• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Stigma Negatif soal Covid-19 Masih Tinggi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 13 Agustus 2021 - 20:03
in Nasional
Ilustrasi COVID-19.(Pexel)

Ilustrasi COVID-19.(Pexel)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Stigma sosial terkait Covid-19, utamanya di pelosok daerah di Indonesia masih tinggi, demikian koordinator bidang literasi dan edukasi Forum Solidaritas Kemanusiaan (ForumSK) Dinny Jusuf.

“Ada beberapa wilayah di Nusantara yang masuk ke dalam salah satu wilayah zona merah Covid-19. Tetapi sayangnya tingkat pemahaman untuk patuh protokol kesehatan masih rendah. Juga stigma masih terjadi di masyarakat,” tutur Dinny dalam keterangannya pada Jumat (13/8/2021).

BacaJuga:

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Dinilai Dinny, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk area Jawa dan Bali kembali diperpanjang sampai 16 Agustus 2021, kondisi di daerah masih belum membaik, utamanya dari segi fasilitas kesehatan.

“Protokol kesehatan hampir juga tidak ada. Mereka masih abai protokol kesehatan. Orang kena Covid-19 dapat stigma, kalau isoman juga,” tutur ia.

Begitu pula dengan pendatang masih kerap dianggap pembawa penyakit. “Saya saja sempat kembali ke Toraja, disemprot air disinfektan,” tutur ia.

Masyarakat di daerah juga dinilai masih banyak yang menolah disuntik vaksin Covid-19.

“Mereka percaya tentang hoaks. Tidak hanya itu, akses untuk dapat vaksin masih sangat terbatas. Tidak seperti di Pulau Jawa.”

Bersama FSK, Dinny sangat ingin mengedukasi warga mengenai pentingnya patuh protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19.

Dia mencari cara yang pas serta menyenangkan supaya pesan ini sampai ke warga. Terutama di wilayah pelosok, seperti Tana Toraja.

“Kita inginnya jangka panjang serta pendek melakukan sosialisasi dan edukasi dengan pendekatan kearifan lokal. Bisa menggandeng tokoh masyarakat untuk jadi role model ataupun teladan.”

Melihat kenyataan itu, Koordinator Nasional FSK Sudirman Said menilai kebijakan PPKM dan langkah pencegahan COVID- 19 yang sudah diterapkan pemerintah seharusnya dipatuhi oleh masyarakat di mana saja. Kaitannya dengan patuh protokol kesehatan serta ikut vaksinasi.

“Vaksinasi akan membutuhkan waktu, karena menyangkut ketersediaan pasokan, manajemen logistik, serta juga beban tenaga kesehatan,” tutur dia.

Sambil diimbangi dengan pelaksanaan aturan kesehatan ketat, edukasi serta literasi akan sangat menentukan sukses kita mengendalikan pandemi.

Setelah itu soal stigma di masyarakat, Sudirman menjelaskan hal ini menjadi tantangan bersama. Seharusnya antar warga harus menjaga keharmonisan, supaya tidak terjadi saling curiga.

“Peran para pemimpin masyarakat akan sangat penting menjaga saling percaya antar warga. Apalagi semangat saling bantu yang harus digelorakan,” tutur ia. (mg2)

Tags: covid-19Stigma Negatif

Berita Terkait.

Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.