh frekuensi 700MHz digunakan untuk siaran televisi terestrial analog.

Jika sudah sepenuhnya pindah ke siaran televisi digital, akan ada penghematan sebesar 112MHz, yang bisa digunakan untuk frekuensi kebencanaan dan internet berkecepatan tinggi.

Kominfo beberapa hari yang lalu mengumumkan perubahan jadwal penghentian siaran analog, atau analog switch off, menjadi 30 April 2022 untuk tahap pertama, dari yang semula 17 Agustus 2021.

Migrasi siaran televisi terestrial dari analog ke digital diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, siaran televisi harus sepenuhnya beralih ke digital paling lambat setelah UU disahkan, atau 2 November 2022. (mg1)

Tags: ditjen Penyelenggaraan Pos dan InformatikaismailKemenkominfotv digital

Berita Terkait.

al
Nasional

TNI AL Berhasil Antar Pemudik ke Surabaya dengan Kapal Perang

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:29
air
Nasional

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan WFH Nasional Usai Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:05
purbaya
Nasional

Menkeu Siapkan Regulasi Pemotongan Anggaran Kementerian

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:40
agus
Nasional

Tim Urai Korlantas Sisir Bahu Tol, Cegah Kecelakaan saat Mudik

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:30
airlangga
Nasional

Efisiensi Anggaran Jadi Fokus, Prabowo Undang Airlangga dan Purbaya ke Istana

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:30
bank raya
Nasional

Jelang Nyepi dan Lebaran, Bank Raya Ingatkan Waspada Transaksi Digital

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2599 shares
    Share 1040 Tweet 650
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    816 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.