• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Sebaiknya Persyaratan Sertifikasi Vaksin Masuk Mal Tak Diterapkan di Semua Daerah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 13 Agustus 2021 - 09:53
in Headline
indoposco

Ilustrasi. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebijakan pemberlakukan sertifikat sebagai syarat masuk mal menjadi perdebatan di ruang publik. Tidak sedikit masyarakat yang menilai hal itu bagian upaya mempersulit dan di sisi lain, ada yang menilai sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Pada persoalan ini, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi turut angkat bicara. Kebijakan itu tidak dapat disamaratakan di semua daerah. Mengingat, ketercukupan dan pendistribusian di wilayah tidak semuanya sama.

BacaJuga:

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan JC ke LPSK

“Harus hati-hati dalam penerapannya. Setidaknya bisa diterapkan di daerah yang rasio vaksinasinya sudah 50 persen,” katanya, Kamis (12/8/2021).

Ia menilai, untuk wilayah Jakarta sepertinya tidak masalah sertifikat vaksin dijadikan syarat masuk mal. Sebab, cakupan vaksinasi sudah mencapai 95 persen. Artinya, tinggal anak yang berusia di bawah umur atau orang memiliki penyakit berat.

“Hanya orang yang betul-betul sehat yang boleh keluar ke tempat-tempat umum seperti mal atau pasar. Itu bisa diapresiasi,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan (Prokes) di mal dirasa sudah baik. Pihak pengelola sudah paham tentang prosedur kebijakan pemerintah. Kebijakan pemberlakukan sertifikat vaksin akan dirasa tidak adil, ketika cakupan vaksinasi masih rendah.

“Berbeda halnya kalau cakupan masyarakat yang divaksin masih sedikit masih 20 persen atau kurang, terasa tidak adil,” terangnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan standarisasi organisasi kesehatan dunia (WHO), ideal sebuah fasilitas umum dikunjungi setelah masyarakatnya sudah divaksin, paling rendah menyisakan 5 persen.

Sehingga, tidak ada kekhawatiran kasus angka penularan akan melonjak kembali. Jika hal itu terjadi, maka pembatasan kegiatan sosial akan terus dilakukan dalam waktu yang panjang.

“Kalau karantina lagi kan repot. Pemerintah harus menyediakan sentra vaksinasi di mal, pasar lain. Ini upaya untuk mempercepat vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Raya, Daeng Muhammad Faqih setuju dengan kebijakan pemerintah yang memberlakukan sertifikat vaksin sebagai syarat masuk mal atau fasilitas umum yang berpotensi ramai dikunjungi.

Terlebih hingga saat ini, transportasi darat sudah menjalankan kebijakan tersebut. Hal itu dinilai sebagai bentuk ikhtiar dalam menekan angka penularan yang relatif masih tinggi.

“IDI setuju. Untuk pengendalian penularan,” tuturnya saat dihubungi melalui pesan whatshapp.

Menurutnya, kebijakan itu harus diberlakukan untuk semua orang. Meskipun saat ini, belum ada vaksin yang khusus buat anak di bawah usia 12 tahun.

Lebih lanjut Faqih menyebutkan, sertifikat vaksin menjadi syarat masuk mal dapat disesuikan dengan kebijakan Pemberlakukan Pematasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai 4.

“Semua orang. Mungkin untuk awal uji coba selama PPKM level 1,2,3,4. Untuk selanjutnya perlu dikaji penerapannya pada saat masuk adaptasi kebiasaan baru,” paparnya. (son)

Tags: MalPPKMsertifikasi vaksinsyarat masuk mal

Berita Terkait.

sppi
Headline

3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Koalisi Sipil Tolak Pendekatan Militerisme

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:35
bowo
Headline

Di Balik Seruan “Indonesia Bangkit”, Pengamat Nilai Prabowo Sedang Membaca Kegelisahan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:17
soni
Headline

Ditolak Kejagung, Sony Sonjaya Ajukan JC ke LPSK

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:02
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama
Headline

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Klaim Kantongi Bukti Valid Keterlibatan 41 Nama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:15
Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat
Headline

Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Penganiayaan Brutal oleh Taufik Hidayat

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:15
Polisi Ringkus Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Majalaya
Headline

Polisi Ringkus Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Majalaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:51

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1456 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.