• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pejabat Jangan Memaksakan Diri Vaksin Dosis Ketiga

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 15 Agustus 2021 - 13:46
in Nasional
indoposco

Masyarakat mengikuti vaksinasi. Foto : Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan, fungsi kewenangan penggunaan vaksin dosis ketiga salah satunya ada di pemerintah daerah (Pemda). Apabila ada kepala daerah menggunakan vaksin dosis ketiga tidak ada sanksi di dalamnya.

“Jadi di sini dibutuhkan etika dan moralitas fungsi pengawasan. Meskipun Pemda masuk dalam fungsi pengawasan tersebut,” ujar Hermawan Saputra dalam acara daring, Minggu (15/8/2021).

BacaJuga:

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Ia mengatakan, seorang pemimpin harus memberikan contoh bagi rakyatnya. Apabila rakyat dalam hal ini tenaga kesehatan (Nakes) lebih memerlukan vaksin dosis ketiga, maka harus diprioritaskan.

“Nakes ini palinh berisiko pada penanganan Covid-19. Dan kenapa diprioritaskan? Karena keterbatasan vaksin,” katanya.

Menurut dia, apabila tahun depan Indonesia telah mencapai kemandirian vaksin, maka masyarakat harus diberikan revaksinasi (booster vaksin) pada waktu berikutnya. Dan ini, telah direncanakan tahun depan.

“Ini (periodesasi) perencanaan yang terbaik. Apabila ada pejabat minta vaksin dosis ketiga ini menyangkut etika, jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Dia menuturkan, segmentasi vaksinasi jangan hanya mengejar kuota atau kuantitas saja. namun harus memenuhi segmentasi dengan melakukan pendataan. Ini untuk menjamin seseorang mendapat vaksinasi secara terukur.

“Yang dikhawatirkan saat ini vaksinasi dilakukan secara sporadis tanpa memperhatikan segmentasi. Sehingga orang dapat vaksin dosis pertama dan kedua waktunya tidak terukur,” terangnya.

Dengan keterbatasan vaksin saat ini, dikatakan dia, maka daerah harus memprioritaskan vaksinasi berdasarkan potensi risiko. Pasalnya, selama ini vaksinasi di Pulau Jawa hanya mengejar kuantitas.

“Ini pekerjaan rumah (PR) besar kita. Jangan sampai hanya kejar target kuantitas vaksinasi 1 juta perhari tanpa memperhatikan segmentasi,” ujarnya. (nas)

Tags: pejabatvaksinVaksinasi

Berita Terkait.

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi
Nasional

Politeknik Agraria STPN Buka Pendaftaran Taruna Baru 2026, Sediakan 4 Prodi Unggulan dan Kuota 350 Kursi

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:03
Penumpang-KA
Nasional

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14
Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7115 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1077 shares
    Share 431 Tweet 269
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.